Liputan08.com – Kejaksaan Agung Republik Indonesia melalui Badan Pemulihan Aset (BPA) menegaskan komitmennya memperkuat sistem pemulihan aset nasional dalam peringatan hari lahir ke-2 BPA yang digelar di Gedung IM2, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Dalam kegiatan tersebut, ST Burhanuddin memberikan pengarahan langsung di hadapan jajaran pejabat utama, termasuk Ketua Komisi Kejaksaan, para Jaksa Agung Muda, para Kepala Badan, serta seluruh satuan kerja daerah yang mengikuti secara daring.
Jaksa Agung menegaskan bahwa pemulihan aset merupakan bagian integral dari penegakan hukum yang tuntas dan berkeadilan. Menurutnya, keberadaan BPA menjadi instrumen strategis untuk memastikan setiap tindak pidana tidak hanya berujung pada hukuman badan bagi pelaku, tetapi juga pada pengembalian kerugian negara secara maksimal.
“Kehadiran Badan Pemulihan Aset adalah langkah strategis Kejaksaan untuk memastikan bahwa penegakan hukum tidak berhenti pada pemidanaan, tetapi juga menghadirkan keadilan substantif melalui pengembalian kerugian negara,” ujar ST Burhanuddin dalam arahannya.
Ia berharap BPA terus berkembang menjadi lembaga yang profesional, proporsional, dan adaptif terhadap tantangan kejahatan modern, khususnya dalam konteks sistem peradilan pidana yang semakin berorientasi pada asset recovery.
Sementara itu, Kepala Badan Pemulihan Aset, Kuntadi, memaparkan visi besar transformasi kelembagaan ke depan. BPA, kata dia, tengah mempersiapkan diri menjadi Sentra Otoritas Pemulihan Aset Nasional atau Central Authority of National Asset Recovery.
“Kami sedang melakukan percepatan penguatan regulasi dan pembenahan sistem data berbasis teknologi informasi untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan aset. Transformasi ini adalah bagian dari komitmen kami menjadikan BPA sebagai sentra otoritas pemulihan aset nasional,” jelas Kuntadi.
Ia menambahkan, BPA juga merencanakan pembentukan Badan Layanan Umum (BLU) berbasis e-commerce sebagai inovasi untuk mengoptimalkan nilai ekonomis aset yang dikelola negara.
Dalam rangkaian acara tersebut, turut dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan Berita Acara Serah Terima Pengelolaan serta Penyelesaian Barang Bukti berupa aset kripto antara Kepala BPA dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Asep N. Mulyana.
Kerja sama ini bertujuan mendukung terwujudnya Single Prosecution System serta memastikan sinergi sejak tahap awal penanganan barang bukti. Penyerahan aset kripto tersebut menjadi simbol kesiapan Kejaksaan dalam menghadapi kompleksitas kejahatan finansial berbasis teknologi.
Selain itu, Jaksa Agung bersama jajaran pejabat utama juga meninjau sistem monitoring pemulihan aset yang terintegrasi dalam Command Center BPA. Sistem ini berfungsi sebagai pusat kendali terpadu dalam pengelolaan, pengamanan, analisis, serta transparansi pemulihan aset negara.
Menutup kegiatan, Jaksa Agung mengingatkan bahwa capaian kinerja harus diiringi dengan integritas dan loyalitas institusional yang tinggi.
“Integritas adalah fondasi utama. Sinergi antarbidang dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi kunci untuk menghadirkan penegakan hukum yang tegas, profesional, dan dipercaya publik,” tegasnya.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Badan Pemulihan Aset diharapkan semakin kokoh dan adaptif dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan nasional melalui pengembalian kekayaan negara.
Tags: Jaksa Agung Dorong Badan Pemulihan Aset Jadi Sentra Otoritas Pemulihan Aset Nasional
Baca Juga
-
06 Jun 2025
Satgas Yonif 131/Brajasakti Rayakan Idul Adha Bersama Warga Perbatasan di Keerom, Tebar Semangat Kebersamaan
-
25 Apr 2026
Ketua DPRD Sastra Winara: Langkah Rudy Susmanto Adopsi Nilai Kopassus Tepat untuk Reformasi Birokrasi
-
14 Feb 2025
Pj. Bupati Bogor Ajak ASN Hidup Sehat, Pimpin Senam Jantung Sehat di DPMD
-
12 Mar 2026
Moralitas yang Runtuh: Pelecehan Seksual dan Kezaliman Birokrasi di Imigrasi Muara Enim
-
04 Jun 2026
Sastra Winara Apresiasi HJB ke-544 di Citalahab, Bukti Komitmen Membangun Bogor Hingga Pelosok
-
23 Jul 2025
Pengajian Rutin TP PKK Kabupaten Bogor: Perkuat Ketakwaan dan Ukhuwah, Bahas Makna Umur dan Ujian Hidup
Rekomendasi lainnya
-
03 Feb 2026
Kabupaten Bogor Masuk Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional 2026, Pemerintah Targetkan Bantuan Tepat Sasaran
-
17 Agu 2026
Bupati Bogor Siapkan Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
04 Feb 2025
Polisi Tangkap 5 Perampok Sadis di Brebes, 4 Pelaku Masih Buron
-
12 Apr 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Media Kawal Pembangunan dan Berantas Pungli
-
01 Sep 2025
Pemkab Bogor Berikan Keringanan Pajak Besar-Besaran: Diskon 100 Persen, Penghapusan Denda, dan Bebas Pajak untuk Ketetapan di Bawah Rp100.000
-
22 Mei 2025
Bupati Bogor Transformasi TPA Galuga, Dorong Pengelolaan Sampah Modern dan Berkelanjutan






