Liputan08.com – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mempercepat transformasi Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) menjadi pusat layanan dasar masyarakat dengan mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tingkat desa dan kelurahan.
Momentum Hari Posyandu Nasional 2026 dimanfaatkan sebagai pengingat akan pentingnya peran strategis Posyandu dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat secara menyeluruh dan berkelanjutan.
Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, menegaskan bahwa transformasi Posyandu menjadi langkah kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Selamat Hari Posyandu Nasional. Transformasi Posyandu melalui enam Standar Pelayanan Minimal akan semakin mendekatkan layanan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan informasi dari Diskominfo Kabupaten Bogor, penguatan ini menempatkan Posyandu tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan ibu dan anak, tetapi berkembang menjadi simpul pelayanan terpadu lintas sektor. Enam bidang yang diintegrasikan meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, hingga sektor sosial.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijana, mengungkapkan bahwa upaya tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dasar secara menyeluruh.
Menurutnya, Posyandu kini didorong menjadi garda terdepan dalam deteksi dini berbagai permasalahan masyarakat, sekaligus memperkuat sistem pencatatan, pelaporan, dan percepatan rujukan layanan lintas sektor.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan bantuan dana operasional bagi setiap Posyandu melalui Alokasi Dana Desa (ADD). Dukungan ini difokuskan untuk memperkuat kelembagaan, menunjang operasional kader, serta meningkatkan kualitas layanan di tingkat desa.
“Selain itu, bantuan sarana dan prasarana juga disalurkan kepada Tim Pembina Posyandu Desa guna memperkuat sistem pelaporan,” jelasnya.
Dengan dukungan tersebut, pemantauan layanan, pencatatan kegiatan, hingga tindak lanjut terhadap permasalahan masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, tertib, dan terintegrasi.
Pemkab Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran Posyandu sebagai garda terdepan pelayanan dasar, sekaligus memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses layanan yang cepat, mudah, dan berkualitas menuju masyarakat yang lebih sehat, tangguh, dan sejahtera.
Tags: Eva Rudy Susmanto Tegaskan Posyandu Kini Jadi Pusat Layanan Terpadu, Hari Posyandu Nasional 2026
Baca Juga
-
22 Mar 2025
The Next President? Dedi Mulyadi
-
02 Jan 2025
Satgas Yonif 642/Kps Gelar Pelayanan Kesehatan Keliling di Desa Ururu, Distrik Yamor, Papua Barat
-
26 Mei 2025
Ketua DPRD Sastra Winara Apresiasi Opini WTP Pemkab Bogor atas LKPD 2024
-
11 Okt 2024
Panglima TNI Tekankan Profesionalisme dan Diplomasi Militer dalam Apel Danrem Dandim Terpusat 2024
-
11 Feb 2025
Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus PT Asuransi Jiwasraya
-
16 Jul 2026
Teror di Balik Program MBG? Kepala SPPG Bekasi Diduga Disekap, Dikunci, dan Dipaksa Mundur
Rekomendasi lainnya
-
19 Mar 2025
Wabup Bogor Jaro Ade Tarling di Masjid At-Taqwa, Serahkan Bantuan untuk DKM dan Warga
-
15 Feb 2026
Pemerintah Maroko Luncurkan Program Komprehensif Bantuan Banjir
-
14 Jan 2025
Bamsoet Tegaskan Pemuda Pancasila Garda Terdepan Kawal UUD 1945 dan Pancasila
-
25 Jul 2025
Ketua Umum PWI Pusat Murka: Surat Pemberitahuan Kongres PWI Disebut Ilegal dan Memicu Kegaduhan
-
03 Feb 2025
Satgas TNI Peduli Yonif 641/Bru Bagikan Pakaian Gratis untuk Anak-Anak Papua Wujud Nyata Kepedulian dan Kebersamaan
-
14 Agu 2025
Bogor Pecahkan Rekor MURI, 2.000 Porsi Talas Kukus Warnai HUT RI ke-80



