Liputan08.com, KUANTAN SINGINGI – Tim Satuan Tugas Intelijen Reformasi dan Inovasi (SIRI) Kejaksaan Agung Republik Indonesia berhasil mengamankan seorang buronan yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) asal Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Riau.
Buronan berinisial KS (53) ditangkap pada Rabu, 10 Juni 2026, di Desa Pulau Panjang Cerenti, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau.
Berdasarkan data Kejaksaan Agung, KS merupakan warga Desa Pulau Panjang Cerenti RT 006 RW 003, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi. Ia berprofesi sebagai guru dan diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi terkait penyimpangan pelaksanaan Dana Bantuan Sertifikat Tanah Pola Kredit Koperasi Primer untuk Anggota (KKPA) dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo Pelangi, Desa Pesikaian, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi pada Tahun Anggaran 2010.
Kepala Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi sebelumnya telah menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRINT-05/N.4.23/Fd.1/08/2017 tanggal 3 Agustus 2017. Dalam perkara tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian mencapai Rp1,2 miliar.
Saat proses penangkapan berlangsung, tersangka KS bersikap kooperatif sehingga pengamanan berjalan lancar tanpa hambatan. Setelah diamankan, KS langsung diserahterimakan kepada Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Plh. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mochamad Jeffry, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa Kejaksaan akan terus memburu para buronan yang masih masuk dalam daftar pencarian orang.
“Kejaksaan Agung melalui Tim Satgas SIRI berkomitmen untuk terus melakukan pelacakan dan penangkapan terhadap para buronan yang masih berkeliaran guna memberikan kepastian hukum dan menegakkan keadilan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (10/6/2026).
Sementara itu, Jaksa Agung juga menginstruksikan seluruh jajarannya untuk terus memonitor keberadaan para buronan dan segera melakukan penangkapan terhadap mereka yang masih berupaya menghindari proses hukum.
“Tidak ada tempat bersembunyi yang aman bagi buronan. Kami mengimbau seluruh DPO Kejaksaan RI untuk segera menyerahkan diri dan mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum,” tegas Jaksa Agung.
Keberhasilan penangkapan KS kembali menunjukkan komitmen Kejaksaan Agung dalam menuntaskan perkara korupsi serta memastikan para tersangka maupun terpidana yang masuk daftar buronan dapat segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Tags: Kejagung, Kejaksaan Negeri Kuantan Singingi, Mochamad Jeffry
Baca Juga
-
24 Des 2025
Pemkab Bogor Perkuat SPM Pendidikan melalui Bantuan Perlengkapan Sekolah dan Bus Sekolah
-
19 Sep 2026
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Dorong Pengawasan Ketat Limbah Sungai Cileungsi
-
27 Mei 2026
Iduladha 2026, Edwin Sumarga Serukan Semangat Berkurban dan Persatuan Umat di Kabupaten Bogor
-
29 Des 2024
Wamen Transmigrasi: Dua Kompetensi Wajib Kader HMI untuk Jadi Pemimpin Bangsa
-
31 Des 2024
Kilas Balik Capaian Kinerja Kejaksaan RI Tahun 2024 Optimalisasi Penegakan Hukum dan Pemulihan Keuangan Negara
-
19 Feb 2025
Pengajian Rutin Al-Ikhbar PWI Kabupaten Bogor Kembali Digelar, KH Achmad Yaudin Sogir Sampaikan Tausiah Menjelang Ramadan
Rekomendasi lainnya
-
29 Okt 2026
Ulama dan Pesantren Berperan Jaga Keutuhan Bangsa
-
22 Jan 2025
Evakuasi Dramatis di Grobogan Banjir Rendam Desa Polres dan BPBD Kerahkan Perahu Karet
-
07 Okt 2024
Rudy Susmanto dan Jaro Ade Berikan Ucapan Selamat atas Peluncuran Media Online Liputan 08
-
05 Feb 2026
Under Armour Buka Investigasi Dugaan Kebocoran Produk dan Pelanggaran Etika di Pabrik Mitra Cirebon
-
13 Des 2024
Penebaran Benih Ikan dan Pelepasan Burung Jalak Warnai HUT ke-53 Korpri Kabupaten Bogor
-
16 Okt 2025
Ironi Pendidikan: Program Digitalisasi Ternoda Korupsi, Harapan Siswa Pun Luka


