Liputan08.com Bali – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terus berupaya memperkuat tata kelola perencanaan pembangunan daerah dengan memanfaatkan digitalisasi melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) RI. Langkah ini bertujuan untuk mewujudkan dokumen perencanaan daerah yang berbasis data, sebagai salah satu bagian dari transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Kemendagri baru-baru ini mengadakan Bimbingan Teknis (Bimtek) di Bali. Acara tersebut difokuskan untuk meningkatkan kapasitas aparatur pemerintah daerah dalam pengelolaan data statistik sektoral yang terintegrasi.
“Digitalisasi adalah kunci untuk mempercepat akses teknologi bagi masyarakat, memperkuat ekonomi digital, mengurangi potensi korupsi, dan menciptakan ekosistem yang lebih kompetitif serta inklusif, baik di tingkat nasional maupun global,” ungkap Dirjen Bina Bangda Kemendagri, Restuardy Daud, dalam siaran pers yang diterima, Minggu (3/11).

Restuardy menjelaskan bahwa digitalisasi merupakan elemen penting dalam mendukung Tujuan Pembangunan Nasional, terutama dalam kerangka Transformasi Ekonomi yang dirancang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.
SIPD RI, yang diluncurkan bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia 2023, kini menjadi platform utama bagi seluruh pemerintah daerah dalam mengelola data dan informasi pemerintahan. Platform ini memiliki modul-modul penting seperti E-Walidata, Data Perencanaan, dan Pemutakhiran Data yang mendukung integrasi data secara akurat.
“SIPD RI merupakan instrumen esensial untuk memastikan perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data,” jelasnya.
Menurut Restuardy, saat ini lebih dari 8.323 data sektoral telah terintegrasi melalui E-Walidata, termasuk data dari BPS, Dapodik, ATR/BPN, dan Dukcapil. Hal ini menekankan pentingnya kolaborasi erat antara pemerintah pusat dan daerah dalam mencapai target nasional yang dicantumkan dalam RPJPN 2025-2045.
Beberapa target utama yang ingin dicapai antara lain peningkatan pendapatan per kapita setara negara maju, pengurangan ketimpangan sosial, serta peningkatan peran Indonesia di kancah internasional. Salah satu ambisi besar yang disoroti adalah menempatkan Indonesia di peringkat 15 besar Global Power Index pada tahun 2045.
Melalui SIPD RI, pemerintah pusat dapat memantau progres penyusunan dokumen perencanaan di tingkat daerah secara real-time, termasuk dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Saat ini, sebanyak 9 pemerintah daerah, termasuk Provinsi Jawa Tengah, Banten, dan Bengkulu, telah merampungkan Peraturan Daerah (Perda) RPJPD 2025-2045 melalui SIPD RI. Selain itu, 14 provinsi dan 123 kabupaten/kota telah melaporkan dokumen RPJMD teknokratik untuk periode 2025-2029, dengan Provinsi Jawa Timur mencatatkan progres pelaporan tertinggi.
Melalui fitur dashboard Analisa dan Profil Pembangunan Daerah di SIPD RI, masyarakat dapat mengakses indikator-indikator makro pembangunan nasional, seperti pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), secara real-time.
Restuardy juga menekankan bahwa keterbukaan data ini sangat penting untuk menjamin transparansi dan akuntabilitas pada setiap tahap perencanaan pembangunan.
“Dengan sistem digital yang terintegrasi ini, diharapkan pemerintah daerah dapat lebih responsif dan akuntabel dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, sehingga tujuan Indonesia Emas 2045 dapat tercapai melalui sinergi optimal dari semua pihak,” tutup Restuardy.
Tags: Dorong Indonesia Menuju 2045, Kemendagri Perkuat Tata Kelola Pembangunan Daerah Melalui Digitalisasi SIPD RI
Baca Juga
-
02 Jan 2025
Korupsi Perkebunan PT Duta Palma Group Kejaksaan Agung Tetapkan Satu Tersangka Perorangan dan Dua Korporasi
-
28 Mei 2025
Irvan Maulana Didorong Pimpin KONI Kabupaten Bogor, KH Achmad Yaudin Saatnya Anak Muda Berjiwa Sehat Pimpin Olahraga Daerah
-
03 Jul 2025
Indonesia Tegaskan Politik Luar Negeri Bebas Aktif, TNI Perkuat Diplomasi Militer
-
04 Jan 2026
Bupati Bogor: CFD Bukan Sekadar Olahraga, tetapi Ruang Kebangkitan UMKM dan Gotong Royong
-
09 Jul 2025
DEMA FAI Gelar Pra-LKMM sebagai Pemanasan Menuju Latihan Kepemimpinan Mahasiswa
-
25 Nov 2024
PJ. Bupati Bachril Bakri Berpesan Saat Hadiri Hari Guru Nasional 2024 di Lapangan Tegar Beriman Kabupaten Bogor
Rekomendasi lainnya
-
21 Jan 2026
Saksi Kunci Buka Fakta Persidangan, Tikus Koruptor Pertamina Diduga Mainkan Terminal, Minyak Mentah, hingga Kapal
-
15 Agu 2025
Musolla Darul Muflihin: Warisan Ulama yang Kini Menanti Uluran Tangan Umat
-
17 Okt 2025
Ketua DPRD Bogor Dukung Penuh Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Parung
-
13 Agu 2026
Baca Bismillah, Diakhiri Allahu Akbar, Tantan Sulton Bukhawan Jadi Ketua PWI Jabar
-
24 Okt 2024
Haul Akbar di Pondok Pesantren Kananga Menes Banten Memperingati Guru Besar dan Reuni Alumni
-
18 Jan 2025
Satgas Yonif 642/Kps Pererat Tali Persaudaraan di Distrik Tomage, Fakfak





