liputan08.com CIBINONG – Bupati Bogor Rudy Susmanto menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor yang digelar di Ruang Rapat Soekarno-Hatta, DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Senin (16/3/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor serta dihadiri para wakil ketua dan anggota DPRD. Turut hadir Wakil Bupati Bogor, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, para kepala perangkat daerah, serta jajaran direktur RSUD dan BUMD.
Dalam sambutannya, Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sebagai bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan pemerintahan selama satu tahun anggaran.
“Alhamdulillah pada hari ini kita dapat melaksanakan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bogor bersama pimpinan dan seluruh anggota DPRD, serta dihadiri jajaran OPD dan Forkopimda. Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2025 sebagai amanat dari peraturan perundang-undangan,” ujar Rudy.
Ia menuturkan bahwa dokumen LKPJ yang telah disampaikan akan dibahas lebih lanjut oleh DPRD melalui alat kelengkapan dewan, khususnya Badan Anggaran. Pembahasan tersebut nantinya menjadi bagian dari proses evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Bogor selama tahun anggaran 2025.
Menurut Rudy, melalui penyampaian LKPJ ini pemerintah daerah berupaya memberikan gambaran menyeluruh mengenai capaian program pembangunan dan kinerja pemerintahan sepanjang tahun 2025.
“Melalui penyampaian LKPJ ini kami berupaya memberikan gambaran yang jelas mengenai capaian kinerja pemerintah daerah, sekaligus menjadi bahan evaluasi dan masukan konstruktif bagi DPRD Kabupaten Bogor,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy juga memaparkan secara umum kondisi keuangan daerah dalam APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025, mulai dari pendapatan daerah, belanja daerah, pembiayaan daerah, hingga sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA).
Menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri, Bupati Bogor turut menyampaikan pesan kepada masyarakat Kabupaten Bogor yang tengah melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bogor, kami menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin. Bagi masyarakat yang sedang melakukan perjalanan mudik, semoga diberikan kelancaran dan keselamatan hingga sampai di tujuan,” ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali ke Kabupaten Bogor dengan semangat baru setelah merayakan Idulfitri, guna bersama-sama melanjutkan pembangunan daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat kembali ke Kabupaten Bogor dengan penuh sukacita, karena di sinilah tempat kita bersama-sama membangun daerah dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tutupnya.
Tags: Bupati Bogor, Rudy Susmanto
Baca Juga
-
11 Feb 2025
JAM-Pidmil Prioritaskan Penanganan Tiga Perkara Koneksitas Bernilai Triliunan Rupiah
-
11 Mar 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Apresiasi Polisi Berantas Oknum Pengurangi Takaran Minyakita: Ini Jelas Pidana dan Haram Secara Syariat
-
01 Agu 2026
Paradoks Perdamaian Hotman Paris–PWI: Ketika Hukum Tunduk pada Bargaining Power dan Panggung Elit
-
09 Sep 2026
Tegas! Sudaryono Tutup 1.999 Dapur MBG yang Tak Urus Sertifikat Higiene
-
18 Jul 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: APBD 2027 Harus Menjawab Kebutuhan Rakyat
-
30 Jan 2026
Pengajian Malam Jumat di Sukaraja, KH Achmad Yaudin Sogir: Rahmat Allah Dekat dengan Orang yang Terus Berbuat Baik
Rekomendasi lainnya
-
07 Jan 2026
Pimpinan DPRD Kota Bogor Terima Silaturahmi Kapolresta Bogor Kota dalam Rangka Akhir Masa Tugas
-
27 Des 2024
Satgas Yonif 642/KPS Berbagi Kebahagiaan Natal Bersama Anak-Anak di Distrik Kramomongga
-
07 Nov 2025
Pemkab Bogor Buka Pendaftaran PKL di CFD Tegar Beriman Secara Online
-
04 Apr 2025
Borong Hasil Tani di Pasar Kelila Satgas Yonif 641/Bru Bantu Tingkatkan Ekonomi Mama Mama Papua
-
03 Jan 2025
Transmigran Patriot Bangsa yang Mempererat Kebhinekaan dan Memekarkan Wilayah
-
19 Jun 2026
Rusaknya Moralitas Birokrasi: Dugaan Skandal Asmara, Hedonisme, dan Transaksional Jabatan di Pekanbaru





