Liputan08.com – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) akan menggelar kegiatan Gebyar Pasar Pangan Aman Tahun 2026 sebagai langkah konkret dalam menjamin keamanan komoditas pangan, baik segar maupun olahan, demi melindungi kesehatan masyarakat.
Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, mulai 11 hingga 13 Februari 2026, di tiga pasar rakyat utama. Pada Rabu (11/2/2026) kegiatan berlangsung di Pasar Cariu, Kamis (12/2/2026) di Pasar Cisarua, dan Jumat (13/2/2026) di Pasar Citeureup I.
Program yang diinisiasi DKP Kabupaten Bogor tersebut berkolaborasi dengan Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bogor, Dinas Kesehatan, serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bogor.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Teuku Mulya, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan bahan pangan yang beredar di pasar aman untuk dikonsumsi.
“Kegiatan ini adalah wujud komitmen pemerintah dalam menjamin keamanan pangan. Kami ingin memastikan setiap bahan pangan yang dibeli masyarakat telah melalui pengawasan dan pengujian yang ketat serta transparan,” ujar Teuku Mulya.
Dalam kegiatan tersebut, dilakukan rapid test terhadap pangan olahan kemasan yang diuji langsung oleh tim BPOM Bogor. Selain itu, DKP juga melakukan pengujian bahan pangan segar seperti sayuran, buah, dan daging guna memastikan kualitas dan keamanannya.
Tidak hanya pengawasan pangan, masyarakat dan pedagang pasar juga dapat memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis yang disediakan Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor. Pemeriksaan meliputi layanan kesehatan dasar sebagai bentuk edukasi dan pencegahan.
Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian turut melakukan monitoring operasional pasar serta sidang tera ulang untuk memastikan keakuratan timbangan sebagai bagian dari perlindungan konsumen.
Teuku Mulya berharap sinergi lintas sektor ini mampu menciptakan ekosistem pasar yang bersih, sehat, dan berkeadilan.
“Kami ingin memastikan warga Bogor merasa aman saat berbelanja. Tidak hanya pangannya yang sehat, tetapi juga timbangan yang akurat dan fasilitas pasar yang memadai,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini, terutama dalam memperoleh edukasi terkait ciri-ciri pangan yang mengandung zat berbahaya serta pentingnya memilih produk yang aman dan layak konsumsi.
Tags: Pemkab Bogor Pastikan Keamanan Pangan Lewat Gebyar Pasar Pangan Aman 2026
Baca Juga
-
06 Feb 2025
Pemerintah Perkuat Sinergi Nasional untuk Berantas PenyelundupanRp 4,1 Triliun Barang Ilegal Digagalkan
-
16 Agu 2026
Bupati Rudy Minta Paskibraka Bogor Kibarkan Merah Putih dengan Penuh Tanggung Jawab
-
28 Mei 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Luncurkan Rumah Keluarga Merah Putih Pertama di Indonesia
-
03 Jul 2025
Koruptor Rp10 M Disergap Tengah Malam, Ternyata Cuma Berani Korup, Nggak Berani Tanggung Jawab
-
29 Nov 2024
Kejaksaan Agung Periksa Lima Saksi Terkait Dugaan Korupsi Impor Gula
-
30 Apr 2026
Eks Kepala BPN Dibui! Skandal 19 SHM di Kawasan Hutan Terbongkar, Negara Diduga Dirugikan
Rekomendasi lainnya
-
27 Nov 2025
Bangun Karakter Pelajar, Yantie Rachim Kenalkan Program “Berani Jadi Aku”
-
21 Jul 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Warga Sukseskan Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari
-
31 Okt 2024
TP-PKK Kabupaten Bogor Perkuat Gerakan Zero Stunting dan Keluarga Tanggap Bencana
-
25 Jul 2025
Ketua Umum PWI Pusat Murka: Surat Pemberitahuan Kongres PWI Disebut Ilegal dan Memicu Kegaduhan
-
07 Agu 2026
Dugaan Mafia Tanah Libatkan Oknum Polisi, PPWI Desak Pengusutan Tuntas Kasus Keluarga Ambar Witjaksono
-
17 Apr 2026
Tak Berkutik! Pelarian DPO Penggelapan Berakhir di Tangan Satgas SIRI





