Liputan08.com – Bogor Media Siber Network (BMSN), yang beranggotakan sekitar 50 media siber di berbagai daerah, melaksanakan survei independen mengenai tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Survei tersebut dilakukan secara mandiri oleh jaringan wartawan BMSN di 38 provinsi melalui metode wawancara langsung (tatap muka) terhadap masyarakat dari berbagai latar belakang.
Pelaksanaan survei berlangsung selama satu bulan, mulai 1 Juli hingga 1 Agustus 2026, dengan melibatkan responden dari berbagai kalangan, antara lain tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, petani, nelayan, pekerja, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga kalangan pemuda. Responden dipilih untuk memperoleh gambaran yang beragam mengenai persepsi publik terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Hasil survei menunjukkan bahwa 81 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Mayoritas responden menilai sejumlah kebijakan pemerintah mulai dirasakan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari serta memberikan optimisme terhadap arah pembangunan nasional di berbagai sektor.
Program-program pemerintah yang paling banyak memperoleh apresiasi dari masyarakat di antaranya Program Makan Bergizi Gratis (MBG), komitmen pemberantasan korupsi, efisiensi anggaran negara yang dialihkan untuk mendukung program-program prioritas, penguatan ketahanan pangan dan swasembada pangan, stabilisasi harga kebutuhan pokok, perlindungan sosial, peningkatan kesejahteraan petani, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan pertahanan negara, serta berbagai kebijakan untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Ketua BMSN, Sofwan Ali, mengatakan survei tersebut dilaksanakan secara independen tanpa campur tangan pemerintah maupun kepentingan politik tertentu. Menurutnya, hasil survei diharapkan dapat menjadi gambaran aspirasi masyarakat yang dihimpun langsung oleh jaringan media BMSN dari berbagai daerah di Indonesia.
“Secara akademik, tingkat kepuasan publik merupakan salah satu indikator keberhasilan pelaksanaan kebijakan pemerintah. Angka 81 persen menunjukkan mayoritas masyarakat masih memberikan kepercayaan kepada Presiden Prabowo untuk melanjutkan agenda pembangunan nasional. Kepercayaan itu lahir karena masyarakat mulai merasakan manfaat berbagai program pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis, penguatan ketahanan pangan, efisiensi anggaran untuk program yang lebih produktif, komitmen pemberantasan korupsi, serta upaya menjaga stabilitas ekonomi dan keamanan nasional. Dalam negara demokrasi, kritik tetap diperlukan, namun harus berdasarkan data, fakta, serta memberikan solusi, bukan membangun opini yang menyesatkan atau memecah belah persatuan bangsa,” ujar Sofwan Ali di Kantor BMSN, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (2/8/2026).
Menurut Sofwan, keberhasilan pembangunan nasional membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa. Perbedaan pandangan merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan demokrasi, namun kepentingan nasional harus tetap ditempatkan di atas kepentingan kelompok maupun kepentingan pribadi.
Sementara itu, jurnalis BMSN, Zarkasi, yang turut menginisiasi pelaksanaan survei tersebut, mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan literasi digital agar tidak mudah terpengaruh informasi palsu, disinformasi, maupun propaganda yang berpotensi memecah persatuan bangsa.
Menurut Zarkasi, dalam kajian geopolitik, keamanan nasional, dan strategi intelijen modern dikenal istilah information warfare atau operasi informasi, yaitu upaya memengaruhi persepsi publik melalui penyebaran narasi, propaganda, disinformasi, maupun hoaks. Fenomena tersebut telah banyak dibahas dalam berbagai penelitian akademik dan pernah diungkap terjadi dalam sejumlah konflik internasional, termasuk dugaan operasi pengaruh melalui media sosial dan ruang digital yang dilakukan oleh berbagai aktor negara maupun non-negara untuk memengaruhi opini publik di negara lain.
“Dalam perkembangan dunia saat ini, persaingan antarnegara tidak hanya terjadi di bidang ekonomi dan militer, tetapi juga di ruang informasi. Penyebaran hoaks, disinformasi, propaganda, hingga upaya memecah belah persatuan masyarakat merupakan tantangan nyata yang harus diwaspadai. Karena itu masyarakat harus semakin cerdas memverifikasi setiap informasi sebelum mempercayai ataupun menyebarkannya. Kritik merupakan hak setiap warga negara, namun harus disampaikan secara bertanggung jawab, berdasarkan fakta, data, dan sesuai koridor hukum. Jangan sampai masyarakat dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin menciptakan perpecahan atau melemahkan persatuan bangsa. Indonesia akan semakin kuat apabila seluruh rakyat menjaga persatuan, mendukung pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat, serta tetap mengedepankan semangat kebangsaan,” kata Zarkasi.
Ia menambahkan bahwa sejarah menunjukkan banyak negara menghadapi tantangan berupa penyebaran informasi yang menyesatkan dengan tujuan memengaruhi stabilitas politik, ekonomi, maupun sosial. Oleh karena itu, peningkatan literasi digital, penguatan peran pers nasional yang profesional, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam menyaring dan memverifikasi informasi menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan nasional di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat.
BMSN berharap hasil survei independen ini dapat menjadi masukan yang konstruktif bagi pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, menyempurnakan berbagai program pembangunan yang sedang berjalan, serta memperkuat komunikasi publik. Di sisi lain, BMSN juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus menjaga persatuan, menghormati perbedaan pendapat sebagai bagian dari demokrasi, serta bersama-sama mengawal pembangunan Indonesia menuju negara yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera.
Tags: Survei BMSN Ungkap 81 Persen Publik Dukung Kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto
Baca Juga
-
19 Okt 2025
Dua Siswi MAN 1 Bogor Raih Medali di Kejuaraan Nasional Pencak Silat BNN Cup 6
-
29 Apr 2026
Sekda Ajat Dorong Percepatan KDKMP, Target 189 Gerai Dikejar Tuntas
-
31 Mei 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Bogor Hujan Trail 2025 Dorong Sport Tourism dan Ekonomi Warga
-
18 Mei 2026
Bupati Bogor Pastikan Dukungan Penuh Pembangunan Sports Center Bertaraf Dunia
-
19 Jul 2025
Bupati Rudy Susmanto Hidupkan Kembali Program Jumat Keliling, Mulai dari Masjid Al-Fudhola Cibinong
-
17 Mar 2025
Pemkab Bogor, TNI, dan Polri Bersinergi Bersihkan Sisa Banjir di Bojongkulur, Target Rampung dalam 5 Hari
Rekomendasi lainnya
-
05 Okt 2025
Dedie Rachim Ajak Ribuan Pelari Promosikan Wisata Kota Bogor di Hari Pariwisata Dunia 2025
-
27 Mei 2025
Kepala Damkar Kabupaten Bogor Purna Tugas, Sekda Mereka Pejuang, Bukan Pengemis!
-
10 Jul 2025
Gegara Kasus Korupsi Pasar Cinde, Rumah Eks Gubernur Sumsel Digeledah Kejati: Tak Ada yang Kebal Hukum!
-
18 Mar 2025
Adhyaksa Mural Fest 2025: Seni Mural Sebagai Media Kampanye Antikorupsi
-
08 Okt 2024
KH Achmad Yaudin Sogir Tetap Prioritaskan Tugas Keummatan Meski Jadi Anggota DPRD Kabupaten Bogor
-
09 Jul 2026
Banyak Aduan SPMB, KH Achmad Yaudin Sogir: Hak Anak Mendapat Pendidikan Tidak Boleh Dikalahkan Administrasi



