Liputan08.com, JAKARTA – Keputusan mengejutkan datang dari Badan Gizi Nasional (BGN). Nanik S Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN setelah sekitar 45 hari menjalankan tugas sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto.
Pengunduran diri tersebut dikonfirmasi Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, pada Rabu (22/7/2026).
Menurutnya, Nanik memilih fokus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri setelah berpamitan langsung kepada Presiden.
“Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung. Beliau juga mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ujar Dirgayuza.
Ia menjelaskan, keputusan tersebut dilandasi pertimbangan kesehatan sehingga membutuhkan penanganan medis secara intensif. Meski demikian, Dirgayuza menilai selama memimpin BGN, Nanik telah melakukan berbagai langkah pembenahan, termasuk membangun fondasi perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurutnya, penghentian sementara program MBG selama masa libur sekolah memberikan gambaran nyata mengenai besarnya dampak ekonomi program tersebut terhadap petani, peternak, hingga pedagang pasar yang kehilangan serapan hasil produksi.
Dalam pernyataan yang disampaikan melalui akun media sosial pribadinya, Nanik mengungkapkan bahwa keberangkatannya ke luar negeri semata-mata untuk memperoleh second opinion terkait kondisi kesehatannya, bukan karena meragukan kemampuan tenaga medis Indonesia.
“Dengan berat hati saya pamit kepada Bapak Presiden untuk menjalani pengobatan jantung di luar negeri. Saya juga menyampaikan permohonan maaf dan mengundurkan diri sebagai Kepala BGN demi kesehatan saya,” tulis Nanik.
Ia menambahkan, Presiden Prabowo menerima pengunduran dirinya dengan penuh pengertian. Bahkan, Presiden disebut meminta dirinya tetap berkontribusi mengawal jalannya BGN melalui struktur dewan pengawas yang tengah dipersiapkan pemerintah.
“Saya tetap akan mendukung perjuangan Presiden dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui program-program strategis pemerintah,” ujar Nanik.
Sebagai informasi, Nanik S Deyang dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada 8 Juni 2026 bersama Agustina Arumsari dan Mayjen (Purn) Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN. Dengan mundurnya Nanik, kepemimpinan BGN selanjutnya akan mengikuti mekanisme yang ditetapkan pemerintah.
Pengunduran diri ini menjadi perhatian publik karena terjadi di tengah upaya pemerintah memperkuat implementasi Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan salah satu program prioritas nasional pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Tags: Dirgayuza Setiawan, Kepala BGN, Nanik S Deyang, Program MBG
Baca Juga
-
08 Jan 2026
Koruptor Jiwasraya Isa Rachmatarwata Divonis Super Ringan, Jaksa Pertimbangkan Banding
-
07 Nov 2024
Kejaksaan Agung Gelar FGD untuk Percepat Penyelesaian Barang Rampasan dan Barang Sita Eksekusi
-
17 Des 2025
Rudy Susmanto: Pemekaran Bogor Barat Harus Nyata, Bukan Sekadar Wacana
-
13 Jul 2025
Puskesmas Pasar Rebo Tenjo Hadirkan Inovasi Digital “SIASAT”, Tangkal Hoaks Kesehatan
-
31 Des 2025
Apa yang Terjadi di Balik Tender Pertamina? JPU Ungkap Komunikasi Rahasia hingga DMUT Bersyarat
-
14 Feb 2025
Gerakan Pangan Murah di Kelurahan Nanggewer Mekar Diserbu Warga, Lurah Hanny Septeani: Semoga Terus Berlanjut
Rekomendasi lainnya
-
21 Jul 2026
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Apresiasi Pengungkapan 74 Kasus Narkoba, Tegaskan Dukungan Penuh bagi Aparat
-
05 Jul 2026
Di Balik Kemegahan Masjid Agung Baitul Faizin, Jangan Abaikan Kesucian yang Menentukan Sahnya Ibadah
-
19 Des 2024
Kejati DKI Jakarta Geledah Kantor Dinas Kebudayaan, Temukan Ratusan Stempel Palsu dan Dugaan Korupsi Rp 150 Miliar
-
24 Jan 2025
100 Hari Kabinet Merah Putih Capaian Kinerja JAM Pembinaan Kejaksaan RI di Era Presiden Prabowo Subianto
-
22 Mar 2025
Buka Puasa Bersama, Rudy Susmanto Apresiasi TNI-Polri Jaga Keamanan Kabupaten Bogor
-
05 Jun 2025
Festival Desa Wisata 2025 Siap Meriahkan HJB ke-543, Angkat Tema “Panggih, Bogoh, Deudeuh”





