liputan08.com Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) terus memperkuat stabilitas daerah dengan meningkatkan kapasitas organisasi kemasyarakatan (ormas) dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks.
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coffee Morning Pemerintah Daerah bersama Organisasi Kemasyarakatan (COMPAS) yang mengusung tema “Penguatan Kapasitas Organisasi Kemasyarakatan dalam Penyelesaian Konflik, Keterampilan Mediasi dan Negosiasi Bantuan Hukum.”
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 27–28 April 2026 di Ole Suites Hotel & Cottage, Sentul, ini diikuti oleh 200 peserta dari berbagai organisasi kemasyarakatan. Peserta berasal dari beragam latar belakang, mulai dari organisasi kepemudaan, keagamaan, sosial hingga profesi yang memiliki peran strategis dalam menjaga harmoni kehidupan masyarakat di Kabupaten Bogor.
Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, menegaskan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki posisi penting dalam menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat.
“Organisasi kemasyarakatan memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas daerah. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dalam hal mediasi konflik, komunikasi, serta pemahaman bantuan hukum menjadi sangat penting agar ormas dapat berperan sebagai mediator yang efektif,” ujarnya.
Ia menambahkan, kemampuan tersebut dibutuhkan agar setiap persoalan sosial dapat diselesaikan secara cepat, tepat, dan tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
“Dengan strategi yang tepat, cepat, dan akurat setiap permasalahan dapat diselesaikan secara konstruktif sehingga tidak menimbulkan eskalasi konflik di kemudian hari,” tambahnya.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan yang dipimpin oleh Tubagus Lucky Surya Gunawan. Ia menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk memberikan bekal yang tidak hanya teoritis, tetapi juga aplikatif.
“Kami ingin memastikan ormas memiliki kemampuan nyata dalam menangani konflik di lapangan. Karena itu, materi yang diberikan tidak hanya konsep, tetapi juga praktik langsung melalui simulasi dan studi kasus,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pembekalan dari narasumber yang kompeten, antara lain dari Kejaksaan Negeri dan Perhimpunan Advokat Indonesia. Materi yang disampaikan meliputi teknik penyelesaian konflik, strategi mediasi, keterampilan negosiasi, hingga pemahaman mekanisme bantuan hukum.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta terlibat aktif dalam diskusi interaktif, simulasi penanganan konflik, serta pembahasan studi kasus yang mencerminkan kondisi nyata di masyarakat. Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan kemampuan praktis ormas dalam menyelesaikan konflik secara persuasif, dialogis, dan berbasis hukum.
Selain peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat jejaring antar organisasi kemasyarakatan. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu mendukung sistem deteksi dini serta penanganan konflik secara cepat dan tepat di tingkat masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Bakesbangpol Kabupaten Bogor berharap organisasi kemasyarakatan dapat semakin optimal menjalankan fungsinya sebagai penyalur aspirasi, agen pemberdayaan masyarakat, serta penjaga persatuan dan kesatuan.
Dengan penguatan kapasitas yang berkelanjutan, ormas diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menciptakan stabilitas sosial yang kondusif dan mendukung pembangunan daerah secara menyeluruh.
Tags: Bakesbangpol Bogor
Baca Juga
-
01 Des 2024
Satgas Yonif 641/Bru Perkuat Stabilitas Keamanan di Distrik Elelim, Papua
-
04 Jun 2026
Sekda Ajat Hadiri Rakor di Mabesad, Bahas Sampah, Kekeringan, dan Jembatan Rawayan
-
16 Apr 2025
Hendry Ch Bangun Sambut Program Rumah Bersubsidi untuk Wartawan Wujud Kepedulian Pemerintah terhadap Pekerja Media
-
23 Des 2025
Bupati Bogor Resmikan KURI Parung, Perluas Akses Layanan Kesehatan Rawat Inap
-
26 Mei 2026
Rudy Susmanto Apresiasi Presiden Prabowo, Sapi Kurban 1,2 Ton untuk Warga Bogor Disembelih di Pakansari
-
30 Okt 2024
Kejaksaan Agung Gelar Lokakarya Bersama IOJI untuk Perkuat Penegakan Hukum Perlindungan Ekosistem Laut dan Pesisir
Rekomendasi lainnya
-
28 Apr 2026
Sidang Korupsi Chromebook Tiba-Tiba Ditunda, Nadiem Makarim Absen Karena Sakit, Fakta Apa yang Belum Terungkap?
-
14 Mar 2025
Terungkap! Ritual Palsu Berujung Maut, Ibu dan Anak Dihabisi Lalu Dimasukkan ke Toren
-
01 Mar 2025
Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bogor Desak Satpol PP Tindak Tegas Tempat Maksiat Selama Ramadan
-
10 Feb 2025
SMSI Bogor Raya Rayakan HPN 2025 Perkenalkan Kepengurusan Baru dan Perkuat Soliditas
-
08 Apr 2025
Gawat! Ketua PWI Pusat Hendry Ch Bangun Ambil Langkah Tegas: Anggota Membelot Dibekukan dan Dicabut Keanggotaannya
-
11 Mar 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Tinjau Posko Banjir Bojongkulur Wamendagri Pastikan Mitigasi Berjalan Optimal


