Breaking News

Sambut Iduladha 2026, Gus Sholeh Tekankan Nilai Keikhlasan, Persaudaraan, dan Keteladanan Sosial

Liputan08.com – Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pembina Pengajian Para Jurnalis Al Qalam sekaligus Pembina media Siber24jam.com dan Liputan08.com, Gus Sholeh, menyampaikan ucapan penuh makna yang sarat pesan persaudaraan, keikhlasan, serta kepedulian sosial kepada umat Islam dan masyarakat luas.

Ucapan tersebut disampaikan Gus Sholeh pada Rabu, 27 Mei 2026, di Kabupaten Bogor. Dalam pandangannya, Iduladha bukan sekadar perayaan keagamaan tahunan, melainkan momentum spiritual yang mengajarkan manusia tentang arti pengorbanan, ketulusan hati, dan pentingnya menjaga persatuan di tengah kehidupan masyarakat yang semakin kompleks.

Menurut Gus Sholeh, semangat kurban yang diwariskan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS harus dimaknai secara luas dalam kehidupan modern saat ini. Ia menilai bahwa pengorbanan bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, namun juga tentang bagaimana seseorang mampu mengorbankan ego, kepentingan pribadi, serta rasa kebencian demi menjaga persaudaraan dan kemaslahatan bersama.

“Iduladha mengajarkan kepada kita bahwa nilai terbesar dalam hidup bukanlah tentang apa yang dimiliki, tetapi apa yang rela kita ikhlaskan demi kebaikan umat dan kemanusiaan. Semangat berkurban harus melahirkan pribadi yang peduli, rendah hati, dan mampu menjaga ukhuwah Islamiyah serta ukhuwah wathaniyah di tengah perbedaan,” ujar Gus Sholeh.

Ia juga mengajak insan pers, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa agar menjadikan Iduladha sebagai momentum memperkuat solidaritas sosial serta mempererat hubungan antarsesama. Menurutnya, media dan para jurnalis memiliki peran penting dalam membangun kesejukan informasi serta menjaga persatuan bangsa melalui pemberitaan yang edukatif dan menenangkan masyarakat.

“Di era keterbukaan informasi saat ini, masyarakat membutuhkan kesejukan, bukan provokasi. Karena itu saya mengajak seluruh insan media untuk terus menghadirkan informasi yang mencerdaskan, membangun optimisme, serta memperkuat nilai persaudaraan. Pers adalah cahaya peradaban apabila dijalankan dengan kejujuran dan hati nurani,” tuturnya.

Sebagai pembina pengajian para jurnalis, Gus Sholeh juga menekankan pentingnya keseimbangan antara profesionalisme dan nilai spiritual dalam kehidupan para pekerja media. Ia berharap para jurnalis tetap menjunjung etika, kejujuran, dan nilai kemanusiaan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Jurnalis bukan hanya penyampai berita, tetapi juga penjaga nurani publik. Ketika pena digunakan untuk kebaikan, maka ia menjadi amal jariyah yang membawa manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Gus Sholeh mengingatkan bahwa Iduladha merupakan momentum untuk memperkuat kepedulian terhadap kaum dhuafa, anak yatim, dan masyarakat kecil yang membutuhkan perhatian bersama. Ia berharap semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat Indonesia.

“Semoga Iduladha tahun ini membawa keberkahan, kedamaian, dan persatuan bagi bangsa Indonesia. Mari kita tebarkan kasih sayang, memperkuat persaudaraan, dan membangun kehidupan yang lebih harmonis dengan semangat keikhlasan serta pengorbanan,” pungkasnya.

Tags: , , ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya