liputan08.com Cibinong – Produk olahan perikanan asal Kabupaten Bogor mulai menembus pasar internasional. Salah satunya produk cephalopoda beku berupa cumi dan sotong yang diproduksi perusahaan pengolahan di Kecamatan Caringin dan seluruh produksinya diekspor ke Jepang.
Pemkab Bogor melalui Diskanak juga terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha perikanan agar produk lokal tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik, tetapi juga memiliki daya saing untuk menembus pasar ekspor.
Potensi pasar tersebut menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak). Penguatan mutu dan keamanan pangan dilakukan untuk memastikan produk perikanan yang dihasilkan memenuhi standar pasar ekspor.
Salah satu langkah yang dilakukan yakni memberikan pelatihan Good Manufacturing Practice (GMP), Sanitation Standard Operating Procedure (SSOP), dan Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) kepada pelaku usaha di PT Darma Mulia Makmur, Kecamatan Caringin, Senin (1/9).
Pelatihan diberikan oleh Petugas Pembina Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan Diskanak Kabupaten Bogor.
Materi tersebut mencakup penerapan praktik produksi yang baik, standar sanitasi, hingga pengendalian potensi bahaya dalam proses pengolahan pangan.
PT Darma Mulia Makmur diketahui berdiri sejak 2022 dan bergerak di bidang pengolahan cephalopoda beku, khususnya cumi dan sotong. Produk yang dihasilkan dipasarkan ke Jepang untuk memenuhi kebutuhan industri kuliner, termasuk bahan baku olahan sashimi.
Permintaan dari pasar Jepang terhadap produk tersebut menjadi peluang bagi pengembangan sektor perikanan di Kabupaten Bogor. Namun, untuk mempertahankan akses pasar ekspor, pelaku usaha dituntut menjaga konsistensi kualitas serta memenuhi standar higiene, sanitasi dan keamanan pangan.
Penerapan GMP, SSOP dan HACCP dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga mutu produk sekaligus meningkatkan daya saing produk perikanan daerah di pasar internasional.
Keberhasilan produk perikanan dari Caringin menembus pasar Jepang menjadi salah satu gambaran bahwa potensi sektor perikanan Kabupaten Bogor dapat dikembangkan lebih luas, sekaligus membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi dan penyerapan tenaga kerja di daerah. (Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)
Tags: Pasar Jepang, Produk Olahan Perikanan
Baca Juga
-
22 Jul 2026
Mengejutkan! Nanik S Deyang Lepas Jabatan Kepala BGN, Prabowo Siapkan Peran Baru Usai Pengunduran Diri
-
08 Jan 2026
Kejaksaan Jadi Benteng Ketahanan Pangan, Presiden Prabowo Beri Tanda Kehormatan atas Penyelamatan Aset Negara
-
01 Agu 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Ajak Jamaah Syukuri Nikmat Sehat di PDAM Kahuripan Cibinong
-
13 Okt 2025
Transformasi Limbah Sapi Menjadi Berkah Ekonomi Berbasis Digital
-
24 Agu 2025
TNI dan Warga Eronggobak Makan Bersama: Simbol Cinta Tanah Air dan Persatuan di Pegunungan Papua
-
22 Sep 2025
City Tour Moka 2025: Pemuda Didorong Jadi Motor Inovasi dan Solusi Pembangunan Kota Bogor
Rekomendasi lainnya
-
12 Jun 2026
Suap SPMB 2026: Merampas Hak Anak Lain, Mengundang Murka Allah, dan Menghancurkan Masa Depan Pendidikan Bangsa
-
23 Jul 2026
Diduga Jadi Korban Perundungan dan Pengeroyokan, Siswa SD di Tigaraksa Trauma hingga Tak Mau Kembali Bersekolah
-
13 Jun 2026
Camat Cibinong dan Lurah Nanggewer Harus Bertanggung Jawab, Galian Tanah Perumahan Galaksi Diduga Ancam Keselamatan Warga
-
19 Jun 2025
Korupsi di Dunia Pendidikan? Kejagung Periksa 8 Saksi Terkait Digitalisasi
-
23 Okt 2025
Kabupaten Bogor Sinkronkan Investasi dan Tata Ruang dalam Forum 2025
-
31 Okt 2025
Mafia Tanah dan Krisis Keadilan Agraria: Saat Negara Kehilangan Makna dari Pasal 33 UUD 1945





