liputan08.com Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau lokasi longsor di Kampung Jero Kuta RT 005 RW 016, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Sabtu (31/1/2026).
Dedie Rachim yang baru saja tiba di tanah air setelah mengikuti program lokakarya tentang dukungan untuk membangun ekonomi sirkuler khusus plastik di Indonesia (EIC02) di Jepang, langsung bertolak dari bandara menuju lokasi longsor dan tiba sekitar pukul 18.55 WIB.
Dirinya melihat langsung posisi tanah longsor yang menyebabkan satu warga meninggal dunia. Adapun peristiwa longsor terjadi pada Kamis (29/1/2026), pukul 18.45 WIB, saat kondisi hujan deras.
Setelah meninjau lokasi, Dedie Rachim langsung bertakziah ke rumah duka.
Berdasarkan infografis Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor periode 1 Januari – 30 Januari 2026, tercatat 125 kejadian bencana yang tersebar di enam kecamatan.
Kejadian tersebut berdampak pada 128 kepala keluarga (KK) atau 443 jiwa, dengan rincian korban 4 luka ringan, 0 luka berat, dan 1 meninggal dunia.
Dari jumlah kejadian tersebut, tercatat 41 rumah terdampak, dengan rincian 2 rumah rusak berat, 33 rumah rusak sedang, dan 6 rumah rusak ringan.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, mengatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor telah menerbitkan surat siaga darurat bencana yang mengacu pada data dari BMKG.
“Dengan demikian, koordinasi lintas sektor dan instansi terus diperkuat sebagai langkah mitigasi dan kesiapsiagaan. Termasuk melibatkan masyarakat dalam upaya mitigasi, antisipasi, dan meminimalisir risiko sekecil mungkin,” ujarnya.
Langkah mitigasi dilakukan dengan memperkuat kelurahan tangguh bencana yang di dalamnya melibatkan unsur masyarakat dan aparatur wilayah.
“Sesuai prosedur, BPBD siaga selama 24 jam. Kami terus melakukan mitigasi serta meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan. Masyarakat yang melihat atau mengetahui adanya indikasi potensi bencana bisa segera melaporkannya melalui Pusdalops BPBD,” katanya.
Ia juga mengimbau warga untuk selalu menjaga lingkungan dan mewaspadai kondisi tempat tinggal, terutama yang berada di titik rawan bencana.
Pemkot Bogor juga menyiapkan sejumlah saluran layanan darurat yang dapat diakses masyarakat, yaitu:
● Pusdalops BPBD: 0888 0911 2569
● Damkar Kota Bogor: (0251) 8322 100
● Tagana Kota Bogor: 0878 7333 1178
● KSR PMI Kota Bogor: 0857 7294 9625
● Layanan Darurat Kota Bogor: 112
● PSC Gesit Kota Bogor: 119 / 0811 1116 093
Tags: Dedie A Rachim, Wali Kota Bogor
Baca Juga
-
31 Jul 2026
Korem 061/SK Dukung Gagasan Bupati Rudy Susmanto Wujudkan Jalur Bomang sebagai Kawasan Pertanian Terpadu
-
06 Nov 2024
Polres Metro Jakarta Barat Bongkar Jaringan Narkoba Internasional Sita Hampir Ratusan Kilogram Narkotika
-
14 Okt 2025
Bupati Bogor dan Taman Safari Indonesia Bahas Pengembangan Edukasi dan Konservasi Satwa
-
21 Okt 2026
Penganiayaan Berat di Caringin Bogor: Wilson Lalengke Kecam Aksi Main Hakim Sendiri, Desak Polisi Usut Tuntas Terduga Pelaku ‘Imron’
-
20 Apr 2026
Sentuhan Prajurit Rajawali di Tanah Papua: Pangkas Rambut, Tebar Kepedulian untuk Generasi Negeri
-
24 Feb 2026
Semarak Ramadhan di Diskominfo Kabupaten Bogor, Tausiah KH Achmad Yaudin Sogir Tekankan Etika dan Kesucian Lisan
Rekomendasi lainnya
-
22 Mei 2025
Ketum PMPH Hadiri Penyuluhan Hukum Kolaborasi Polri dan Akademisi Ubhara Jaya
-
10 Feb 2025
Kejati Banten Geledah Dinas LH Tangerang Selatan dan PT Ella Pratama Perkasa Terkait Dugaan Korupsi Pengelolaan Sampah
-
22 Mar 2025
Bareskrim Polri Bongkar Kecurangan SPBU di Bogor, Pakai Alat Canggih untuk Kurangi Takaran BBM
-
13 Okt 2025
Rudy Susmanto Dukung PMI Bogor Perkuat Layanan Kemanusiaan dan Akreditasi Unit Donor Darah
-
19 Jun 2026
Tikus SPPG Masuk Bui, Kejagung Ungkap Dugaan Suap Program MBG
-
01 Okt 2026
Dari Uji Kelayakan ke Istana, Presiden Prabowo Resmi Lantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri


