Liputan08.com (Puspen TNI) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR RI terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI. Rapat ini berlangsung di Ruang Rapat Banggar DPR RI, Jakarta Pusat, pada Kamis (13/03/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menegaskan urgensi revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI yang telah berlaku lebih dari dua dekade tanpa perubahan. “Sudah lebih dari 20 tahun sejak Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 ditetapkan, dan belum pernah mengalami revisi. Padahal, dinamika pertahanan dan keamanan nasional maupun global telah berkembang pesat,” ujar Panglima TNI.
Tantangan Perang Multidimensional dan Kemandirian Alutsista

Panglima TNI menyoroti perubahan lanskap ancaman di era modern, termasuk ancaman perang multidimensional yang mencakup ranah siber. Ia menegaskan bahwa TNI harus beradaptasi dan meningkatkan kemampuan dalam menghadapi tantangan baru ini.
“TNI harus mampu mengantisipasi perang multidimensional, khususnya di dunia maya. Oleh karena itu, penguatan koordinasi antara TNI dan Kementerian Pertahanan harus dilakukan secara lebih terstruktur,” jelasnya.
Selain itu, Panglima TNI menekankan pentingnya kemandirian alutsista untuk mengurangi ketergantungan pada produk luar negeri. “TNI mendukung kemandirian alutsista secara bertahap, terutama dalam hal pengadaan perlengkapan dan peralatan strategis. Ini demi memperkuat ketahanan nasional dan mengurangi risiko ketergantungan pada pihak asing,” tegasnya.

Reformasi TNI untuk Profesionalisme dan Supremasi Sipil
Perubahan strategi, teknologi, dan kebijakan sejak diberlakukannya UU No. 34 Tahun 2004 menuntut adanya reformasi dalam tubuh TNI agar tetap profesional dan siap menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Panglima TNI menegaskan bahwa revisi UU TNI harus dilakukan agar tetap relevan dengan kebijakan dan keputusan negara.
Dalam menghadapi ancaman non-militer, TNI juga mengusulkan konsep penempatan prajurit aktif di berbagai kementerian dan lembaga, tetapi tetap menjaga keseimbangan antara peran militer dan otoritas sipil. “TNI berkomitmen menjaga keseimbangan antara peran militer dan otoritas sipil, dengan tetap mempertahankan prinsip supremasi sipil serta profesionalisme militer dalam menjalankan tugasnya,” tegasnya.
Hadirnya Para Petinggi TNI
Rapat ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi TNI, termasuk Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau), Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal), Inspektur Jenderal TNI (Irjen TNI), Kepala Badan Intelijen Strategis (Kababais TNI), para Asisten Panglima TNI, Kepala Pusat Penerangan TNI (Kapuspen TNI), Kepala Badan Pembinaan Hukum TNI (Kababinkum TNI), serta pejabat TNI lainnya.
Revisi UU TNI menjadi krusial dalam menjawab tantangan pertahanan negara di era modern. TNI berharap revisi ini dapat segera terealisasi guna memperkuat peran dan fungsi TNI dalam menjaga kedaulatan dan keamanan nasional.
(Zakar)
Tags: Panglima TNI Agus Subiyanto: Revisi UU TNI Mendesak untuk Hadapi Ancaman Modern
Baca Juga
-
22 Jan 2025
WHO Menyesalkan Pengumuman Amerika Serikat untuk Keluar dari Keanggotaan
-
09 Jul 2025
Rudy Susmanto Buka Latsar CPNS 2025: Jadilah Pelayan Rakyat, Bukan Sekadar Pegawai
-
26 Mei 2026
Pemkab Bogor Dorong Penguatan Budaya Kerja ASN yang Inovatif dan Berdampak
-
27 Nov 2024
Ahmad Sahroni Apresiasi Kecanggihan Peralatan Intelijen Kejaksaan Agung
-
15 Jan 2026
Ketua DPRD Bogor: KKMP Pakansari Jadi Simbol Penguatan Ekonomi Kerakyatan
-
03 Jul 2025
Empat Orang Jadi Tersangka Korupsi Proyek BGS Pasar Cinde, Termasuk Mantan Gubernur Sumsel
Rekomendasi lainnya
-
21 Jul 2025
Program Padat Karya Rp3,2 Miliar di Kota Bogor Sasar 1.700 Pekerja, DPRD Dukung Konsistensi Pengentasan Pengangguran
-
17 Okt 2024
Reda Manthovani Terima Penghargaan Tokoh Pejuang Hak-Hak Disabilitas di Detikcom Awards 2024
-
10 Okt 2025
Pemkab Bogor Perkuat Basis Data dan Bentuk Forum PKP untuk Tata Kelola Permukiman Terpadu
-
18 Des 2024
TNI dan Warga Evakuasi Pohon Tumbang di Tengah Cuaca Ekstrem di Sanggau
-
09 Apr 2025
Satgas Yonif 641/Bru Gelar Pengobatan Gratis di Kobakma, Wujud Kepedulian TNI untuk Kesehatan Warga Pegunungan Papua
-
25 Jan 2025
Dishub Kabupaten Bogor Gelar Ramp Check dan Imbauan Keselamatan Jelang Libur Panjang Isra Mi’raj dan Imlek


