Liputan08.com – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan APFI Anugerah Pewarta Foto Indonesia 2026 yang digelar oleh Pewarta Foto Indonesia di Kabupaten Bogor, Jumat (8/5/2026).
Menurut Dedy Firdaus, pelaksanaan APFI 2026 bukan hanya menjadi seremoni penghargaan semata, melainkan momentum penting dalam memperkuat eksistensi dan profesionalisme pewarta foto di tengah perkembangan dunia jurnalistik yang semakin dinamis dan berbasis digital.
Ia menegaskan bahwa pewarta foto memiliki posisi strategis dalam dunia pers modern karena mampu menghadirkan fakta dan realitas sosial melalui karya visual yang kuat, objektif, dan memiliki nilai kemanusiaan yang mendalam.
“APFI bukan sekadar ajang penghargaan tahunan, tetapi juga bentuk penghormatan atas dedikasi, keberanian, dan integritas para pewarta foto yang setiap hari berada di lapangan untuk merekam fakta serta menyampaikan informasi kepada publik secara jujur dan bertanggung jawab,” ujar Dedy Firdaus.
Menurutnya, kekuatan sebuah foto jurnalistik tidak hanya terletak pada aspek estetika visual, tetapi juga pada kemampuan gambar dalam membangun kesadaran publik, menggugah empati sosial, serta merekam sejarah dari sebuah peristiwa penting.
Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media digital saat ini, Dedy menilai keberadaan pewarta foto semakin relevan karena masyarakat membutuhkan informasi visual yang akurat, autentik, dan dapat dipercaya.
Ia juga mengapresiasi langkah PFI Kabupaten Bogor yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan edukatif sekaligus inspiratif bagi insan pers, khususnya generasi muda yang memiliki minat dalam bidang foto jurnalistik.
“Foto jurnalistik memiliki kekuatan besar dalam membentuk opini publik dan menyampaikan pesan-pesan kemanusiaan secara lebih dalam. Sebuah gambar mampu berbicara lebih kuat daripada rangkaian kata-kata panjang,” katanya.
Dedy Firdaus berharap kegiatan seperti APFI dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai ruang apresiasi, pembelajaran, dan pengembangan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik visual.
Ia juga mendorong agar insan pewarta foto terus meningkatkan kompetensi, menjaga kode etik jurnalistik, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi media tanpa meninggalkan prinsip-prinsip independensi dan profesionalisme pers.
“Selamat dan sukses atas terselenggaranya APFI 2026. Semoga kegiatan ini terus berkembang, melahirkan pewarta foto yang profesional, berintegritas, serta menghasilkan karya-karya jurnalistik berkualitas yang memberi manfaat dan edukasi bagi masyarakat luas,” pungkasnya.
Tags: Dedy Firdaus Apresiasi APFI 2026, Tegaskan Pewarta Foto Pilar Penting Jurnalisme Visual
Baca Juga
-
24 Jul 2026
Pemdes Palamraya Verifikasi Data Perlinsos, Pastikan Bantuan Sosial Tepat Sasaran
-
05 Nov 2024
Pemkab Bogor Luncurkan Rumah Ceting di Tamansari, Upaya Percepat Penurunan Stunting Menuju Target Zero Stunting
-
15 Sep 2026
Menjelang Peringatan 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia-Bulgaria Pererat Kemitraan Strategis
-
28 Agu 2026
Disparekraf Kabupaten Bogor Perkuat Kompetensi Pengelola Desa Wisata
-
28 Mei 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Luncurkan Rumah Keluarga Merah Putih Pertama di Indonesia
-
09 Mar 2026
Jaga Integritas Ramadan, Bupati Bogor Keluarkan Edaran Larangan Gratifikasi dan Penggunaan Mobil Dinas untuk Mudik
Rekomendasi lainnya
-
05 Jan 2026
Pemkab Bogor Pastikan Penyelesaian Keterlambatan Pembayaran Kegiatan TA 2025 Sesuai Regulasi
-
21 Agu 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Wanira Apresiasi Pelayanan Publik Dekat Masyarakat di Kecamatan Sukaraja
-
08 Jan 2026
Jaga Nilai Aset Negara, Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Tinjau Langsung Mobil dan Barang Mewah Sitaan Perkara Besar
-
24 Okt 2024
Haul Akbar di Pondok Pesantren Kananga Menes Banten Memperingati Guru Besar dan Reuni Alumni
-
23 Jul 2025
Ketua DPRD Bogor Dukung Penuh Pembangunan RS PMI Parung Panjang: Dorong Akses Layanan Kesehatan Merata
-
08 Mei 2025
Tiga Tersangka Ditetapkan dalam Kasus Korupsi Satelit Orbit 123° BT di Kementerian Pertahanan, Negara Rugi USD 21,3 Juta


