Liputan08.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 harus dilakukan secara cermat dan terukur. Penataan anggaran diarahkan untuk memastikan setiap belanja daerah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang nyata.
Penegasan tersebut disampaikan Rudy saat memimpin Rapat Pembahasan Rancangan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Pendopo Bupati Bogor, Selasa (18/8/2026).
Rudy mengatakan, perubahan APBD tidak boleh sekadar menjadi penyesuaian angka anggaran, tetapi harus menjadi momentum untuk mengevaluasi kembali seluruh program dan kegiatan pemerintah daerah. Menurutnya, skala prioritas harus menjadi dasar dalam menentukan arah penggunaan anggaran.
“Kita harus memastikan setiap program dan anggaran yang disusun benar-benar memiliki prioritas dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Jangan sampai ada anggaran yang tidak efektif atau program yang tidak memberikan dampak nyata,” tegas Rudy.
Ia meminta seluruh kewajiban daerah yang harus dibayarkan terlebih dahulu diinventarisasi dan dipetakan secara menyeluruh. Langkah tersebut penting agar pemerintah daerah dapat menentukan ruang fiskal dan mengalokasikan anggaran kepada kebutuhan yang lebih mendesak.
Selain itu, Rudy meminta setiap perangkat daerah mengevaluasi program yang hingga saat ini belum berjalan. Apabila suatu program tidak memungkinkan dilaksanakan atau diselesaikan hingga perubahan anggaran, maka anggarannya dapat dipertimbangkan untuk dialihkan kepada program lain yang lebih prioritas.
“Saya mengingatkan bahwa belanja daerah harus memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujarnya.
Rudy juga menekankan agar pencairan dan penggunaan anggaran tidak hanya berorientasi pada kebutuhan internal pemerintahan. Setiap belanja harus memiliki keluaran yang jelas dan dapat dirasakan masyarakat.
Menurutnya, penataan APBD Perubahan membutuhkan koordinasi dan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Setiap kebijakan yang memiliki konsekuensi terhadap anggaran harus dikaji dan dibahas terlebih dahulu agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.
“Penataan APBD Perubahan membutuhkan kolaborasi seluruh perangkat daerah. Setiap pengambilan kebijakan yang memiliki konsekuensi anggaran harus dibahas dan dikoordinasikan terlebih dahulu,” ungkapnya.
Bupati Rudy juga meminta jajaran perangkat daerah tetap kreatif dan fleksibel dalam mencari solusi terhadap berbagai kebutuhan pembangunan. Namun, fleksibilitas tersebut harus tetap berada dalam koridor peraturan perundang-undangan.
Dengan penataan tersebut, APBD Perubahan 2026 diharapkan semakin efektif, tepat sasaran, serta mampu memperkuat pelaksanaan program pemerintah yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.
Tags: Bupati Rudy Susmanto Tegaskan APBD Perubahan 2026 Harus Efektif dan Berdampak bagi Warga
Baca Juga
-
02 Des 2025
Bandit Kayu Mentawai: Bos PT BRN Dilimpahkan ke Peradilan Setelah Aparat Sita Ribuan Batang Kayu dan Alat Berat
-
28 Nov 2024
Pemkab Bogor dan PT KAI Teken MoU Pengembangan Kawasan di Jalur Kereta Api
-
09 Jun 2025
Pemkab Bogor Gerak Cepat Tangani Longsor Sampah Galuga, Realokasikan Rp25 Miliar untuk Sanitary Landfill
-
31 Des 2024
Mempererat Silaturahmi, Pos Eragayam Satgas Pamtas Yonif 641/Bru Masak dan Makan Bersama Tokoh Masyarakat di Membramo Tengah
-
23 Okt 2025
Wali Kota Bogor Buka SPEAK 13, Tekankan Pentingnya Networking Sejak SMA
-
02 Mei 2025
Hari Pendidikan Nasional dan Dilema Sarjana Pendidikan Antara Panggilan Profesi atau Rasionalitas Ekonomi
Rekomendasi lainnya
-
20 Nov 2025
Bupati Bogor Dorong Akselerasi Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan
-
26 Agu 2025
TNI Buka Layanan Cukur Gratis di Pelosok Papua, Tanamkan Disiplin Sejak Dini
-
07 Feb 2025
Satgas Yonif 642/Kps Pos Kout Tahota Bagikan Sembako untuk Warga Kurang Mampu di Papua Barat
-
20 Jan 2025
Pj. Bupati Bogor Ajak Wisatawan Ramaikan Puncak Pasca Penataan Kawasan
-
24 Jul 2026
Tuntut Kepastian Hukum, LP3HI Ajukan Praperadilan terhadap KPPU dan Kemenkomdigi terkait Dugaan Monopoli Shopee
-
23 Mar 2025
Pemkab Bogor Bersama Menteri Kehutanan dan Gubernur Jabar Tanam 50.000 Pohon di Cisarua untuk Pulihkan Lingkungan






