Liputan08.com BOGOR – Warga yang bermukim di sekitar kawasan PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), di Jalan Raya Narogong, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari aktivitas pengelolaan limbah perusahaan tersebut.
Aroma tidak sedap ini tidak hanya mengganggu kenyamanan warga, tetapi juga memicu kekhawatiran terkait risiko gangguan kesehatan, seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
Seorang warga berinisial AA mengungkapkan keresahannya saat ditemui wartawan di lokasi. Ia menuturkan bahwa bau limbah tersebut telah berlangsung lama dan semakin parah dalam beberapa bulan terakhir. Warga merasa diabaikan oleh perusahaan tanpa adanya kompensasi atau perhatian.
“Setiap hari kami harus menghirup bau menyengat ini. Tidak ada kompensasi atau perhatian dari perusahaan. Kami khawatir anak-anak bisa terkena penyakit pernapasan seperti ISPA. Kami tidak tahu harus mengadu ke mana lagi. Pernah ada aksi demo warga ke PT PPLI, tapi yang dapat perhatian hanya orang-orang penting. Paling kalau mau Lebaran, kami cuma dikasih 2 liter beras dan 1 liter minyak,” keluh AA.Jumat (21/2/2025)
Keluhan serupa juga disampaikan warga lainnya, Rudi (38), yang mengaku terganggu dengan bau menyengat yang sering kali terasa lebih kuat saat pagi dan malam hari.
“Kalau pagi sama malam, bau limbah makin parah. Kami khawatir ini bisa merusak kesehatan warga sekitar, terutama anak-anak dan lansia. Harus ada tindakan tegas dari pemerintah,” pintanya.

Sementara saat wartawan melakukan penelusuran ke area sekitar PT. PPLI pada Jumat (21/2/2025), bau menyengat terasa cukup kuat bahkan di luar area perusahaan.
Seorang sumber yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, bahwa diduga sebagian besar limbah di lokasi tersebut telah dikubur dalam tanah.
“Dari total lahan sekitar 50 hektare, sebagian besar sudah terisi limbah. Masih ada beberapa hektare yang kosong, tapi diperkirakan hanya cukup untuk 10 tahun kedepan.
Yang jadi masalah, ada dugaan limbah-limbah tersebut diduga langsung dikubur tanpa proses pengolahan yang sesuai standar,” imbuhnya.
Disisi lain, upaya konfirmasi wartawan kepada pihak manajemen PT PPLI tidak membuahkan hasil.
Saat wartawan mendatangi lokasi perusahaan, manajemen perusahaan yang ingin dimintai keterangan tidak bersedia bertemu langsung.
Namun, pihak keamanan perusahaan hanya meminta wartawan tetap di dalam kendaraan dan tidak mendekati area kantor.
“Bapak saya sarankan jangan keluar dari mobil dan tetap di parkiran. Pihak perusahaan tidak bisa memberikan keterangan saat ini. Kalau mau, silakan buat janji dulu,” ujar Haris, salah seorang petugas keamanan PT. PPLI.
Kendati demikian, ketika wartawan mencoba menghubungi melalui pesan singkat WhatsApp kepada salah satu perwakilan perusahaan, Farid, juga memberikan jawaban singkat tanpa memberikan klarifikasi lebih lanjut.
“Saya hanya sampaikan ke humas PPLI, sesuai tugas saya,” tulis Farid dalam pesannya.
Hingga berita ini ditayangkan, pihak manajemen PT. PPLI belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan warga dan permintaan klarifikasi dari awak media.
Penulis: Zakar
Editor: PIMPRED
Tags: Masyarakat Desak DPRD dan Instansi Terkait Lakukan Sidak ke PT PPLI Akibat Bau Menyengat
Baca Juga
-
06 Jul 2025
RAPI Diminta Jadi Garda Terdepan Komunikasi Publik di Kabupaten Bogor
-
25 Jul 2025
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan 300 Paket Sembako untuk Korban Bencana, Bupati Bogor Apresiasi Semangat Gotong Royong
-
03 Jan 2025
Kadivhumas Polri Irjen Sandi Nugroho Beri Kuliah Umum Kehumasan di Akpol Semarang, Siapkan Taruna Polri Sebagai Pelopor Kehumasan
-
01 Jun 2025
Gagalkan Penyelundupan 199.800 Benih Lobster, TNI AL Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp29,97 Miliar di Merak
-
05 Mar 2025
KH Achmad Yaudin Sogir: DPRD Kabupaten Bogor Awasi Kepatuhan Pengembang Perumahan dalam Penanganan Banjir
-
25 Jul 2025
OTT Mengerikan di Lahat: ASN, Ketua APDESI, dan 20 Kades Diduga Kompak Sikat Dana Desa
Rekomendasi lainnya
-
31 Jul 2025
Safari Honai Satgas Yonif 700/WYC, Sentuhan Kasih TNI untuk Warga Pedalaman Sinak
-
28 Mar 2025
Orang yang Paling Merugi di 10 Hari Terakhir Ramadhan Pesan KH Achmad Yaudin Sogir
-
21 Okt 2024
Sekda Bogor Dukung Akreditasi Jurusan PWK Universitas Pakuan dalam Asesmen Lapangan
-
14 Okt 2024
Pemkab Bogor Gelar Anugerah Pajak Daerah 2024, Apresiasi 89 Wajib Pajak Berprestasi
-
05 Nov 2024
Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan Tetapkan Satu Tersangka Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan LRT
-
26 Mar 2025
Resmi! Indonesia Gabung New Development Bank Prabowo Langkah Strategis Perkuat Kemitraan Global


