liputan08.com – Bekasi, 27 Agustus 2025 ,Kasus penculikan yang berujung pada kematian tragis Kepala Cabang Pembantu Bank BRI, MIP (37), menyisakan luka mendalam bagi dunia perbankan dan masyarakat luas. Peristiwa yang terjadi di halaman parkir sebuah swalayan, pada siang bolong, menegaskan betapa rentannya keamanan publik meskipun berada di ruang terbuka yang seharusnya aman.
Wakil Ketua Umum Perkumpulan Mahasiswa Peduli Hukum (PMPH), JK Chandra, menilai kasus ini merupakan tamparan keras bagi kita semua. Bagaimana mungkin tindakan kejahatan terorganisir bisa berjalan mulus di tengah aktivitas masyarakat? Situasi ini menunjukkan bahwa kejahatan tidak lagi memilih waktu dan tempat, bahkan area publik bisa menjadi arena eksekusi tindak kriminal.
Meski begitu, apresiasi tinggi patut diberikan kepada jajaran Kepolisian Polda Metro Jaya yang bergerak cepat. Penangkapan terhadap 15 orang terduga pelaku dalam waktu relatif singkat adalah bukti nyata bahwa aparat serius dan profesional dalam menjaga rasa aman masyarakat. Ini adalah prestasi penegakan hukum yang layak diapresiasi.
Namun, penindakan saja tidak cukup. Lebih dari itu, pengungkapan aktor intelektual di balik kejahatan ini harus menjadi prioritas. Hukuman seberat-beratnya, termasuk vonis maksimal, penting dijatuhkan sebagai efek jera. Bukan hanya demi keadilan bagi korban dan keluarga, tetapi juga sebagai pesan tegas bahwa hukum berdiri di atas segalanya.
Kasus ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem keamanan publik, meningkatkan pengawasan di ruang-ruang terbuka, dan membangun kesadaran masyarakat untuk lebih peka terhadap lingkungan sekitar. Karena rasa aman adalah hak mendasar yang tidak boleh dirampas oleh siapapun.
Oleh: JK Chandra
Wakil Ketua Umum PMPH & Penggiat Hukum
Editor: Aliwardana
Tags: Bank BRI, Kasus Penculikan
Baca Juga
-
28 Okt 2025
Sepuluh Saksi Diperiksa, Keringat Dingin Mengiringi Bayang Jeruji Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina
-
08 Agu 2025
Pendukung Loyal Siap Menangkan Hendry Ch Bangun
-
01 Sep 2025
10 Saksi Diperiksa, Korupsi Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek Kian Terkuak
-
04 Mei 2026
Rotasi Penting di Kejati Jabar, Dua Pejabat Strategis Dilantik—Ada Pesan Tegas Soal Era Digital
-
25 Feb 2026
Wilson Lalengke Diundang Duta Besar Rusia untuk Buka Puasa Bersama di Kediaman Dubes
-
30 Jul 2025
Kasus Korupsi Tol Japek II Elevated: Empat Saksi Diperiksa, Bayang-Bayang Jeruji Besi Menghantui Jika Terbukti Terlibat
Rekomendasi lainnya
-
19 Des 2025
Operasi Senyap KPK Menyasar Pucuk Kekuasaan Bekasi, Bupati dan Sejumlah Pihak Diamankan
-
27 Agu 2025
Ngeri! Uang Sekolah Dijarah, Proyek Digitalisasi Jadi Ajang Bancakan Elit
-
04 Des 2025
Kembali geruduk Mabes Polri , Pemuda Maluku Raya Desak Tersangkakan Bupati Malut
-
21 Okt 2025
Presiden Prabowo Apresiasi Kejagung Serahkan Rp13,2 Triliun Uang Pengganti Kasus Korupsi CPO
-
21 Feb 2026
Marhaban Ya Ramadhan 1447 H, Masjid Syajarotun Thoyyibah DPP Partai Golkar Hadirkan Pesantren Ramadhan untuk 285 Santri
-
25 Jul 2025
Diseret Kasus Korupsi Kilang, 11 Saksi Pertamina Diperiksa: Hantu Bui Mulai Menjelma!


