liputan08.com HUMPROPUB — Anggota DPRD Kota Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) Tanah Sareal mendorong agar pembangunan di Kota Bogor tidak hanya terfokus di pusat kota, namun juga menyasar wilayah perbatasan yang selama ini dinilai masih membutuhkan perhatian lebih.
Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kota Bogor, Ahmad Aswandi bersama Anggota DPRD Kota Bogor dapil Tanah Sareal, H. Karnain Asyhar, Safrudin Bima (SB), Lusiana Nurissiyadah dan H. Murtadlo saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Tanah Sareal yang digelar pada Selasa, 20 Januari 2026.
Ahmad Aswandi mengungkapkan bahwa Kecamatan Tanah Sareal memiliki posisi strategis karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor.
Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur, khususnya jalan di wilayah pinggiran kota, harus menjadi prioritas agar tidak terjadi ketimpangan pembangunan.
“Tanah Sareal memiliki posisi strategis sebagai wilayah perbatasan dengan Kabupaten Bogor. Pembangunan infrastruktur, terutama jalan di wilayah pinggiran, harus menjadi prioritas agar tidak terjadi ketimpangan dengan wilayah kabupaten,” ujar Ahmad Aswandi.
Ia menegaskan, jangan sampai kondisi infrastruktur di wilayah Kota Bogor, khususnya di perbatasan, justru lebih buruk dibandingkan wilayah kabupaten.
“Pembangunan di wilayah perbatasan Tanah Sareal harus menjadi skala prioritas pada tahun 2026 dan 2027,” tegas pria yang akrab disapa Kiwong itu.
Lebih lanjut, Kiwong menyebutkan salah satu fokus pembangunan di Tanah Sareal adalah penanganan perlintasan sebidang rel kereta api di kawasan Kebon Pedes.
Ia memastikan seluruh anggota DPRD dari Dapil Tanah Sareal akan mengawal usulan-usulan prioritas yang diajukan oleh kelurahan.
“Kami akan mengawal usulan-usulan prioritas dari kelurahan agar bisa direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Di tempat yang sama, Anggota DPRD Kota Bogor lainnya dari Dapil Tanah Sareal, Safrudin Bima, menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan harus menyasar wilayah pinggiran atau sayap kota, tidak hanya terpusat di kawasan tengah kota.
Menurutnya, pembangunan tersebut harus mencakup infrastruktur dasar hingga fasilitas penunjang masyarakat.
“Saya pastikan sepuluh anggota dewan dari Dapil Tanah Sareal siap mendukung penuh hasil Musrenbang Kecamatan Tanah Sareal. Fasilitas publik seperti pengembangan UMKM, penyediaan air bersih, pendidikan, dan layanan kesehatan harus hadir di wilayah pinggiran agar pemerataan pembangunan benar-benar terwujud,” pungkasnya.
Tags: DPRD Kota Bogor
Baca Juga
-
23 Apr 2026
Rudy Susmanto Sukses Ubah CFD Tegar Beriman Jadi Motor Ekonomi dan Pelayanan Publik
-
20 Apr 2025
Tingkatkan Minat Baca Anak Papua, Satgas Yonif 641/Bru Bagikan Buku dan Bimbing Membaca di Distrik Napua
-
13 Okt 2025
Konsolidasi MBG di Sentul: Kepala Dapur Lulusan SPPI Batch 3 Desak Kepastian Status Kepegawaian
-
11 Mar 2025
Benteng Padjajaran Izin Alih Fungsi Lahan Puncak Cisarua Sarat Gratifikasi dan Penyalahgunaan Wewenang
-
01 Mar 2026
Bupati Bogor Pastikan Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam Jelang Lebaran di RS Bhakti Padjajaran
-
24 Jan 2025
165 PMI Dideportasi dari Malaysia, Satgas Pamtas Yonarmed 11 Kostrad Kawal Hingga Penampungan
Rekomendasi lainnya
-
02 Okt 2024
Waspada Gempa Megathrust, Pemerintah Imbau Warga Bogor dan Sejumlah Instansi Lakukan Ini
-
19 Agu 2026
KPK Bongkar Dugaan Pengondisian WTP di PALI
-
25 Feb 2026
Astaghfirullah, Investasi Ratusan Juta Dolar Dipertanyakan dalam Sidang Tipikor
-
06 Agu 2025
Pemkab Bogor Dorong ASN Kuasai Transformasi Digital Lewat Pelatihan Lapangan
-
21 Jan 2026
Donor Darah sebagai Tanggung Jawab Sosial Negara: Kantor Pertanahan Mesuji Dorong Solidaritas Kemanusiaan
-
21 Jun 2026
POLDA SUMSEL Bersama Forum Kepala Desa Gelar FGD dan Sosialisasi Antisipasi Meningkatnya Kriminalitas Jalanan/BEGAL


