Liputan08.com – Pelaksanaan razia kendaraan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor di sejumlah titik wilayah Kota Bogor menuai sorotan dari kalangan organisasi angkutan darat. Operasi yang digelar sejak pekan lalu itu dipertanyakan terkait aspek koordinasi lintas instansi dan kelengkapan administrasi pada hari-hari awal pelaksanaannya.
Wakil Ketua Organda Kabupaten Bogor, Muhammad Nasution yang akrab disapa Ucok, menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan dari sejumlah pengemudi angkutan kota (angkot) maupun kendaraan pribadi yang terjaring razia. Ia menilai, dalam pelaksanaan operasi penertiban seharusnya terdapat koordinasi terpadu dengan unsur Pemerintah Provinsi, kepolisian, serta instansi terkait seperti Jasa Raharja.
“Informasi yang kami terima, kurang lebih lima hari pada awal kegiatan, razia dilakukan tanpa terlihat adanya kelengkapan koordinasi lintas instansi di lapangan. Baru pada hari berikutnya personel tampak lebih lengkap. Sebelumnya hanya Dishub Kota Bogor yang melakukan penindakan,” ujar Ucok, Selasa (3/3/2026).
Menurutnya, sedikitnya sekitar 20 kendaraan terjaring dalam operasi tersebut. Razia dilaksanakan di beberapa titik strategis, antara lain kawasan Putaran BTM, Ciawi, Pasar Anyar, hingga Gadog.
Ucok menegaskan, apabila razia merupakan bagian dari penertiban resmi, maka seluruh prosedur administrasi, termasuk surat tugas dan dokumen koordinasi antarinstansi, perlu ditunjukkan secara transparan guna menghindari kesalahpahaman di lapangan.
“Penertiban tentu kami dukung sepanjang dilakukan sesuai ketentuan hukum dan prosedur yang berlaku. Transparansi penting agar tidak menimbulkan persepsi negatif di masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas pada Dinas Perhubungan Kota Bogor, Ridwan, membantah tudingan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa dokumen resmi. Ia menegaskan bahwa seluruh rangkaian operasi telah sesuai dengan prosedur dan arahan pimpinan daerah.
“Kami memastikan pelaksanaan tugas di lapangan telah dilengkapi dokumen resmi sejak awal dan dilakukan berdasarkan koordinasi dengan pihak terkait sesuai arahan Wali Kota. Tidak benar jika disebut tanpa izin atau tanpa surat tugas,” ujar Ridwan saat dikonfirmasi.
Ridwan juga menegaskan bahwa tujuan razia adalah untuk meningkatkan ketertiban lalu lintas serta memastikan kelengkapan administrasi kendaraan demi keselamatan pengguna jalan.
Hingga berita ini diturunkan, polemik terkait mekanisme dan teknis pelaksanaan razia masih menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk organisasi angkutan dan masyarakat pengguna jalan yang berharap adanya penertiban yang profesional, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Tags: Bantah Tuduhan Operasi Tanpa Koordinasi, Dishub Kota Bogor Tegaskan Razia Sesuai Prosedur dan Dokumen Resmi
Baca Juga
-
29 Apr 2025
Pro-Kontra Usulan Penggantian Wapres, Dr. Dian Assafri Tegaskan Pentingnya Patuh pada UUD 1945
-
22 Okt 2025
534 Siswa SD Ramaikan Invitasi Olahraga Tradisional Kota Bogor 2025
-
06 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Saksi Kasus Impor Gula, Usut Dugaan Korupsi di Kemendag
-
03 Jun 2025
Bupati Bogor Terapkan Lima Hari Sekolah dan Jam Malam Pelajar Demi Keseimbangan dan Keamanan Siswa
-
13 Jan 2025
Ekshumasi Jenazah di Semarang Polda Jateng Selidiki Penyebab Kematian Darso
-
11 Nov 2024
Polda Jateng dan Polres Semarang Launching Program Swasembada Pangan dalam Rangka Dukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto
Rekomendasi lainnya
-
08 Jan 2026
Tikus Koruptor Digulung Kejati Sumsel: Rp616,52 Miliar Uang Negara Berhasil Diselamatkan
-
14 Des 2024
Anggota DPRD Kabupaten Bogor KH Achmad Yaudin Sogir Terus Istiqomah Mengisi Ceramah Agama di Majlis Riyadussolihin
-
30 Jun 2025
Warga Bogor Asri Bangun Jalan Sendiri di Tengah Krisis, Harap KDM dan Bupati Tunjukkan Kepedulian
-
28 Nov 2024
Warga Kampung Yalai Sambut Hangat Komsos Satgas Yonif 509 Kostrad
-
26 Mei 2025
Kombes Pol Zain Dwi Nugroho Diangkat Jadi Wadirtipideksus Bareskrim, Redaksi Siber24jam.com dan Liputan08.com Beri Apresiasi Tinggi
-
10 Des 2024
Wamen Transmigrasi Viva Yoga Ajak Generasi Muda Aktif Berpolitik





