Liputan08.com Jakarta Barat – Kurang dari 48 jam setelah warga Tambora, Jakarta Barat, digemparkan oleh penemuan jasad ibu dan anak dalam toren air, polisi akhirnya berhasil mengungkap dan menangkap terduga pelaku pembunuhan.
Penangkapan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Barat, Polsek Tambora, dan Polres Banyumas, yang dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung.
Pelaku Dibekuk di Banyumas, Tak Melawan
AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengonfirmasi bahwa satu terduga pelaku berhasil diamankan di wilayah Banyumas pada Minggu (9/3/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

“Pelaku kami temukan di dekat sebuah waduk di Banyumas. Kondisinya seperti tunawisma, tetapi berdasarkan informasi yang kami kumpulkan sebelumnya, anggota berhasil mengenalinya dan langsung mengamankan tanpa perlawanan,” ungkap Arfan saat dikonfirmasi pada Senin (10/3/2025).
Saat ini, polisi masih mendalami motif dan kronologi lengkap dari pembunuhan sadis ini.
“Kami masih mengumpulkan bukti dan melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dalam waktu dekat, seluruh hasil penyelidikan akan kami beberkan,” tambah Arfan.
Kronologi Penemuan Jasad di Dalam Toren Air
Kasus ini pertama kali mencuat setelah warga RT 05 RW 02, Kelurahan Angke, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, dikejutkan oleh bau menyengat dari rumah korban pada Kamis (6/3/2025) malam.
Ketika diperiksa, petugas menemukan dua jasad mengambang dalam kondisi membusuk di dalam toren air rumah tersebut. Korban diketahui berinisial TSL (59) dan ES (35), seorang ibu dan anak.
Menurut laporan, R—anak kedua korban—melaporkan kehilangan ibu dan kakaknya sejak 1 Maret 2025. Setelah beberapa hari tanpa kabar, pencarian dilakukan hingga akhirnya jasad keduanya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Hasil Forensik: Ada Dugaan Pembunuhan
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKP Dimitri Mahendra, yang didampingi Kanit Reskrim Polsek Tambora, Iptu Sudrajat Djumantara, mengungkap bahwa hasil pemeriksaan awal oleh Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri mengarah pada dugaan kuat pembunuhan.
“Kami menemukan bukti yang mengarah pada tindak pidana pembunuhan di TKP,” ujar Dimitri di Polres Metro Jakarta Barat . (11/3/2025).
Polisi masih terus mendalami motif pelaku serta kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam kasus ini. Sementara itu, warga sekitar masih syok dengan kejadian tragis yang menimpa korban.
“Kami berharap pelaku dihukum seberat-beratnya. Ini sangat kejam dan tidak manusiawi,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Kasus ini akan terus dikembangkan, dan polisi menjanjikan pengungkapan lebih lanjut dalam waktu dekat.
Tags: Terungkap! Pelaku Pembunuhan Ibu dan Anak di Tambora Ditangkap di Banyumas
Baca Juga
-
24 Jan 2026
Ngumpet di Perumahan Tak Menolong, Buron Korupsi Rp277 Juta Asal Jombang Akhirnya Digelandang Jaksa
-
09 Jan 2026
Evaluasi APBD 2025 Jawa Barat: Pemprov dan Daerah Rumuskan Strategi Penyelesaian Kewajiban Keuangan
-
13 Feb 2026
Rudy Susmanto Turun Langsung Tinjau Dampak Puting Beliung di Pakansari, Akses Kembali Normal
-
03 Jun 2025
Mantan Pj. Bupati Bogor Beri Ucapan Hangat di HJB ke-543 “Menuju Bogor Gemilang, Pusat Peradaban Bangsa”
-
10 Sep 2025
Bupati Bogor Resmikan Monumen Perjuangan Jonggol: Kobarkan Kembali Semangat Juang di Hari Veteran Nasional
-
02 Mei 2025
Tangis Warga Kalumbayan Induk Setelah Banjir Bandang Tolong Kami!
Rekomendasi lainnya
-
18 Nov 2025
Pembangunan Jalan Mangunharjo Sepanjang 3 Km Siap Direalisasikan, Berkat Perjuangan DPRD Kota Semarang dan RW 1
-
25 Okt 2024
Roadshow Penerangan Hukum di PT PLN UID Kalimantan Timur dan Utara: Pemulihan Aset dan Transisi Energi Jadi Fokus
-
30 Jan 2025
Perkuat Kerja Sama Maritim, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali Kunjungi Pejabat Militer India
-
21 Mei 2025
Mantri Nakal Ditangkap! Kejati Sumsel Bekuk Buronan Korupsi Dana KUR Rp800 Juta
-
13 Jan 2025
Polsek Tambora Berhasil Temukan Laptop WNA Afrika yang Hilang di KRL Kasus Diselesaikan Secara Damai
-
14 Agu 2025
Sekda Bogor Harap PWRI Jadi Wadah Kebaikan dan Pengabdian bagi Pensiunan ASN


