Liputan08.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan kesiapan untuk memanggil mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, guna dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi pengadaan iklan di Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat (Bank BJB).
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, mengonfirmasi bahwa surat pemanggilan terhadap Ridwan Kamil telah ditandatangani. Pemanggilan ini dilakukan setelah tim penyidik menganalisis berbagai barang bukti yang telah disita, termasuk dokumen elektronik yang diperoleh dari hasil penggeledahan di beberapa lokasi, termasuk kediaman pribadi.
“Untuk pemanggilan, kami masih fokus pada pemeriksaan sejumlah saksi lainnya. Namun, surat untuk Ridwan Kamil sudah saya tandatangani. Kemungkinan besar awal pekan depan beliau akan kami panggil. Kita akan lihat siapa saja yang hadir dan diperiksa,” ujar Asep dalam konferensi pers, Jumat (11/4/2025).
Pemanggilan terhadap Ridwan Kamil bertujuan untuk mengonfirmasi sejumlah informasi yang berkaitan dengan peran serta dirinya dalam proyek pengadaan iklan Bank BJB yang kini tengah menjadi perhatian publik dan lembaga antirasuah.
Menanggapi perkembangan tersebut, Ketua Umum Front Rakyat Revolusioner Anti Korupsi (FRRAK), Doelsamson Sambarnyawa, SH, MH, menegaskan pentingnya keterbukaan penuh dalam proses penyidikan. Ia mendesak KPK untuk tidak berhenti hanya pada pemanggilan satu nama, melainkan menggali lebih dalam kemungkinan adanya aktor-aktor lain yang terlibat.
“Jika benar Ridwan Kamil nantinya terbukti terlibat dan ditetapkan sebagai tersangka, maka KPK wajib menggali lebih dalam siapa saja pihak yang ikut menikmati atau memfasilitasi aliran dana korupsi tersebut. Proses ini harus dibuka ke publik secara transparan, termasuk kaitannya dengan pembekuan Ketua PWI Jabar yang juga diduga memiliki hubungan dengan kasus ini,” tegas Doelsamson.Minggu (13/4/2025)
Sebelumnya, tim penyidik KPK telah melakukan penggeledahan di berbagai lokasi dan menyita dokumen penting serta perangkat elektronik yang diduga berkaitan langsung dengan praktik korupsi di tubuh Bank BJB.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak Ridwan Kamil terkait pemanggilan tersebut.
Tags: Doelsamson Desak Transparansi Total, KPK Siap Panggil Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB
Baca Juga
-
12 Jan 2025
Pangdam I/BB Berikan Dukungan Moril kepada Keluarga Prajurit dengan Anak Berkebutuhan Khusus
-
24 Apr 2025
Koruptor Minyak Dikepung! Satu per Satu Siap Diseret ke Neraka Penjara!
-
04 Nov 2024
Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka Suap dan Gratifikasi di PN Surabaya, Diduga Berikan Uang Rp3,5 Miliar ke Oknum Hakim
-
03 Mei 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Dukung Program Sertifikasi Wakaf, BPN dan LWPNU Jabar Permudah Legalitas Tanah Keagamaan di Kabupaten Bogor
-
10 Mei 2026
Sekda Ajat Rochmat Jatnika Apresiasi Festival Budaya Nusantara di Stadion Pakansari
-
15 Feb 2025
Gagah Pulang dari Medan Tugas! Satgas MTF XXVIII-O/UNIFIL TNI AL Kembali ke Tanah Air dengan Prestasi Gemilang
Rekomendasi lainnya
-
12 Jun 2026
KDM dan Dinas Pendidikan Jabar Harus Periksa SMA 3 Cibinong, Akademisi Minta Data SPMB Dibuka Secara Transparan
-
31 Jul 2025
Pemkab Bogor Geruduk Anak Zero Dose, Siapkan Sepekan Mengejar Imunisasi
-
26 Mar 2026
Sekda Ajat Rochmat Jatnika: Pengembangan Sukamakmur Jadi Kunci Percepatan CDOB Bogor Timur
-
25 Okt 2024
JAM-Pidmil Gencarkan Sosialisasi Koneksitas: Sinergi antara TNI dan Kejaksaan Makin Solid
-
16 Des 2024
Pangdam I/BB Gelar Panggung Prajurit, Pererat Solidaritas di Hari Juang TNI AD ke-79
-
15 Okt 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Kolaborasi Media dan Pemerintah untuk Pembangunan Daerah


