Liputan08.com– Kemacetan panjang kembali terjadi di kawasan Jalan Tegar Beriman, tepatnya di sekitar lampu merah depan Bapenda Kabupaten Bogor, Jumat (15/5/2026) malam. Sebuah truk bermuatan berat dilaporkan mogok saat melintas di jalur menanjak, sehingga mengakibatkan antrean kendaraan mengular hingga sekitar 500 meter.
Kondisi tersebut memicu keluhan para pengendara yang harus tertahan cukup lama di tengah arus lalu lintas padat pada jam aktivitas malam hari. Sejumlah warga menilai kejadian serupa bukan pertama kali terjadi dan diduga dipicu oleh kendaraan bertonase besar yang melintas melebihi kapasitas jalan.
Salah seorang pengendara, Rudi (38), mengaku lelah dengan kemacetan yang terus berulang di kawasan tersebut.
«“Hampir setiap ada truk besar lewat sini sering bikin macet, apalagi kalau mogok di tanjakan. Kami yang pulang kerja jadi terhambat lama. Harusnya ada aturan yang lebih tegas,” ujarnya.»
Menanggapi kejadian itu, Ketua Komisi I KH Achmad Yaudin Sogir atau yang akrab disapa KH AY Sogir meminta Dinas Perhubungan segera mengambil langkah konkret terkait pembatasan kendaraan bertonase berat di jalur Tegar Beriman.
Menurutnya, kendaraan over load atau bermuatan berlebih sangat berisiko menimbulkan kemacetan hingga membahayakan pengguna jalan lain, terutama di titik tanjakan dan persimpangan lampu merah.
«“Saya meminta Dishub Kabupaten Bogor segera melakukan pembatasan kendaraan bertonase besar yang melintas di Jalan Tegar Beriman. Kondisi jalan di titik tersebut tidak kuat menahan kendaraan over load, sehingga sering terjadi mogok dan menimbulkan kemacetan panjang,” tegas KH AY Sogir, Jumat (15/5/2026).»
KH AY Sogir menambahkan, dari sisi akademik dan tata kelola transportasi, pengaturan tonase kendaraan merupakan bagian penting dalam menjaga keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas perkotaan.
«“Secara akademik, kendaraan dengan muatan berlebih bukan hanya merusak infrastruktur jalan, tetapi juga mengganggu efektivitas mobilitas masyarakat. Pemerintah daerah harus hadir memberikan solusi nyata agar kejadian seperti ini tidak terus berulang,” tambahnya.»
Ia juga meminta adanya evaluasi menyeluruh terhadap jalur kendaraan berat di wilayah Cibinong serta peningkatan pengawasan terhadap truk yang diduga melanggar batas muatan.
Warga berharap pemerintah daerah bersama pihak terkait segera mengambil tindakan tegas agar kemacetan akibat kendaraan overload tidak terus menjadi persoalan rutin yang merugikan masyarakat pengguna jalan.
Tags: KH AY Sogir Soroti Truk Overload Mogok di Jalur Tegar Beriman, Warga Keluhkan Macet Parah
Baca Juga
-
17 Okt 2024
Sekda Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Dorong Peningkatan Kualitas SDM Aparatur
-
27 Agu 2026
Konsep Koperasi Inspiratif Tak Sekadar Memberi Penghargaan, Tapi Jadi Mentor Koperasi Lain
-
04 Mar 2025
Musyafaur Rahman Desak Pemkab Bogor Kerahkan Seluruh Kekuatan Tangani Banjir, Evaluasi Hutan Resapan, dan Tegakkan Hukum
-
17 Mei 2026
Kejuaraan Pencak Silat Piala Rektor III Universitas Bina Darma 2026: Ajang Kompetisi Mitra IPSI Menuju Kalender Prestasi Nasional
-
21 Apr 2025
Tepat di Hari Kartini, Bupati Bogor Rudy Susmanto Luncurkan Program “Bogor Ngamumule Indung” untuk Perempuan Lansia
-
06 Des 2024
Pangdam I/BB Mayjen TNI Rio Firdianto Sampaikan Visi Strategis dalam Entry Briefing
Rekomendasi lainnya
-
13 Okt 2026
Pemkab Bogor Raih Peringkat Pertama Audit Kearsipan Internal Jawa Barat 2026, Nilai 96,05
-
03 Jan 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Sampaikan Khutbah Jumat di PMI Cibinong Keistimewaan Bulan Rajab sebagai Bulan Terhormat
-
31 Jul 2025
Gerebek Lokasi Prostitusi Online, Satpol PP Bogor Amankan 6 PSK dan 1 Pria Hidung Belang
-
14 Agu 2026
Wilson Lalengke: Korupsi Makin Mengkhawatirkan, KPK Harus Dievaluasi Total
-
12 Mei 2026
Penumpukan Sampah Hampir Sebulan di Kelurahan Cengkareng Barat Dikeluhkan Warga, Koordinasi Pengurus Lingkungan Dipertanyakan
-
10 Mei 2025
Diduga Diskriminatif, Orang Tua Santri Pondok Pesantren Nurul Furqon Tempuh Jalur Hukum Terkait Syahadah Al-Qur’an






