Breaking News

MBG Siap Dalam Keadaan Apa Pun, SDN Kandang Roda Harap Akses Jalan Dibuka Agar Siswa Bisa Nikmati Makan Bergizi Gratis

liputan08.com Bogor — SDN Kandang Roda yang berlokasi di RT 01 RW 02, Kelurahan Nangewer Mekar, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, dijadwalkan akan mulai menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 17 November 2025 mendatang. Program ini merupakan inisiatif pemerintah untuk meningkatkan gizi dan semangat belajar para siswa di seluruh Indonesia.

Namun demikian, pelaksanaan program tersebut di SDN Kandang Roda menghadapi kendala serius, yakni akses jalan menuju sekolah yang sangat terbatas. Jalan setapak sepanjang sekitar 400 meter dengan kondisi menurun dan licin hanya bisa dilalui menggunakan sepeda motor, sehingga menyulitkan distribusi makanan bergizi ke sekolah tersebut.

Kepala SDN Kandang Roda menjelaskan bahwa pihaknya sangat berharap para siswa segera dapat menikmati program MBG seperti sekolah-sekolah lain.

“Kami sangat mendukung program Makan Bergizi Gratis karena manfaatnya besar bagi kesehatan dan semangat belajar siswa. Namun saat ini akses jalan ke sekolah kami hanya bisa dilalui motor. Kami berharap pihak Perumahan Bumi Setosa dapat membuka akses sementara cukup berupa pintu kecil menuju sekolah yang bisa dikunci kembali setelah proses distribusi selesai,” ujar Kepala SDN Kandang Roda, Kamis (6/11/2025).

Sementara itu, pihak pelaksana Program MBG di Perumahan Bumi Setosa menyatakan kesiapannya untuk tetap menyalurkan makanan bergizi bagi para siswa SDN Kandang Roda, meskipun dengan segala keterbatasan akses jalan yang ada.

“Kami siap melaksanakan tugas dalam kondisi apa pun. Kalau akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan, kami akan menempuh jalan kaki untuk memastikan program berjalan. Tapi kalau akses bisa dibuka, tentu akan lebih baik agar makanan bisa langsung diterima dalam kondisi higienis dan tidak terkontaminasi udara luar,” ujar perwakilan pelaksana Program MBG Perumahan Bumi Setosa.

Menanggapi hal ini, anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, Nunur Nurhasdian, meminta agar seluruh pihak terkait — mulai dari kelurahan, kecamatan, hingga Dinas Pendidikan segera berkoordinasi mencari solusi bersama.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah program nasional yang menjadi bagian dari upaya Presiden untuk meningkatkan gizi dan kualitas pendidikan anak-anak Indonesia. Karena itu, jangan sampai terhambat hanya karena persoalan teknis seperti akses jalan. Pemerintah daerah harus segera turun tangan untuk mencarikan solusi agar program ini bisa berjalan optimal,” tegas Nunur.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program MBG di lapangan merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.

“Ini bukan hanya soal distribusi makanan, tapi tentang masa depan anak-anak kita. Saya harap semua pihak bisa berkoordinasi cepat demi kelancaran program yang sangat bermanfaat bagi rakyat,” pungkasnya.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya