liputan08.com Bogor – Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menjadi sorotan di Kabupaten Bogor. Sejumlah lokasi di Kecamatan Cigudeg diduga menjadi titik operasi tambang emas ilegal yang melibatkan pekerja dari warga setempat maupun luar daerah.
Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa aktivitas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan disinyalir belum ditangani secara optimal oleh aparat penegak hukum maupun instansi teknis terkait. Dampaknya, kawasan hutan dan lahan penghijauan di wilayah tersebut mengalami kerusakan yang cukup serius.
Bahkan, berdasarkan keterangan warga, aktivitas penambangan ilegal itu diduga telah memicu bencana longsor yang menelan korban jiwa. Seorang pekerja tambang dilaporkan meninggal dunia akibat tertimbun longsor saat melakukan aktivitas pemahatan di lokasi tambang ilegal pada 22 Desember 2025. Korban disebut bekerja atas perintah pihak pengelola tambang.
Selain merusak lingkungan, aktivitas PETI juga dinilai meningkatkan risiko bencana alam. Penggundulan hutan serta penggerusan tanah akibat penambangan tanpa standar keselamatan dan konservasi diduga menjadi faktor utama terjadinya longsor di kawasan tersebut.
Sejumlah kalangan menilai praktik PETI di Cigudeg berlangsung secara terstruktur dan masif. Dugaan adanya pembiaran membuat aktivitas tersebut seolah berjalan tanpa hambatan berarti.
Aktivis lingkungan dan mahasiswa pun mendesak agar pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah tegas dan berkelanjutan.
“Jika terus dibiarkan, kerusakan ekosistem akan semakin sulit dipulihkan. Ini bukan sekadar pelanggaran hukum, tetapi menyangkut masa depan lingkungan dan keselamatan masyarakat,” ujar Yogi Ariananda, Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI), Kamis (8/1/2026).
Desakan serupa juga disampaikan oleh warga sekitar lokasi tambang yang berharap pemerintah daerah segera turun tangan sebelum kerusakan alam semakin meluas dan potensi korban jiwa kembali terjadi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Polres Bogor maupun Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan maraknya aktivitas penambangan emas ilegal di Kecamatan Cigudeg.
Tags: Tambang Emas Ilegal
Baca Juga
-
01 Okt 2025
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Dr Usep Nukliri S.Ag. MM: Hari Kesaktian Pancasila Momentum Meneguhkan Persatuan dan Ketahanan Bangsa
-
31 Mar 2026
Waduh! Proyek Satelit Kemhan Rp400 Miliar Lebih Diduga Bermasalah, Pejabat hingga WNA Duduk di Kursi Terdakwa
-
17 Des 2025
Terobos Area Terlarang, OTK Intimidasi Petugas di Pemancar RRI Bogor, Polisi Turun Tangan
-
04 Mei 2026
Rotasi Penting di Kejati Jabar, Dua Pejabat Strategis Dilantik—Ada Pesan Tegas Soal Era Digital
-
29 Nov 2025
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati Tiga Raperda Strategis untuk Penguatan Layanan Publik
-
02 Okt 2024
Uya Kuya: Beri Kesempatan Artis untuk Buktikan Kerja di DPR
Rekomendasi lainnya
-
18 Sep 2025
Korupsi Mengerikan di Dunia Pendidikan: Kejaksaan Agung Periksa 6 Saksi Terkait Digitalisasi Kemendikbudristek
-
12 Jan 2026
Perlukah Polisi Dunia? Analisis Konseptual atas Intervensi Amerika Serikat dan Kedaulatan Negara
-
08 Jul 2026
Waduh… Main Akal di Ekspor Mineral! Tiga Orang Akhirnya Diciduk Kejagung, Kagak Bisa Ngeles Lagi!
-
07 Okt 2024
Satgas Yonif 432 Kostrad Gelar Program “Papua Pintar” di Nduga, Berikan Pelajaran Bahasa Inggris untuk Anak-Anak Kampung Kaboneri
-
12 Jan 2026
Ade Muksin Bantah Keras Tuduhan Penipuan, Sebut Dirinya Korban Kejahatan Siber
-
25 Mei 2026
Dr. Dian Assafri Nasa’i: Perang Melawan Under-Invoicing dan Karbon Harus Dimenangkan dengan Sistem, Bukan Sekadar Moralitas



