liputan08.com Cibinong – Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, menegaskan bahwa penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 harus benar-benar berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat serta mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
“RKPD Tahun 2027 harus mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan, mulai dari peningkatan kesejahteraan masyarakat, penguatan ekonomi daerah, pemerataan pembangunan wilayah, peningkatan kualitas pelayanan publik, hingga pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan,” ujar Sastra Winara.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Kabupaten Bogor di Sebaguna 1 Setda, Selasa (7/4/2026). Forum ini menjadi momentum strategis dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Bogor untuk tahun anggaran 2027.
Sementara itu, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi lintas perangkat daerah guna menghasilkan perencanaan pembangunan yang terarah dan tepat sasaran.
Menurut Rudy, Musrenbang RKPD merupakan tahapan lanjutan dari proses perencanaan di tingkat desa dan kecamatan, di mana seluruh usulan masyarakat dihimpun untuk dirumuskan menjadi rancangan APBD 2027 dan rencana kerja perangkat daerah.
“Seluruh usulan dari desa dan kecamatan kami integrasikan agar menjadi kebijakan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan bahwa aspirasi masyarakat turut diakomodasi melalui hasil reses anggota DPRD di masing-masing daerah pemilihan, sehingga program pembangunan tidak bersifat instan, melainkan melalui proses yang terstruktur dan berjenjang.
Dalam penetapan prioritas pembangunan tahun 2027, Pemkab Bogor memfokuskan pada pemenuhan hak dasar masyarakat, termasuk percepatan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, sektor pendidikan dan kesehatan, serta penguatan kegiatan keagamaan.
Selain itu, program bantuan keuangan infrastruktur desa dipastikan tetap berlanjut sebagai bentuk komitmen pemerataan pembangunan hingga ke tingkat desa.
Rudy juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, pemuda, hingga peran media dalam menyampaikan informasi pembangunan secara transparan kepada publik.
Dengan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, diharapkan arah pembangunan Kabupaten Bogor ke depan semakin tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.
Tags: Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara
Baca Juga
-
06 Feb 2025
HEBOH! Polisi Bongkar Sindikat Timah Ilegal di Bekasi, WNA dan Direktur Perusahaan Jadi Tersangka
-
29 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor Dorong PWI Jadi Jembatan Informasi Antara Pemkab dan Masyarakat
-
08 Okt 2024
Pj. Bupati Bogor Bahas Program Sekolah Pra Nikah Bersama IPB University untuk Tekan Angka Stunting
-
24 Mei 2025
Wilson Lalengke Kritik Keras Dewan Pers, Desak Tindakan Tegas atas Penghapusan Artikel Opini di Detik.com
-
22 Mei 2025
Kejaksaan RI Luncurkan Program Jaksa Mandiri Pangan Manfaatkan Lahan Sitaan untuk Dukung Swasembada Nasional
-
23 Nov 2024
Universitas Bhayangkara melakukan Penyuluhan Hukum Upaya Penanggulangan Judi Online di Kalangan Remaja bertempat di SMAN 81 Jakarta
Rekomendasi lainnya
-
01 Des 2024
Mendagri Dorong Pemda Lain Tiru Relokasi Warga Kolong Tol ke Rusun
-
26 Apr 2025
Biadab! Sindikat Narkoba Penghancur Anak Bangsa Dibongkar di Kaltim, 35,9 Kg Sabu dan 500 Gram Ganja Disita
-
29 Okt 2024
Debat Terbuka Pilkada Kabupaten Bogor Dua Pasangan Calon Bupati Sampaikan Visi Misi
-
27 Des 2024
Satgas Yonif 642/KPS Berbagi Kebahagiaan Natal Bersama Anak-Anak di Distrik Kramomongga
-
04 Feb 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi dalam Kasus Korupsi Tata Niaga Timah PT Timah Tbk
-
18 Des 2025
Pemkab Bogor Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting




