Liputan08.com CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya meningkatkan rata-rata lama sekolah (RLS) dengan mengoptimalkan berbagai program pendidikan. Salah satu strategi utamanya adalah memperluas jangkauan Program Kejar Paket serta mengintegrasikan pencatatan data pendidikan dalam sistem kependudukan.
Penting untuk diketahui bahwa pencatatan data pendidikan dalam dokumen kependudukan menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi perhitungan RLS. Sayangnya, ketidaksesuaian antara ijazah yang diperoleh melalui Program Kejar Paket dengan data yang terdaftar di sistem kependudukan masih menjadi kendala dalam peningkatan angka RLS di Kabupaten Bogor.
Sebagai solusi, Pemkab Bogor melalui Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk mengembangkan mekanisme pencatatan otomatis ijazah Kejar Paket ke dalam data kependudukan. Kesepakatan ini dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang diharapkan dapat mempercepat pembaruan data pendidikan masyarakat.
Kolaborasi dengan Pesantren untuk Akses Pendidikan Lebih Luas
Salah satu terobosan dalam peningkatan RLS adalah kerja sama dengan pesantren, baik pesantren modern maupun pesantren Salafi. Dalam beberapa tahun terakhir, pesantren Salafi—yang dikenal memiliki kurikulum khas dan metode pembelajaran berbasis keagamaan—mulai berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan agar santrinya dapat mengikuti Program Kejar Paket. Dengan demikian, mereka bisa memperoleh ijazah yang diakui secara resmi, setara dengan pendidikan formal.
Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri, menegaskan bahwa kebijakan ini akan berdampak positif pada peningkatan RLS di Kabupaten Bogor.
“Dengan adanya integrasi data kependudukan dan pendidikan, kami berharap angka rata-rata lama sekolah meningkat secara signifikan, sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki ijazah setara pendidikan formal,” ujar Bachril.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Program Kejar Paket juga memberikan kesempatan bagi masyarakat berusia di atas 15 tahun yang sebelumnya terkendala faktor ekonomi atau pekerjaan untuk melanjutkan pendidikan. Program ini dijalankan melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di seluruh Kabupaten Bogor dengan jadwal yang fleksibel, sehingga peserta tetap bisa bekerja sambil belajar.
“Kami terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan Disdukcapil dan Kementerian Agama, agar program ini dapat memberikan dampak lebih luas dalam waktu dekat,” tambahnya.
Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemkab Bogor berharap peningkatan RLS dapat berjalan lebih optimal, memastikan setiap warga memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan dan kesempatan masa depan yang lebih cerah.
Edit:Zakar
Tags: Optimalkan Rata-rata Lama Sekolah, Pemkab Bogor Gandeng Pesantren dan Perkuat Integrasi Data
Baca Juga
-
07 Agu 2025
Semarak HUT ke-80 RI, Bupati Bogor Bagikan Bendera Merah Putih dan Ajak Warga Kobarkan Semangat Nasionalisme
-
25 Nov 2024
Satgas Yonif 641/Bru Dorong Semangat Olahraga di Papua, Bagikan Bola dan Net Voli ke SMA Eragayam
-
08 Jul 2025
Diduga Lakukan Pemalsuan Surat, Dua Oknum Dilaporkan Ketum IKWI Pusat ke Polda Metro Jaya
-
23 Jun 2025
Babinsa Wonodadi Aktif Dampingi Posyandu, Dorong Percepatan Penanganan Stunting di Blitar
-
26 Okt 2024
Kejaksaan Agung Berhasil Pulangkan Terpidana Penipuan dari Jepang, Tindak Lanjut Sinergi Internasional
-
13 Jul 2026
Bupati Rudy Susmanto Optimistis Sekolah Rakyat Jasinga Segera Beroperasi
Rekomendasi lainnya
-
13 Mar 2025
Polres Purworejo Tangkap Pengedar Sabu, Amankan Sejumlah Barang Bukti
-
13 Jun 2025
Barang Rampasan Koruptor Laku Rp2,8 Miliar di Bali, Kejaksaan Uang Dikembalikan ke Korban
-
28 Mar 2025
Herman Indrabudi: Zakat di Masjid An-Naba PWI Kota Bogor Membawa Keberkahan bagi Semua
-
27 Jul 2026
Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Ajak Siswa SMPN 3 Cileungsi Jauhi Tawuran dan Narkoba
-
10 Jul 2025
Tak Ada Tempat untuk Koruptor! Kejati Sumsel Geledah Rumah Tersangka Pasar Cinde
-
12 Feb 2025
Setelah Lama Dinantikan, Presiden Erdogan Akhirnya Tiba di Indonesia: Disambut Hangat oleh Presiden Prabowo



