Liputan08.com – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Jawa Barat Tahun 2026 memasuki tahap pertama. Sejumlah calon siswa yang mendaftar melalui jalur domisili (zonasi) kini sudah dapat melihat hasil sementara seleksi sebelum pengumuman resmi pada 13 Juni 2026.
Namun, sejumlah orang tua dan siswa mengaku kebingungan setelah mengetahui peluang diterima di sekolah tujuan, khususnya SMA Negeri 3 Cibinong, semakin kecil karena kuota telah terpenuhi. Di sisi lain, akun pendaftaran mereka disebut masih terkunci sehingga tidak dapat segera beralih ke jalur akademik yang sebenarnya memiliki peluang lebih besar berdasarkan nilai yang dimiliki.
Salah satu panitia SPMB SMA Negeri 3 Cibinong menjelaskan bahwa proses reset akun saat ini hanya diberikan kepada peserta yang telah mengundurkan diri atau diterima di sekolah lain.
“Untuk sekarang reset akun diberikan untuk yang masuk ke sekolah lain tetapi juga sempat daftar di sini. Kalau ingin mendaftar lagi harus menunggu kuota pada tahap pendaftaran berikutnya,” ujar panitia melalui pesan singkat, Kamis (11/6/2026).
Panitia juga menyebutkan bahwa kesempatan pendaftaran kembali baru akan dibuka pada 15 Juni 2026 dengan catatan masih tersedia kuota.
“Tanggal 15 Juni nanti bisa mencoba lagi. Namun harus menunggu perkembangan kuota yang tersedia,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Cibinong, Iwan, membenarkan bahwa sistem akan kembali dibuka pada 15 Juni 2026.
“Akan dibuka kembali kesempatan bagi siswa untuk mendaftar pada 15 Juni 2026. Namun itu pun apabila kuota masih tersedia,” ujar Iwan dengan nada pesimis.
Meski demikian, kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran bagi sejumlah siswa berprestasi yang merasa kehilangan kesempatan bersaing di jalur akademik karena akun pendaftaran masih terkunci selama proses seleksi tahap pertama berlangsung.
Menanggapi hal itu, Ketua Bogor Media Siber Network (BMSN), Sofwan Ali, menyampaikan kritik keras terhadap mekanisme sistem yang dinilai masih menyisakan banyak persoalan.
“Saya melihat sistem ini masih memiliki celah yang berpotensi disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu. Pertanyaannya, kenapa akun peserta harus dikunci ketika peluang mereka di jalur domisili sudah sangat kecil? Akibatnya siswa yang memiliki nilai akademik tinggi justru kehilangan kesempatan untuk bersaing di jalur prestasi akademik,” tegas Sofwan Ali.
Ia juga meminta pemerintah dan pihak terkait melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem SPMB agar tidak merugikan peserta didik.
“Jangan sampai sistem yang dibuat untuk menciptakan keadilan justru menghilangkan hak siswa mendapatkan pendidikan terbaik. Kami menerima informasi dan keluhan dari masyarakat yang harus ditelusuri kebenarannya. Jika ada dugaan praktik-praktik yang mencederai integritas penerimaan siswa baru, maka harus diusut secara transparan. Pendidikan tidak boleh menjadi ruang bagi permainan oknum yang merugikan masa depan anak-anak,” katanya.
Menurut Sofwan, pemerintah daerah, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, dan pihak sekolah perlu memastikan seluruh proses penerimaan berjalan transparan, akuntabel, serta memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh calon peserta didik.
Hingga berita ini diturunkan, proses seleksi tahap pertama SPMB Jawa Barat masih berlangsung dan hasil resmi akan diumumkan pada 13 Juni 2026.
Tags: Kuota SMA Negeri 3 Cibinong Penuh, Siswa Gagal Zonasi Harus Tunggu 15 Juni untuk Daftar Kembali
Baca Juga
-
04 Agu 2025
Jejak Korupsi di Kemendikbudristek: Nama-Nama Besar Diperiksa, Proyek Pendidikan Bernoda
-
10 Okt 2025
Pemkab Bogor Perkuat Basis Data dan Bentuk Forum PKP untuk Tata Kelola Permukiman Terpadu
-
30 Apr 2025
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penipuan Deepfake Catut Nama Gubernur
-
24 Mei 2026
Dikira Aman Pulang Magrib, DPO Ini Tak Sadar Tim Tabur Sudah Menunggu
-
13 Mei 2026
Rudy Susmanto Awali Aktivitas dengan Shalat Subuh Berjamaah di Masjid Nurul Wathon
-
05 Mei 2025
Tinjau Langsung, Bupati Bogor Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Berjalan di SDN Cipayung 1 Pasca Banjir
Rekomendasi lainnya
-
16 Apr 2026
Rudy Susmanto Kawal PSEL di TPA Galuga, Bogor Menuju Pengelolaan Sampah Modern
-
17 Okt 2025
Ketua DPRD Bogor Dukung Penuh Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Parung
-
03 Jun 2025
Bupati Bogor Terapkan Lima Hari Sekolah dan Jam Malam Pelajar Demi Keseimbangan dan Keamanan Siswa
-
19 Apr 2026
Banjir Terjang Cigudeg, Rudy Susmanto Kerahkan Tim Gabungan dan Prioritaskan Keselamatan Warga
-
19 Des 2025
Pemkab Bogor Tingkatkan Pengawasan Program MBG, Untuk Memastikan Makanan Siswa Aman dan Bergizi Baik
-
09 Apr 2026
Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Wujudkan Birokrasi Bersih, Tegas Tolak Jual Beli Jabatan





