Liputan08.com — Upaya penguatan integritas dan konsolidasi gerakan pemberantasan korupsi kembali menemukan momentumnya melalui pertemuan strategis antara unsur masyarakat sipil, lembaga penegak hukum, dan pemerintah daerah. Direktur Eksekutif Front Rakjat Revolusioner Anti Korupsi (FRRAK), Doelsamson Sambarnyawa, menghadiri forum silaturahmi yang mempertemukannya dengan Ujang Baktiar, Direktur Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dalam sebuah acara resmi yang turut disaksikan langsung oleh pimpinan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Pertemuan tersebut berlangsung di hadapan Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, serta jajaran pejabat struktural Pemkab Bogor. Suasana pertemuan berlangsung hangat namun sarat makna substantif, mencerminkan adanya kesadaran kolektif akan pentingnya sinergi lintas sektor dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Dalam kesempatan itu, Ujang Baktiar secara terbuka menyapa Doelsamson Sambarnyawa di hadapan para pemangku kepentingan daerah. Interaksi tersebut tidak hanya merefleksikan hubungan personal yang telah terjalin sejak Ujang Baktiar menjabat sebagai Kapolresta Kota Bogor, tetapi juga menegaskan kesinambungan komitmen profesional dalam agenda pemberantasan korupsi yang bersifat sistemik dan berkelanjutan.
Momentum tersebut semakin menguat ketika Doelsamson Sambarnyawa turut berjabat tangan langsung dengan Bupati Bogor dan Sekda Kabupaten Bogor. Gestur ini dipandang sebagai simbol keterbukaan dan pengakuan terhadap peran strategis masyarakat sipil dalam mengawal kebijakan publik, sekaligus sebagai penanda ruang dialog yang konstruktif antara pemerintah daerah dan gerakan antikorupsi.
Dalam pernyataannya, Doelsamson menegaskan bahwa pertemuan tersebut memiliki dimensi yang jauh melampaui silaturahmi personal semata.
“Bagi kami di FRRAK, pertemuan ini adalah bagian dari konsolidasi moral dan institusional. Pemberantasan korupsi tidak bisa hanya dibebankan kepada KPK atau aparat penegak hukum, tetapi harus menjadi tanggung jawab kolektif antara negara dan masyarakat sipil,” ujar Doelsamson.Selasa (20/1/2026)
Ia menambahkan bahwa kehadiran FRRAK dalam forum yang melibatkan pimpinan daerah dan KPK merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mendorong praktik pemerintahan yang berintegritas sejak dari tingkat lokal.
“Kami memandang pemerintah daerah sebagai garda terdepan dalam pencegahan korupsi. Transparansi, akuntabilitas, dan keberanian politik harus menjadi fondasi utama. Tanpa itu, agenda reformasi hanya akan menjadi slogan,” tegasnya.
Sebagai organisasi masyarakat sipil yang konsisten mengawal isu korupsi dan penyalahgunaan kewenangan, FRRAK menilai sinergi dengan KPK dan pemerintah daerah sebagai prasyarat strategis dalam membangun sistem pencegahan korupsi yang efektif. Kolaborasi tersebut mencakup penguatan pengawasan publik, pendidikan antikorupsi, serta penciptaan ekosistem kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.
Pertemuan ini diharapkan menjadi fondasi awal bagi kerja sama yang lebih substantif dan berkelanjutan, khususnya dalam merumuskan langkah-langkah konkret pencegahan korupsi di Kabupaten Bogor. Lebih jauh, momentum ini dinilai relevan sebagai model kolaborasi antara negara dan masyarakat sipil yang dapat direplikasi di berbagai daerah lain di Indonesia.
Baca Juga
-
21 Agu 2026
Kampanye Anti-Bullying Tim II KKN UNDIP 2026, Dorong Siswa SDN 1 Purworejo Ciptakan Lingkungan Sekolah yang Aman dan Saling Menghargai
-
18 Sep 2025
Gedung DPRD Bogor: Tempat di Mana Anggota Lebih Sulit Ditemukan dari Sinyal di Gunung
-
16 Sep 2025
Tiga Tersangka Kasus Korupsi Kredit PT Sritex Diserahkan ke Kejari Surakarta
-
11 Nov 2025
TP PKK Kabupaten Bogor Gelar BINDA di Rumpin, Dorong Pemberdayaan dan Kesejahteraan Warga
-
28 Mei 2025
Polda Jateng Perkuat Sinergi Tertibkan Juru Parkir Demi Lindungi UMKM dari Premanisme
-
30 Jan 2025
Kejaksaan Agung Kawal Program Makan Bergizi Gratis, Pastikan Transparansi dan Keamanan
Rekomendasi lainnya
-
10 Mei 2025
Rudy Susmanto Tinjau Venue Motorcross di Pakansari Bangun Kawasan Olahraga Terpadu Tanpa APBD
-
06 Mei 2026
Fakta Sidang Terkuak: Proyek Satelit Kemhan Tanpa Kajian, Barang Tak Jelas Fungsi
-
06 Mei 2025
Satgas Yonif 642/Kps Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Kampung Isurkamei, Papua Barat
-
17 Mar 2025
Pemkab Bogor, TNI, dan Polri Bersinergi Bersihkan Sisa Banjir di Bojongkulur, Target Rampung dalam 5 Hari
-
09 Sep 2026
Tim Nakes Siaga di Posko Cimangir Tangani Dampak Kebakaran Galuga
-
19 Mar 2025
Danpasmar 1 Beri Motivasi Prajurit Pasmar 1 yang Ikuti Seleksi Satgas PBB





