Liputan08.com, JAKARTA – Kedutaan Besar Federasi Rusia di Indonesia menggelar konferensi pers di Jakarta pada Rabu (25/6/2026) untuk menyampaikan informasi mengenai rencana telekonferensi internasional bertajuk “Crimes of the Kiev Regime: Terror against Civilians of the Kherson Region” yang dijadwalkan berlangsung pada 10 Juli 2026.
Dalam dokumen konsep yang dibagikan kepada media, pihak Rusia menyatakan bahwa wilayah Kherson saat ini menjadi salah satu daerah yang paling terdampak oleh konflik Rusia-Ukraina. Rusia menuduh pasukan Ukraina melakukan serangan terhadap infrastruktur sipil serta menargetkan warga sipil di wilayah tersebut.
Menurut dokumen tersebut, serangan menggunakan pesawat tanpa awak (drone), artileri, dan penanaman ranjau di jalan-jalan umum disebut telah mengganggu distribusi kebutuhan pokok dan layanan medis bagi masyarakat. Rusia juga menuduh adanya penggunaan persenjataan yang dipasok negara-negara anggota NATO dan Uni Eropa yang diklaim digunakan terhadap sasaran nonmiliter.
Dalam konferensi pers itu dijelaskan bahwa telekonferensi internasional tersebut bertujuan menyajikan data dan informasi yang telah dihimpun oleh otoritas Rusia mengenai dugaan pelanggaran yang terjadi di wilayah Kherson. Selain data statistik dan tren keamanan, forum tersebut juga akan menghadirkan kesaksian korban serta saksi mata yang disebut mengalami langsung dampak konflik.
Pihak penyelenggara menyebut telekonferensi akan mempertemukan perwakilan dari sekitar 80 negara yang berasal dari Eropa, Asia, Timur Tengah, Afrika, Amerika Latin, dan Amerika Utara. Kegiatan akan berlangsung selama tiga jam dan dilengkapi penerjemahan simultan dalam bahasa Inggris, Prancis, dan Spanyol.
Peserta yang diundang meliputi korps diplomatik negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa (OSCE), BRICS, CIS, organisasi kemanusiaan internasional, lembaga swadaya masyarakat, kalangan akademisi, serta aktivis masyarakat sipil.
Sejumlah pejabat Rusia dijadwalkan menjadi pembicara utama, antara lain Duta Besar Keliling Kementerian Luar Negeri Rusia untuk isu kejahatan yang dituduhkan kepada rezim Kiev, Rodion Miroshnik, Komisaris Hak Asasi Manusia Federasi Rusia Yana Lantaratova, serta Gubernur Wilayah Kherson Vladimir Saldo.
Telekonferensi tersebut akan membahas sejumlah isu, di antaranya dugaan pelanggaran hukum humaniter internasional di wilayah Kherson, penggunaan berbagai jenis senjata terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil, karakteristik yang disebut Rusia sebagai “perang teror” terhadap penduduk sipil, serta langkah-langkah yang dilakukan otoritas setempat untuk melindungi masyarakat dari dampak konflik.
Pihak Rusia menyatakan forum ini bertujuan memberikan gambaran yang mereka sebut lebih komprehensif kepada komunitas internasional mengenai situasi kemanusiaan di wilayah Kherson dan dampak konflik terhadap penduduk sipil.
Catatan: Pernyataan dalam konferensi pers ini merupakan pandangan resmi pemerintah Rusia. Posisi tersebut menjadi bagian dari narasi yang berkembang dalam konflik Rusia-Ukraina dan masih menjadi perdebatan di tingkat internasional.
Reporter :Zakar
Tags: Dubes Rusia
Baca Juga
-
19 Des 2025
Peduli Sesama, TP PKK Kabupaten Bogor Serahkan Bantuan Untuk Bantu Warga Terdampak Bencana di Kabupaten Bandung
-
01 Sep 2026
Pemkab Bogor Bidik 14 Ribu Rumah Tak Layak Huni Diperbaiki Tahun Ini
-
03 Jun 2026
Ada Pengakuan Sertifikat Palsu, Mengapa Menteri ATR/BPN dan Eks Kepala BPN Bogor Diam?
-
28 Agu 2026
Sekda Bogor: DWP Harus Beri Manfaat Nyata
-
29 Des 2024
Kodam I/BB Tingkatkan Patroli di Medan Demi Kamtibmas Kondusif
-
04 Des 2024
Warga Petani Tambak Tuntut Pengembalian Sertifikat Tanah di Pengadilan Agama Tulang Bawang
Rekomendasi lainnya
-
22 Feb 2025
Kejagung Lelang Aset Rampasan Benny Tjokrosaputro, Negara Raup Rp600 Juta
-
13 Nov 2024
Satgas Yonif 642/Kapuas Gelar Posyandu Keliling di Kampung Yermatum, Papua Barat
-
27 Agu 2026
Perkuat Kamtibmas, Polres Bogor Bangun Komunikasi Cepat Bersama Komunitas Ojol
-
19 Mar 2025
Jaro Ade Hadiri Safari Ramadhan di Nanggung, Serahkan Santunan dan Soroti Pembangunan
-
28 Des 2025
Perkuat Peran Pewarta Warga, PPWI Resmi Mandatkan Pembentukan DPC Banggai
-
16 Sep 2026
Kabupaten Bogor Akan Jadi Tuan Rumah Kunker Kemenko PM dan 1001 Pasar Rakyat Bersama RRI






