liputan08.com BOGOR — Tidak banyak yang mengetahui bahwa di balik tertatanya dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang selalu rapi, bersih, dan disiplin, berdiri sosok-sosok muda luar biasa lulusan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI). Mereka bukan sekadar ahli dalam urusan logistik dan kuliner, tetapi juga memiliki latar belakang pendidikan bercorak militer dan bela negara.
Para lulusan SPPI ditempa dalam pendidikan terpadu di bawah naungan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemenhan RI). Program ini dirancang untuk melahirkan kader bangsa berjiwa patriotik, disiplin, dan berintegritas tinggi. Selama masa pendidikan, mereka menjalani gemblengan fisik dan mental di berbagai satuan militer TNI baik Angkatan Darat, Laut, maupun Udara.
Mereka dilatih bertahan hidup di medan sulit, menembak, gerilya, bongkar pasang senjata, hingga menguasai teknik administrasi dan pertanian sebagai bekal untuk membangun masyarakat di mana pun mereka ditugaskan. Setelah menyelesaikan pendidikan, para lulusan SPPI wajib melapor ke satuan masing-masing di Kodim dan diberikan seragam loreng hijau serta baret sebagai identitas resmi Letnan Dua Komponen Cadangan (Letda Komcad).
“Kami dididik bukan hanya untuk bekerja, tapi untuk mengabdi. Di SPPI kami belajar disiplin, kepemimpinan, dan loyalitas kepada bangsa. Menjadi Kepala Dapur MBG bagi kami bukan sekadar profesi, tapi panggilan jiwa,” ujar Letda Komcad Fariz, salah satu lulusan SPPI yang kini dipercaya sebagai Kepala Dapur MBG, Selasa (4/11/2025).
Menurut Fariz, setiap tugas sekecil apa pun merupakan bagian dari pengabdian kepada Ibu Pertiwi. Disiplin dan semangat kebersamaan yang mereka bawa dari pendidikan SPPI menjadi fondasi utama dalam menjalankan tanggung jawab di lingkungan MBG.
Sementara itu, salah satu pelatih SPPI menuturkan bahwa para peserta didik dipersiapkan dengan kurikulum unik yang memadukan antara pembangunan nasional dan kesiapsiagaan militer.
“Kami membentuk mereka menjadi manusia tangguh, mandiri, dan patriot sejati. SPPI bukan hanya mencetak tenaga kerja, tapi calon pemimpin dengan kemampuan dasar tempur dan ketahanan mental yang luar biasa,” ungkapnya.
Keistimewaan lainnya, setiap lulusan SPPI setelah menyelesaikan pendidikan secara resmi dilantik sebagai Letda Komcad oleh negara. Gelar ini bukan hanya simbol kehormatan, melainkan bentuk pengakuan atas dedikasi mereka sebagai kader bela negara yang siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.
Ketua Umum Mahasiswa Peduli Hukum, Wardana, turut memberikan apresiasi terhadap kiprah para lulusan SPPI. Ia menilai, keberadaan mereka di MBG menjadi contoh nyata sinkronisasi antara dunia pendidikan, ketahanan nasional, dan pembangunan karakter bangsa.
“Program SPPI adalah model ideal untuk menyiapkan generasi muda yang cerdas secara akademik, tangguh secara mental, dan berkarakter patriotik. Lulusan SPPI adalah bukti nyata bahwa semangat bela negara bisa diimplementasikan di berbagai bidang, termasuk di dapur sekalipun,” tegas Wardana.
Dengan semangat disiplin, loyalitas, dan rasa cinta tanah air yang tinggi, para Letda Komcad lulusan SPPI ini menjadi simbol harmoni antara pengabdian, keahlian, dan patriotisme.
Mereka adalah potret nyata generasi penerus bangsa yang siap mengabdi di mana pun, kapan pun, ketika Ibu Pertiwi memanggil.
Tags: Makan Bergizi Gratis
Baca Juga
-
02 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Saksi Kasus Suap dan Gratifikasi Perkara Ronald Tannur
-
04 Jun 2026
Wabup Ade Ruhandi Tegaskan Jasinga Titik Awal Perjuangan Kabupaten Bogor pada Napak Tilas HJB ke-544
-
25 Apr 2026
Rudy Susmanto Instruksikan Percepatan, Jalan Longsor Cikampak–Gunung Bunder Segera Diperbaiki
-
30 Mei 2026
Menko Polkam Djamari Chaniago: Sinergi Forkopimda Kunci Kesejahteraan Rakyat
-
02 Jan 2025
Sinergi Infrastruktur: HMTP Tandatangani Perjanjian Sindikasi Rp 2,67 Triliun untuk Proyek Jalan Trans Papua
-
03 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Empat Saksi Terkait Dugaan Korupsi Jalur Kereta Api Besitang-Langsa
Rekomendasi lainnya
-
13 Apr 2025
KPK Siap Panggil Ridwan Kamil Terkait Dugaan Korupsi Iklan Bank BJB, Doelsamson Desak Transparansi Total
-
29 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa Lima Saksi Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula
-
28 Agu 2026
Warga Citeureup Terbantu Gerakan Pangan Murah, Harga Sembako Lebih Terjangkau
-
14 Jan 2025
Jaksa Agung Resmi Membuka Rakernas Kejaksaan RI 2025 Tegaskan Transformasi Berkeadilan dan Modern
-
23 Jun 2025
Ketua DPRD Bogor Sastara Winara Dukung Pembinaan Warga Binaan Melalui Perkemahan Pemasyarakatan
-
26 Jun 2026
Aih… Disangka Bayar Tagihan Air, Rupanya Isi Kantong Sendiri, Empat Pejabat PDAM Kena Angkut!


