Liputan08.com – Gelombang protes warga kembali mengguncang kawasan Sukaraja Kabupaten Bogor, terkait minimnya serapan tenaga kerja lokal di kawasan komersial Summarecon Bogor. Pada Sabtu malam (29/11/2025), Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB sekaligus Wakil Ketua Komisi I, KH Achmad Yaudin Sogir, turun langsung menemui warga di Plataran Perkampungan Desa Sukatani setelah menerima laporan bahwa masyarakat lokal hanya menjadi “penonton di kampung sendiri” di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi Summarecon.
Pertemuan yang berlangsung hingga pukul 21.00 WIB itu dihadiri warga dari empat desa—Sukatani, Gunung Geulis, Cibanon, dan Nagrak—yang kini dikepung geliat bisnis kuliner, ritel, dan hiburan yang berkembang masif di kawasan Summarecon. Suasana awal yang kondusif berubah menjadi ledakan kekecewaan ketika warga menyampaikan curahan hati mereka secara terbuka.

“Setiap hari kawasan itu makin ramai, banyak restoran dan supermarket buka, omzetnya besar. Tapi warga sekitar jarang diberi kesempatan kerja. Kami hanya jadi penonton,” ujar Juhana, tokoh masyarakat Sukatani.
Keluhan senada disampaikan warga lain yang menegaskan bahwa banyak pemuda dari empat desa itu menganggur, sementara pekerja dari luar daerah justru mendominasi operasional tenant dan usaha di Summarecon.
“Kami hanya minta keadilan. Kalau usaha berdiri di wilayah kami, masa anak muda lokal tidak diprioritaskan?” tegas Rahmat, pemuda Cibanon.
Persoalan juga merembet pada lemahnya pengawasan pemerintah daerah, terutama dalam pendataan dan verifikasi serapan tenaga kerja lokal.
“Tidak ada pendataan yang jelas. Kami tidak pernah melihat pemerintah turun mengecek langsung. Seolah-olah kami tidak dihitung,” keluh Siti, perwakilan ibu-ibu Gunung Geulis.
Menanggapi derasnya keluhan tersebut, KH Achmad Yaudin Sogir menegaskan bahwa masalah ini tidak bisa lagi dianggap sepele. Ia menyatakan bahwa DPRD Kabupaten Bogor akan melakukan langkah-langkah serius untuk memastikan hak masyarakat lokal tidak terpinggirkan di tengah pesatnya pembangunan kawasan komersial.
“Pembangunan harus menghadirkan manfaat. Jangan sampai masyarakat merasa asing di tanahnya sendiri,” tegasnya.
Dikenal sebagai “Dewan Koboy” karena selalu hadir kapan pun rakyat memanggil, Yaudin kembali menunjukkan sikap responsifnya.
“Tanpa mengenal waktu dan lelah, kami turun mendengar langsung aspirasi warga Sukatani, Gunung Geulis, Cibanon, dan Nagrak. Masalah serapan tenaga kerja ini harus dibenahi. Tidak boleh ditunda lagi,” ujarnya.
Ia meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan pendataan ulang tenaga kerja, menyusun peta serapan kerja per desa, serta memastikan adanya kewajiban kuota pekerja lokal untuk setiap tenant atau pelaku usaha di kawasan Summarecon.
“Warga sudah terlalu lama sabar. Pemerintah harus hadir dan memastikan hak masyarakat dipenuhi. Tidak boleh ada investor yang mengabaikan masyarakat lokal,” tegas Yaudin menutup dialog malam itu.
(Zakar)
Tags: Dewan Koboy Turun Malam-Malam!, Warga Sukaraja Meledak: Summarecon Dianggap Abaikan Tenaga Kerja Lokal
Baca Juga
-
30 Jun 2025
Bupati Bogor Tinjau Progres Masjid Raya: Target Rampung Desember 2025, Jadi Pusat Layanan Haji dan Umrah
-
16 Mei 2025
Perangi Premanisme dan Jaga Ketertiban, Pemkab Bogor Perkuat Sinergi dengan Polda Jabar dan Metro Jaya
-
06 Mei 2025
Satgas Yonif 642/Kps Gelar Pelayanan Kesehatan Gratis di Kampung Isurkamei, Papua Barat
-
04 Feb 2025
Polisi Tangkap 5 Perampok Sadis di Brebes, 4 Pelaku Masih Buron
-
05 Jun 2025
Gagalkan Penyelundupan 2 Ton Narkoba, Panglima TNI Anugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk 16 Prajurit TNI AL
-
22 Apr 2025
Terungkap! Jaringan Penggiring Opini Negatif Soal Jaksa, Libatkan Media dan Demonstrasi Bayaran
Rekomendasi lainnya
-
19 Mar 2025
Kejaksaan Agung Periksa 8 Saksi dalam Dugaan Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah PT Pertamina
-
19 Sep 2025
DPD PKS Kabupaten Bogor Fokus Gaet Generasi Muda dan Dukung Penuh Kepemimpinan Bupati Rudy
-
15 Mar 2025
Jaro Ade Tarling di Cigudeg, Serahkan Bantuan Renovasi Masjid dan Ingatkan Bahaya Narkoba
-
08 Jan 2025
Ciptakan Rutan Bebas Narkoba, Rutan Rengat dan Polsek Geledah Blok Hunian dan Tes Urine Warga Binaan
-
11 Feb 2025
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara: Peran Relawan PMI Krusial dalam Menyelamatkan Nyawa
-
06 Jan 2025
TNI Selalu Hadir untuk Rakyat: Satgas Yonif 641/Bru Perbaiki Instalasi Listrik Warga di Yalimo



