liputan08.com Rabat – Pemerintah Maroko telah memulai program khusus berskala besar untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir baru-baru ini di wilayah utara dan barat Kerajaan ini. Banjir yang dipicu oleh curah hujan luar biasa selama dua bulan terakhir telah menyebabkan kerusakan signifikan pada rumah, usaha, dan lahan pertanian. Sebagai tanggapan terhadap bencana banjir tersebut, pihak otoritas telah mengerahkan seluruh departemen terkait untuk memastikan pelaksanaan langkah-langkah bantuan secara cepat dan efektif.
Program ini disusun dengan fokus pada dukungan finansial langsung, upaya rehabilitasi, dan pemulihan sektor pertanian. Keluarga yang terdampak akan menerima bantuan darurat hingga MAD 6.000, yang akan mulai didistribusikan minggu depan. Untuk mengakses bantuan ini, kepala keluarga harus mengirim pesan teks ke 1212 dengan mencantumkan nomor kartu identitas nasional elektronik serta tanggal lahir. Proses ini memungkinkan layanan terkait memverifikasi kelayakan dan mempercepat penyaluran bantuan.
Selain bantuan darurat, pemerintah juga menyediakan dana sebesar MAD 15.000 untuk rehabilitasi rumah dan usaha kecil yang rusak. Bagi keluarga yang rumahnya roboh akibat banjir, akan diberikan bantuan rekonstruksi sebesar MAD 140.000.
Komisi khusus akan melakukan survei di zona bencana untuk menilai kerusakan dan memastikan distribusi sumber daya secara transparan. Warga terdampak juga dapat mengajukan permohonan langsung kepada komisi tersebut untuk ditinjau sesuai regulasi yang berlaku.
Sektor pertanian, yang terdampak parah oleh banjir, mendapat dukungan khusus. Program tanam musim semi diluncurkan untuk membantu petani pulih lebih cepat. Inisiatif ini berfokus pada tanaman minyak, sereal, dan pakan ternak, dengan subsidi benih dan pupuk untuk mempercepat penanaman. Peternak juga akan terus menerima bantuan guna menstabilkan produksi dan menjaga mata pencaharian.
Program bantuan ini tidak hanya mencakup aspek finansial dan pertanian, tetapi juga menekankan pada evakuasi dan pemindahan warga dari zona bencana secara aman. Sumber daya logistik telah digerakkan untuk memastikan evakuasi dilakukan dengan kondisi terbaik.
Setelah situasi aman, keluarga yang mengungsi akan didukung untuk segera kembali ke rumah mereka. Pendekatan proaktif ini mencerminkan komitmen untuk meminimalkan gangguan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko lanjutan.
Program ini mencerminkan visi pemulihan yang menyeluruh, menggabungkan bantuan segera dengan rehabilitasi jangka panjang. Langkah-langkah yang diambil tidak hanya menjawab kebutuhan mendesak, tetapi juga membangun fondasi bagi pemulihan berkelanjutan. Dengan koordinasi lintas sektor – perumahan, usaha, pertanian, dan logistik -pemerintah berupaya memulihkan stabilitas dan ketahanan di wilayah terdampak. Inisiatif ini menegaskan komitmen untuk melindungi warga dan memastikan masyarakat dapat bangkit kembali dengan martabat dan rasa aman.
Melalui program ini, Maroko tidak hanya menanggapi bencana saat ini, tetapi juga memperkuat kesiapan menghadapi tantangan di masa depan. Integrasi dukungan finansial, pemulihan pertanian, dan perencanaan logistik menunjukkan pendekatan holistik dalam manajemen bencana. Hal ini mencerminkan tekad untuk melindungi kehidupan, membangun kembali mata pencaharian, dan memperkuat ikatan sosial setelah menghadapi kesulitan. (PERSISMA/Red)
Tags: Banjir, Pemerintah Maroko
Baca Juga
-
07 Sep 2025
Wakil Bupati Bogor Tinjau Korban Ambruknya Majelis Taklim Asobiyah di RS PMI, Pastikan Penanganan Maksimal
-
11 Des 2025
Wamen Haji Apresiasi Terobosan Bupati Rudy: Bogor Siap Jadi Embarkasi 2027
-
01 Feb 2025
Viral! Pria Paruh Baya Mengamuk di Tambora, Polisi Bergerak Cepat Mediasi Konflik
-
30 Okt 2024
Aksi Premanisme di Purworejo: Sunaryo Dikeroyok hingga Alami Luka Berat, Polisi Tangkap Tiga Tersangka
-
19 Jan 2026
Dokumen Abad ke-16 Diterjemahkan Dr. Kaylani HD MA: Pulau Tabuhan Diakui Sah Milik Raja Panggulihan oleh Sultan dan Mahkamah Justitie
-
12 Feb 2025
KH Achmad Yaudin Sogir: Pers Pilar Demokrasi dan Keseimbangan Informasi di Kabupaten Bogor
Rekomendasi lainnya
-
06 Feb 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi dalam Kasus Korupsi Tata Niaga Timah
-
11 Jun 2025
Kabogor Fest 2025 Dorong Ekonomi Rakyat, Libatkan 500 UMKM dan PKL
-
18 Okt 2025
Warga Dua Desa di Megamendung Keluhkan Jalan Rusak Bertahun-Tahun, Minta Pemkab Bogor Turun Tangan
-
17 Jan 2025
Dari Laut untuk Anak Bangsa: Strategi Cerdas Pemenuhan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia
-
05 Des 2025
Bogor Mantapkan Diri Jadi Pusat LASQI Nasional, Bupati Rudy: “Kami Siap Sambut Nusantara”
-
05 Mei 2025
Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Suap PN Jakarta Pusat, Termasuk Pejabat Kementerian dan Hakim




