Liputan08.com – Menjelang 100 hari masa kerjanya sebagai Bupati Bogor, Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk meletakkan fondasi pembangunan Kabupaten Bogor yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat. Dalam periode transisi ini, Rudy menetapkan sejumlah program prioritas sebagai langkah awal menuju transformasi Bogor yang lebih maju dan sejahtera.
“Seratus hari pertama bukan sekadar tolok ukur keberhasilan, tetapi merupakan fase penting untuk membentuk arah pembangunan lima tahun ke depan. Oleh karena itu, saya dan jajaran pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan sejumlah program strategis yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat,” ujar Rudy Susmanto dalam keterangannya di Cibinong, Rabu (10/4/2025).
Enam Fokus Prioritas Pembangunan 100 Hari:
1.Digitalisasi Desa
Pemkab Bogor mendorong integrasi data desa ke dalam sistem digital terpadu guna meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan transparansi pemerintahan di tingkat desa.
2.Pusat Layanan Haji Terpadu
Pemerintah menargetkan peletakan batu pertama pembangunan Pusat Layanan Haji Kabupaten Bogor paling lambat pada Mei 2025, sebagai bagian dari peningkatan pelayanan keagamaan yang lebih terstruktur.
3.Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB)
Proses percepatan pembentukan wilayah Bogor Barat dan Bogor Timur sebagai DOB diprioritaskan agar mampu menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang mandiri dan berdaya saing.
4.Pendidikan Berkualitas
Tahun 2025 akan menjadi momentum pendirian sekolah percontohan pada jenjang PAUD, SD, dan SMP, sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan sejak dini.
5.Percepatan Perbaikan Infrastruktur Jalan
Pemerintah akan melakukan realokasi anggaran pada tahun 2025 untuk menangani jalan-jalan rusak secara lebih cepat dan terukur, demi menunjang konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
6.Pengentasan Kemiskinan dan Stunting
Penanganan pengangguran, kemiskinan ekstrem, serta prevalensi stunting menjadi agenda utama untuk memastikan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat meningkat secara merata.
Rudy menekankan bahwa seluruh kebijakan ini harus dilandasi oleh efisiensi, akuntabilitas, dan partisipasi publik.
“Kita harus membangun dengan penuh tanggung jawab. Efisiensi dalam pengelolaan anggaran dan keberpihakan terhadap kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, serta infrastruktur harus menjadi ruh dari setiap kebijakan pembangunan,” tuturnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan birokrasi untuk bersinergi dalam mewujudkan Bogor sebagai kabupaten yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional.
Tags: dan Pengentasan Kemiskinan, Rudy Susmanto Mantapkan Arah Pembangunan Bogor di 100 Hari Pertama Fokus Infrastruktur Pendidikan
Baca Juga
-
21 Jan 2026
Silaturahmi Strategis Antikorupsi: Direktur Eksekutif FRRAK Bertemu Direktur KPK di Hadapan Pimpinan Kabupaten Bogor
-
05 Mar 2026
Road Show Ramadhan untuk Palestina, DKM Masjid Syajarotun Thoyyibah Hadirkan Imam Besar Palestina dan Salurkan 3.000 Makanan Siap Saji
-
16 Jun 2025
DLH Kabupaten Bogor Sediakan Uji Emisi Gratis di Kabogorfest 2025, Warga Antusias!
-
12 Mar 2025
Kejari Humbahas Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Proyek Jalan Senilai Rp 824 Juta
-
16 Jan 2026
KH Achmad Yaudin Sogir: Isra Mikraj sebagai Pilar Spiritualitas dan Etika Kepemimpinan Bangsa
-
20 Mei 2025
9 Direktur Perusahaan Dijebloskan Jaksa Agung Aset Mewah Disita dalam Kasus Korupsi Impor Gula
Rekomendasi lainnya
-
30 Okt 2024
Kerugian Negara Capai Rp371 Miliar, Kejati DKI Jakarta Tahan Tersangka Baru dalam Kasus Korupsi PT Indofarma
-
25 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Suap dan Gratifikasi Ronald Tannur
-
14 Nov 2025
Dirut PT BFG Ditahan Usai Buron Kasus Korupsi Jembatan Tanah Merah Bintan
-
19 Sep 2025
Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Ajak Warga Jaga Kerukunan Lewat Forum Pembauran Kebangsaan
-
18 Jun 2025
PWI DIY Dukung Pengajuan Hari Kebudayaan Nasional Upaya Memperkuat Jati Diri dan Diplomasi Budaya Bangsa
-
16 Mar 2026
Ketua DPRD Sastra Winara Hadiri Pelantikan Kades PAW Gunung Picung, Bupati Rudy Susmanto Pesan Bangun Desa dengan Hati


