Liputan08.com — Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Riau berhasil membongkar jaringan perdagangan narkotika internasional yang dikendalikan dari Malaysia. Pengungkapan kasus ini diumumkan dalam konferensi pers resmi yang digelar di Media Center Polda Riau.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakapolda Riau Brigadir Jenderal Polisi Jossy Kusumo, didampingi Direktur Reserse Narkoba Kombes Pol. Putu Yhuda Prawira serta Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol. Anom Karibianto.

Dalam sambutannya, Brigjen Pol. Jossy Kusumo menegaskan bahwa institusinya akan bertindak tegas terhadap pelaku peredaran narkotika, yang menurutnya merupakan ancaman besar terhadap masa depan bangsa.
“Kita akan tumpas perdagangan narkoba di wilayah hukum Polda Riau sampai ke akar-akarnya,” tegas Jossy.
ementara itu, Kombes Pol. Putu Yhuda Prawira menjelaskan bahwa pengungkapan ini merupakan hasil operasi pada 21 April 2025 di ruas Jalan SM. Amin, Kota Pekanbaru. Dalam operasi tersebut, aparat kepolisian berhasil mengamankan seorang tersangka berinisial H, berikut 13 paket besar sabu dengan berat total mencapai 12,82 kilogram.
“Barang bukti yang disita diperkirakan memiliki nilai peredaran mencapai Rp12,8 miliar. Jika sempat beredar, narkotika ini dapat membahayakan lebih dari 64.000 jiwa,” ungkap Putu.(30/4/2025)
Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka H diketahui sudah dua kali diperintahkan untuk membawa sabu langsung dari Malaysia. Barang haram tersebut direncanakan akan diselundupkan ke Surabaya, Jawa Timur, untuk diedarkan di wilayah tersebut.
Modus operandi yang digunakan cukup cermat. Tersangka H berangkat dari Indonesia menuju Singapura, lalu melanjutkan perjalanan ke Malaysia. Dari sana, ia membawa sabu menggunakan speed boat menuju wilayah perairan Riau, dan kemudian meneruskan perjalanan darat dengan bus ke Pekanbaru.
“Polisi saat ini masih melakukan pengembangan untuk mengungkap pihak penerima barang di Surabaya serta menangkap pengendali utama yang berada di Malaysia,” tambahnya.
Pengungkapan ini menjadi bukti konkret bahwa jaringan narkotika internasional terus berupaya menyusup ke wilayah Indonesia melalui jalur laut dan darat. Namun demikian, komitmen Polda Riau dalam memberantas peredaran barang haram tersebut tetap tak tergoyahkan.
Sebagai langkah hukum, tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pasal tersebut mengatur ancaman pidana maksimal berupa hukuman penjara seumur hidup atau pidana mati bagi pelaku tindak pidana narkotika dengan jumlah barang bukti dalam skala besar.
Tags: Polda Riau Bongkar Jaringan Narkoba Internasional yang Dikendalikan dari Malaysia
Baca Juga
-
04 Mei 2025
Pemkab Bogor inventarisir lahan untuk normalisasi Sungai Cileungsi-Cikeas
-
26 Apr 2026
Nasib WNI Asal Bogor di Malaysia Kian Tak Jelas, Keluarga Menangis Minta Tolong Presiden, DPR dan Menlu Turun Tangan
-
08 Feb 2025
Polda Banten Bongkar Jaringan Tambang Emas Ilegal di Lebak, 10 Pelaku Diciduk!
-
25 Jul 2025
Skandal Mengerikan! Dana Desa Dijadikan ATM oleh Ketua dan Bendahara Forum Kades, Kejati Sumsel OTT di Kantor Camat
-
08 Mei 2025
Kejagung Tetapkan Ketua Tim Cyber Army sebagai Tersangka Perintangan Penanganan Kasus Korupsi
-
14 Jan 2025
Kisah Inspiratif Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal Dari Aceh Hingga Papua Mengabdi Tanpa Henti untuk Negeri
Rekomendasi lainnya
-
24 Feb 2026
Pemkab Bogor Tegaskan Gerakan Penanaman Pohon di Sukamakmur sebagai Program Berkelanjutan
-
10 Nov 2025
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Fraksi PKB, Nunur Nurhasdian: Hari Pahlawan Momentum Menyalakan Kembali Semangat Pengabdian untuk Rakyat
-
28 Jul 2026
Gerak Cepat Tangani Tanah Amblas di Bendung Ciderum, Dinas PU Kabupaten Bogor Selamatkan Irigasi 89 Hektare Sawah
-
09 Jan 2025
Satgas Yonif 641/Bru Tingkatkan Kesehatan Warga Papua dengan Pelayanan Keliling di Distrik Walesi
-
25 Jul 2026
Rutan KPK Terima Tahanan Baru, Mantan Jampidsus FA Resmi Jadi Tersangka Dugaan TPPU
-
11 Feb 2026
Generasi Bumi Cerdas Perkuat Komitmen Sosial Lewat Kegiatan Edukasi Membentuk Karakter Anak di Panti Asuhan Bhakti Kasih Abba Bogor Selatan



