liputan08.com TANGERANG – Seorang siswa sekolah dasar (SD) di Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, diduga menjadi korban perundungan (bullying) yang disertai aksi pengeroyokan oleh empat orang siswa. Akibat peristiwa tersebut, korban yang masih duduk di bangku kelas II SD mengalami trauma, mengeluhkan sejumlah rasa sakit, hingga mengaku tidak ingin kembali bersekolah.
Peristiwa dugaan perundungan itu terjadi pada Jumat, 17 Juli 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, di SDN, Desa Pete, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.
Ibu korban, Nurbaetilah, menuturkan kepada awak media bahwa dugaan perundungan bermula ketika anaknya menolak ajakan bermain dari beberapa anak yang datang saat dirinya dijemput di rumah. Menurutnya, penolakan tersebut diduga menjadi pemicu aksi kekerasan yang terjadi keesokan harinya di lingkungan sekolah.
“Anak saya hanya menolak diajak bermain. Namun keesokan harinya justru dipukul oleh beberapa anak di sekolah. Setelah kejadian itu, kondisi anak saya berubah. Dia mengeluh sakit di bagian dada, kepala, dan leher serta merasa sangat ketakutan,” ujar Nurbaetilah kepada awak media, Kamis (23/7/2026).
Ia menjelaskan, sejak peristiwa tersebut anaknya mengalami perubahan perilaku. Selain mengeluhkan rasa sakit pada beberapa bagian tubuh, korban juga mengalami trauma dan ketakutan untuk kembali mengikuti kegiatan belajar di sekolah.
Menurut Nurbaetilah, pihak keluarga telah beberapa kali menempuh jalur mediasi dengan pihak terduga pelaku. Namun hingga kini, proses tersebut belum membuahkan hasil yang diharapkan.
“Kami sudah beberapa kali melakukan mediasi, tetapi sampai sekarang belum menemukan titik terang. Kami meminta pertanggungjawaban atas biaya pengobatan anak kami, namun belum ada kejelasan. Sementara pihak orang tua terduga pelaku justru menyampaikan bahwa persoalan ini sudah selesai. Kami tentu keberatan karena bagi kami masalah ini belum selesai,” tegasnya.
Karena merasa belum memperoleh penyelesaian yang adil, Nurbaetilah kemudian mendatangi Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang guna meminta pendampingan serta perlindungan terhadap anaknya.
Ia berharap pemerintah daerah dapat memfasilitasi penyelesaian perkara tersebut sekaligus memastikan hak-hak korban terpenuhi, termasuk pendampingan psikologis dan perlindungan agar anaknya dapat kembali bersekolah tanpa rasa takut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Tangerang, Asep Suherman, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari keluarga korban dan akan menindaklanjuti kasus tersebut sesuai dengan mekanisme yang berlaku.
“Pihak kami telah menerima pengaduan dari keluarga korban. Selanjutnya kami akan melakukan pendampingan, berkoordinasi dengan pihak sekolah serta instansi terkait untuk memastikan penanganan kasus ini berjalan sesuai prosedur dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak,” ujar Asep Suherman.
Hingga berita ini diterbitkan, proses penanganan dugaan perundungan tersebut masih berlangsung. Pihak keluarga korban berharap ada penyelesaian yang memberikan rasa keadilan serta mencegah kejadian serupa kembali terulang di lingkungan sekolah.
Tags: Bullying
Baca Juga
-
23 Okt 2026
Bupati Bogor Rudy Susmanto Dorong Kapolres Baru Perkuat Sinergi Keamanan dan Pembangunan
-
21 Des 2025
Malam Tahun Baru 2026, Bupati Bogor Terapkan Car Free Night untuk Urai Kerumunan
-
15 Okt 2024
Yonif 642/Kps Gelar Gotong Royong Pembangunan Jembatan Penghubung Antar Kampung Jagiro
-
15 Feb 2025
BSSN Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Siber di Tengah Efisiensi Anggaran
-
06 Nov 2024
Pesat Fest 2024: Menguatkan Karakter Pelajar dan Pelestarian Budaya di Era Digital
-
14 Mei 2026
Rp10.270.051.886.464 Diselamatkan Satgas PKH, Prabowo Tegas Kekayaan Negara Tak Boleh Bocor Lagi
Rekomendasi lainnya
-
22 Mar 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Apresiasi LKPJ 2024 yang Disampaikan Bupati Rudy Susmanto
-
19 Jun 2026
389 Calon Wali Murid Ikuti Sosialisasi Program MAN 1 Bogor, Wujudkan Kemitraan Pendidikan yang Kolaboratif
-
05 Apr 2026
CFD Cibinong Kembali Ramai, Rudy Susmanto Dorong UMKM Bangkit Pasca Lebaran
-
23 Jan 2026
Lewat Program Jumling, Bupati Bogor Pastikan Masjid Besar Kecamatan Siap Sambut Ramadhan
-
04 Sep 2026
Pengajian Al-Qalam Kembali Digelar, KH Achmad Yaudin Sogir: Semua Amal Manusia Telah Tercatat
-
17 Mar 2025
Peringatan Nuzulul Qur’an di Kabupaten Bogor: Wabup Jaro Ade Tekankan Akhlak Mulia dan Doa untuk Negeri


