Liputan08.com Jakarta – Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Kejaksaan Agung, Reda Manthovani, memberikan pengarahan akhir tahun kepada jajaran intelijen di pusat dan daerah melalui pertemuan virtual, Senin (23/12/2024). Pengarahan tersebut bertujuan mengevaluasi kinerja dan mengantisipasi potensi ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) dalam penegakan hukum di Indonesia.
Dalam pidatonya, Reda Manthovani menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan responsivitas dalam menjalankan tugas penegakan hukum. “Penegakan hukum harus humanis, responsif, dan memiliki sense of crisis yang tinggi, sehingga masyarakat tidak lagi berstigma ‘No Viral, No Justice’,” ujarnya.
JAM-Intel menyampaikan lima poin strategis yang menjadi fokus dalam pengarahan ini:
1.Kinerja dan Responsivitas
JAM-Intel meminta seluruh jajaran Kejaksaan RI untuk bekerja profesional sesuai peraturan yang berlaku, khususnya dalam menangani kasus hukum yang menjadi perhatian publik.
2.Komitmen Anti-Korupsi
Reda Manthovani mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan kerahasiaan informasi intelijen, serta menghindari potensi pelanggaran yang dapat mencoreng citra institusi.
3.Efisiensi dan Pola Hidup Sederhana
“Sesuai arahan Presiden dan Jaksa Agung, kita harus meminimalkan kegiatan seremonial dan menerapkan pola hidup sederhana,” ungkapnya.
4.Akhir Tahun Anggaran
JAM-Intel menegaskan agar jajaran intelijen memastikan kelancaran pelaksanaan proyek pembangunan tanpa permintaan gratifikasi dan mengantisipasi potensi AGHT.
5.Kondusivitas Internal
Ia juga mengimbau semua pihak untuk menyelesaikan potensi konflik kewenangan demi meningkatkan sinergi antarbidang di satuan kerja.

Di akhir pengarahannya, JAM-Intel menyampaikan ucapan Selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh insan Adhyaksa yang merayakan. “Semoga Kejaksaan RI dapat terus meningkatkan kinerja dan memberikan pelayanan hukum yang adil bagi masyarakat di tahun mendatang,” tutupnya.
Arahan ini menegaskan komitmen Kejaksaan RI untuk menghadapi tantangan hukum dengan berlandaskan profesionalisme, integritas, dan orientasi pada keadilan.
Tags: JAM-Intel Reda Manthovani Tegaskan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme dalam Penegakan Hukum
Baca Juga
-
04 Mar 2026
Di Bawah Arahan Bupati, Kabupaten Bogor Jadi Role Model Elektronifikasi Transaksi Daerah
-
14 Jul 2026
MAN 1 Bogor Pastikan Lingkungan Belajar Aman, Tolak Segala Bentuk Bullying
-
05 Mar 2026
Road Show Ramadhan untuk Palestina, DKM Masjid Syajarotun Thoyyibah Hadirkan Imam Besar Palestina dan Salurkan 3.000 Makanan Siap Saji
-
12 Jun 2026
Al Qalam Perkuat Spiritualitas Insan Pers, KH Achmad Yaudin Sogir: Awali Segala Urusan dengan Bismillah
-
18 Jun 2026
Hukum yang Disandera Penguasa: Kasus Larshen Yunus dan Potret Kelam Kriminalisasi Aktivis di Pekanbaru
-
28 Mei 2025
TNI Hadir untuk Rakyat Satgas Yonif 641/Bru Gelar Layanan Kesehatan Keliling di Distrik Bolakme, Papua
Rekomendasi lainnya
-
09 Apr 2025
Kejagung Sita Rumah Mewah Milik Tony Budiman Terkait Kasus Pajak Senilai Rp 634 Miliar
-
05 Jun 2025
Festival Desa Wisata 2025 Siap Meriahkan HJB ke-543, Angkat Tema “Panggih, Bogoh, Deudeuh”
-
11 Sep 2026
15 Ton Air Disiramkan dari Udara, TNI AU Bantu Jinakkan Api di TPA Galuga
-
11 Mar 2025
Eks Kepala Desa Mulyoharjo Ditangkap Kejati Sumsel Terkait Dugaan Korupsi Perkebunan Sawit
-
11 Des 2025
Pemkab Bogor Perkuat Transformasi Posyandu sebagai Ujung Tombak Pelayanan Dasar
-
03 Nov 2024
Kemendagri Perkuat Tata Kelola Pembangunan Daerah Melalui Digitalisasi SIPD RI, Dorong Indonesia Menuju 2045


