Liputan08.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mulai memperkuat tata kelola sistem digital dengan menggelar sosialisasi audit Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Selasa (5/5).
Kegiatan yang berlangsung secara hybrid di Ruang Rapat H.R. Rasuna Said Diskominfo, Cibinong ini diikuti oleh perwakilan perangkat daerah serta rumah sakit umum daerah (RSUD) di lingkungan Pemkab Bogor. Sosialisasi turut menghadirkan narasumber dari Relawan TIK dan tenaga ahli di bidang teknologi informasi.
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, menyampaikan bahwa pengelolaan TIK saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari pengelolaan jaringan, pusat data, hingga beragam aplikasi layanan publik yang digunakan oleh perangkat daerah.
Ia menyoroti masih adanya sistem aplikasi yang dikembangkan secara parsial dan belum terintegrasi secara optimal antarinstansi. Padahal, banyak data yang seharusnya dapat dikelola secara terhubung guna meningkatkan efektivitas pelayanan publik.
“Seringkali ada ego sektoral, masing-masing merasa sistem yang dimiliki paling baik. Padahal pengolahan datanya sama dan seharusnya bisa terintegrasi,” ujarnya.
Menurutnya, pemerintah daerah juga dihadapkan pada berbagai risiko, seperti ancaman keamanan siber, potensi kegagalan sistem, hingga persoalan integrasi data yang justru dapat menghambat pelayanan jika tidak dikelola dengan baik.
Untuk itu, audit TIK dinilai sebagai langkah krusial guna memastikan pemanfaatan teknologi berjalan efektif, aman, dan selaras dengan kebutuhan organisasi. Audit ini juga diharapkan mampu menjamin keamanan serta keandalan sistem informasi yang digunakan.
Dalam sosialisasi tersebut, Diskominfo menegaskan tiga tujuan utama audit TIK. Pertama, meningkatkan pemahaman dan menyamakan persepsi perangkat daerah agar memenuhi standar Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), khususnya dalam aspek efektivitas, efisiensi, dan keamanan.
Kedua, memperkuat pengendalian internal melalui identifikasi dini terhadap celah keamanan, kelemahan sistem, serta potensi inefisiensi anggaran, sehingga mitigasi risiko dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Ketiga, mendukung pembangunan zona integritas menuju tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Sosialisasi ini bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi langkah awal sebelum dilakukan audit lebih mendalam terhadap infrastruktur dan aplikasi kritikal di perangkat daerah,” jelasnya.
Ia juga mengimbau seluruh kepala perangkat daerah untuk memberikan dukungan penuh, bersikap terbuka, serta aktif berkolaborasi dengan tim auditor dan tenaga ahli agar proses audit berjalan optimal.
Sejumlah perangkat daerah telah ditetapkan sebagai objek audit TIK tahun ini, termasuk dinas teknis dan RSUD. Diskominfo meminta seluruh pihak terkait segera melakukan persiapan guna mendukung kelancaran pelaksanaan audit.
“Kegiatan ini pada dasarnya untuk membantu kita semua agar sistem yang dimiliki dapat berjalan maksimal, aman, terintegrasi, serta terhindar dari risiko kegagalan maupun gangguan keamanan,” tambahnya.
Melalui sosialisasi ini, Pemkab Bogor berharap tercipta tata kelola TIK yang lebih baik, terintegrasi, dan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis digital.
Tags: Antisipasi Risiko Siber dan Perkuat SPBE, Pemkab Bogor Siapkan Audit TIK
Baca Juga
-
16 Jan 2025
Jaksa Agung Tetapkan 8 Program Kerja Prioritas untuk Wujudkan Transformasi Kejaksaan RI 2025
-
10 Nov 2024
Diduga Proyek Jalan di Musi Banyuasin Sarat Korupsi, Warga Resah Akibat Kualitas dan Transparansi Minim
-
26 Nov 2024
Pangdam I/BB Hadiri Dialog Pilkada Damai Sumut: Komitmen Bersama Sukseskan Pilkada 2024
-
23 Okt 2024
Israel Dituduh Gunakan Kelaparan Sebagai Senjata di Gaza
-
08 Jun 2025
TNI Satgas Yonif 700/WYC Satukan Hati Rakyat Papua Lewat Makan Bersama di Kampung Wombru
-
09 Nov 2025
HIPMI Kota Bogor Resmi Dilantik, Wali Kota Ajak Pengusaha Muda Perkuat Perekonomian Daerah
Rekomendasi lainnya
-
11 Mar 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Apresiasi Polisi Berantas Oknum Pengurangi Takaran Minyakita: Ini Jelas Pidana dan Haram Secara Syariat
-
29 Okt 2024
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ajak Media Jadi Penghubung Efektif Pemerintah dan Masyarakat
-
30 Jul 2025
Rudy Susmanto Dukung Penuh Aplikasi Jaga Desa demi Transparansi Dana Desa
-
05 Mar 2025
Jaro Ade Takziah ke Keluarga Korban Banjir Bandang Cisarua Kita Harus Saling Menguatkan
-
01 Mei 2025
Terdakwa Yulianda Divonis 1 Tahun Penjara atas Kasus Penggelapan Minyak Kita
-
31 Okt 2024
TP-PKK Kabupaten Bogor Perkuat Gerakan Zero Stunting dan Keluarga Tanggap Bencana


