Liputan08.com — Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menyatakan peluncuran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi kerakyatan hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Menurutnya, program yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menjadi momentum penting bagi daerah untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis gotong royong dan asas kekeluargaan.
“Program Koperasi Merah Putih ini bukan sekadar pembentukan koperasi biasa, tetapi menjadi fondasi besar dalam membangun ekonomi rakyat yang mandiri, kuat, dan berkelanjutan. Kabupaten Bogor tentu siap mendukung penuh agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Sastra Winara, Sabtu (16/5/2026).
Peluncuran operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia dilakukan secara virtual oleh Presiden Prabowo Subianto. Kegiatan tersebut diikuti langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor di Koperasi Kelurahan Merah Putih Pakansari, Kecamatan Cibinong.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 061/Suryakancana, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, Kapolres Bogor, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor lainnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor sendiri terus mempercepat realisasi program KDKMP sebagai bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Dari total target 189 titik koperasi di Kabupaten Bogor, sebanyak 134 titik telah berjalan dan sekitar 25 titik lainnya siap operasional.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam arahannya menegaskan bahwa Koperasi Merah Putih akan menjadi penggerak utama ekonomi desa, mulai dari distribusi hasil pertanian, layanan logistik, penyaluran subsidi, hingga penguatan sektor perikanan dan industrialisasi nasional.
“Koperasi harus menjadi kekuatan ekonomi bersama. Yang kuat membantu yang lemah, yang mampu membantu yang membutuhkan,” ujar Prabowo.
Presiden juga menjelaskan bahwa koperasi nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang seperti armada angkutan hasil pertanian, layanan sembako, distribusi pupuk dan gas subsidi, hingga layanan kesehatan masyarakat berupa apotek desa dan penyediaan obat murah.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menyebut peluncuran lebih dari seribu koperasi secara serentak menjadi tonggak sejarah penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat Indonesia.
“Ini merupakan langkah nyata untuk membangun kemandirian ekonomi rakyat sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi nasional berbasis desa dan kelurahan,” kata Rudy.
Menurut Rudy, Pemerintah Kabupaten Bogor juga telah membentuk satuan tugas percepatan KDKMP guna memastikan seluruh kendala teknis maupun administrasi dapat segera diselesaikan agar target pembentukan koperasi di seluruh wilayah Kabupaten Bogor dapat terealisasi secara maksimal.
Baca Juga
-
23 Mei 2025
Jaksa Agung Lantik SesJAM-Bin dan Kajati Jateng Tekankan Integritas dan Profesionalisme
-
27 Okt 2025
Dedie Rachim Serahkan Piala Wali Kota Cup 2025, 28 Sanggar Ramaikan Lomba Tari Jaipong
-
17 Jun 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Kemajuan Perikanan Ciseeng, Infrastruktur dan Irigasi Jadi Prioritas
-
15 Jul 2025
Terbongkar! Kredit Ekspor Fiktif LPEI Jadi Ladang Korupsi Pejabat dan Pengusaha
-
16 Agu 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Terkait Dugaan Korupsi Program Digitalisasi Pendidikan Kemendikbudristek
-
15 Agu 2025
Bupati Bogor Instruksikan Gerakan 1 ASN 1 Pohon Tanam Serentak dan Wujudkan Hutan Kota
Rekomendasi lainnya
-
28 Apr 2025
Wakil Presiden Bisa Diberhentikan?
-
06 Mei 2026
Kebijakan Rudy Susmanto Ubah Pola Kerja ASN, Efisiensi Energi Tembus 44,06 Persen
-
27 Agu 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Dukung Penuh Bakti Sosial dan Kesehatan Polri untuk Warga
-
08 Feb 2025
Polres Pamekasan Tangkap 16 Tersangka Narkoba dan Curanmor Sita Ribuan Okerbaya dan 8 Motor Curian
-
03 Nov 2024
Sidang Perdana Kasus Korupsi KUR Bank SumselBabel Senilai Rp20,2 Miliar Akan Digelar di PN Pangkalpinang
-
06 Mar 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Penguatan Peran BPD untuk Kawal Keberlanjutan Pembangunan Desa



