Breaking News

Rudy Susmanto Dorong Pemerataan Pembangunan Lewat Pusat Ekonomi Baru Bogor Barat-Timur  

Liputan08.com — Bupati Bogor, Rudy Susmanto menerima silaturahmi dan audiensi bersama Presidium Bogor Barat dan Bogor Timur untuk membahas progres pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah barat dan timur Kabupaten Bogor.

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mempercepat pemerataan pembangunan sekaligus memperkuat pelayanan publik bagi masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan itu, Rudy Susmanto menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor telah menyusun tahapan pembangunan secara bertahap mulai tahun 2025, pelaksanaan program tahun 2026, hingga proyeksi pengembangan pada tahun 2027.

“Keberhasilan pembangunan bukan hanya soal pembiayaan dan program, tetapi bagaimana seluruh masyarakat bersama-sama membersamai program pemerintah. Program yang kami siapkan sepenuhnya merupakan aspirasi masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Ia menuturkan, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Bogor akan memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah timur dan barat Kabupaten Bogor.

Untuk wilayah timur, proses land clearing pusat pertumbuhan ekonomi baru di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur telah selesai dilakukan. Pemerintah Kabupaten Bogor juga akan menuntaskan pembangunan Jalan Transyogi menuju Sukaresmi yang anggarannya telah mendapat persetujuan DPRD Kabupaten Bogor.

Sementara itu, di wilayah barat, fokus pembangunan diarahkan pada penguatan konektivitas wilayah dan dukungan terhadap program strategis nasional. Beberapa program prioritas di antaranya pembangunan Sport Center Rancabungur, groundbreaking PSEL yang dijadwalkan berlangsung pada Juni mendatang, hingga penuntasan sejumlah ruas jalan di kawasan Malasari, Rumpin, dan Parung Panjang.

Rudy Susmanto menegaskan, konsep yang dibangun Pemerintah Kabupaten Bogor bukanlah pemekaran wilayah, melainkan pembentukan pusat pertumbuhan ekonomi baru sebagai inovasi pelayanan publik di tengah moratorium pemekaran daerah dari pemerintah pusat.

“Kami tidak berbicara pemekaran wilayah. Kami mengikuti kebijakan pemerintah pusat. Karena itu konsepnya adalah pusat pertumbuhan ekonomi baru wilayah barat dan wilayah timur, agar pelayanan publik semakin dekat dengan masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, Kabupaten Bogor telah dua kali mengalami pemekaran wilayah menjadi Kota Bogor dan Kota Depok, namun hingga kini tetap menjadi kabupaten dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya menghadirkan pemerataan pembangunan melalui kolaborasi bersama masyarakat.

Adapun pusat pertumbuhan ekonomi wilayah timur direncanakan berada di Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur. Sedangkan pusat pertumbuhan ekonomi wilayah barat direncanakan berada di Kecamatan Cibungbulang di atas lahan milik PTPN yang saat ini masih dalam proses administrasi penyelesaian lahan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Selain itu, Rudy Susmanto juga memastikan progres pembangunan Jalan Rancabungur–Leuwiliang terus berjalan. Penetapan lokasi dan appraisal telah selesai dilakukan, dan saat ini Pemerintah Kabupaten Bogor bersama BPN tengah menindaklanjuti tahapan berikutnya.

“Kami membangun Bogor dengan semangat kebersamaan. Dukungan terbesar pembangunan Kabupaten Bogor adalah dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” tutup Rudy Susmanto.

Tags:

Baca Juga

Rekomendasi lainnya