Liputan08.com — Ketua Umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Sudaryono, menegaskan bahwa penguatan akses pasar global merupakan kunci utama dalam membangun kedaulatan dan daya saing pertanian nasional di tengah dinamika ekonomi dunia.
“Pertanian Indonesia tidak boleh hanya kuat di produksi, tetapi juga harus unggul dalam akses pasar. Tanpa penguasaan rantai dagang, petani akan terus berada di posisi lemah. Karena itu, HKTI mendorong terobosan sistemik agar petani menjadi pelaku utama dalam ekosistem perdagangan global,” ujar Sudaryono, Ketua Umum HKTI.

Pernyataan tersebut disampaikan seiring dengan peluncuran program ADA HKTI (Akses Dagang Agrikultur HKTI), sebuah inisiatif strategis yang menargetkan pembukaan peluang ekspor produk pertanian Indonesia ke 33 negara. Program ini merupakan hasil kerja sama antara HKTI dan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.
Ketua Bidang Advokasi Kebijakan Daerah HKTI, Dr. Dian Assafri Nasai, SH, menjelaskan bahwa ADA HKTI dirancang sebagai langkah konkret untuk menjawab tantangan klasik sektor pertanian, khususnya keterbatasan akses pasar internasional.
“Program ADA HKTI merupakan ikhtiar serius HKTI dalam membangun ekosistem ekspor yang berkeadilan bagi petani. Selama ini, banyak produk pertanian kita berkualitas tinggi, namun terhambat oleh persoalan tata niaga, jaringan ekspor, dan akses informasi pasar global,” ujar Dr. Dian. Selasa (06/01/26)
Menurutnya, melalui kolaborasi strategis dengan Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag, berbagai hambatan tersebut diupayakan dapat diurai secara sistematis dan berkelanjutan.
“HKTI memandang ekspor bukan sekadar transaksi ekonomi, tetapi bagian dari diplomasi pangan dan penguatan kedaulatan ekonomi bangsa. Ketika produk pertanian kita menembus 33 negara, yang kita bangun bukan hanya nilai jual, tetapi juga martabat dan daya saing pertanian nasional,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan RI, Fajarini Puntodewi, menyambut positif peluncuran program ADA HKTI dan menegaskan komitmen pemerintah dalam mendorong ekspor berbasis sektor riil, khususnya pertanian.
“Kementerian Perdagangan sangat mendukung inisiatif HKTI melalui program ADA HKTI. Indonesia memiliki kekayaan produk pertanian yang sangat kompetitif, baik dari sisi kualitas, keberagaman, maupun keberlanjutan. Tantangan kita bersama adalah memastikan produk tersebut siap dari hulu hingga hilir untuk memenuhi standar pasar global,” jelas Fajarini.
Ia menambahkan bahwa Kemendag akan berperan aktif dalam memfasilitasi akses pasar internasional, peningkatan kapasitas petani dan pelaku usaha, sertifikasi produk, hingga promosi dagang di negara-negara tujuan ekspor.
“Melalui sinergi ini, kami mendorong agar petani tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga aktor utama dalam rantai nilai global. Dengan target ekspor ke 33 negara, kami optimistis kontribusi sektor pertanian terhadap perekonomian nasional akan meningkat secara signifikan,” pungkasnya.
Program ADA HKTI diharapkan menjadi model kolaborasi antara organisasi tani dan pemerintah dalam memperkuat daya saing pertanian Indonesia di pasar internasional, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani secara berkelanjutan dan berkeadilan.
Tags: Sudaryono: Penguasaan Akses Pasar Global Kunci Kedaulatan Pertanian Nasional
Baca Juga
-
08 Apr 2025
Kejaksaan Agung Periksa Istri dan Anak Tersangka HL Terakhir Kasus Korupsi Tata Niaga Timah
-
22 Mar 2025
Bupati Bogor Resmikan Jembatan Rawayan, Pulihkan Akses Megamendung-Cisarua Pascabanjir Bandang
-
21 Mei 2026
PWI Kabupaten Bogor Gelar Safari Jurnalistik, Perkuat Profesionalisme Pers di Tengah Tantangan Era Digital
-
17 Agu 2025
Korpri Kabupaten Bogor Siap Bertransformasi Dukung Visi-Misi Bupati Menuju Bogor Istimewa dan Gemilang
-
09 Apr 2025
Dian Asafri: Hadirnya Menteri PKP Tegaskan Kepengurusan PWI Hendry Ch Bangun yang Sah
-
14 Mei 2026
Rudy Susmanto Dorong Perfilman Lokal Lewat Film Pramuka Promosikan Wisata Kabupaten Bogor
Rekomendasi lainnya
-
05 Mar 2025
Danrem 081/DSJ Terima Tim Audit Itjen TNI Siapkan Data yang Akurat Tak Perlu Ditutup-Tutupi!
-
28 Apr 2025
Marching Competition 2025 di Cibinong, Ajang Pembentukan Karakter dan Semangat Nasionalisme Pelajar Kabupaten Bogor
-
03 Sep 2025
Ketua DPRD Kota Bogor Apresiasi RRI Fest 2025: Dorong RRI Dekat dengan Masyarakat
-
20 Agu 2025
TNI Hadir untuk Rakyat: Dandim 1307/Poso Pimpin Langsung Penanganan Pasca Gempa di Poso Pesisir
-
10 Nov 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastrawinara: Hari Pahlawan Momentum Menyalakan Kembali Api Pengabdian dan Keikhlasan
-
26 Feb 2025
Pemkab Bogor Ajak ASN dan Dunia Usaha Kurangi Food Waste Demi Ketahanan Pangan Berkelanjutan


