Liputan08.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan komitmennya untuk bergerak cepat dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menangani persoalan banjir yang melanda puluhan wilayah di Kabupaten Bogor.
Pernyataan tersebut disampaikan usai memimpin rapat maraton bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), yang membahas penanganan banjir di 34 kecamatan sekaligus merumuskan arah kebijakan pembangunan ke depan secara lebih terintegrasi dan berkelanjutan.
“Berbagai persoalan kita selesaikan secara bertahap melalui kolaborasi. Hari ini, 21 April 2026, menjadi titik awal langkah konkret rekonstruksi,” ujar Rudy.
Sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Kabupaten Bogor dihuni sekitar 6,19 juta jiwa yang tersebar di 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan. Kondisi ini menjadikan kompleksitas penanganan bencana, khususnya banjir, membutuhkan pendekatan kolaboratif lintas sektor yang solid dan adaptif.
Dalam peristiwa banjir terbaru, tercatat sebanyak 14 jembatan terputus, terdiri dari 1 jembatan kewenangan kabupaten dan 13 jembatan desa. Namun demikian, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan bahwa dalam situasi darurat, tidak ada lagi sekat kewenangan.
“Semua kita kerjakan bersama. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk Kodim 0621 Kabupaten Bogor, pembangunan 14 jembatan akan mulai dikebut besok,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan seluruh jembatan penghubung tersebut dapat rampung sebelum Iduladha 2026, guna memastikan konektivitas masyarakat kembali normal serta mempercepat pemulihan aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Rudy juga menjelaskan bahwa mayoritas banjir yang terjadi merupakan banjir lintasan dengan durasi relatif singkat. Kondisi ini dinilai sebagai indikator meningkatnya kesiapsiagaan masyarakat dan efektivitas sistem penanganan yang telah dibangun.
Capaian tersebut melanjutkan keberhasilan tahun sebelumnya, di mana 12 jembatan yang terputus menjelang Idulfitri 2025 berhasil diperbaiki tepat waktu melalui kerja sama berbagai pihak.
“Bogor terus berbenah, baik dari sisi infrastruktur maupun penguatan sumber daya manusia. Kami mengapresiasi dukungan seluruh masyarakat,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Rudy menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas keterbatasan pelayanan yang masih dirasakan, seraya menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja pemerintah daerah.
“Kami akan terus berupaya maksimal menjadi pelayan masyarakat yang responsif. Bencana bukan penghalang, melainkan momentum untuk memperkuat langkah menuju Bogor yang lebih maju, aman, adil, dan makmur,” pungkasnya.
Tags: Rekonstruksi Dampak Banjir Mulai Dikebut, Rudy Susmanto Tegaskan Sinergi Lintas Sektor
Baca Juga
-
17 Mei 2026
Heboh Sertifikat Elektronik Palsu 7 Hektar di Bogor, Komisi I DPRD: BPN Segera Lapor Polisi dan Bongkar Pelakunya
-
16 Mar 2026
Wilson Lalengke Diundang Dubes Rusia Mengikuti Telekonferensi Internasional tentang Kejahatan Perang di Wilayah Belgorod
-
24 Des 2025
BRI Cabang Cikampek Buka Lowongan Langsung Lewat Program Campus Hiring 2025
-
20 Mei 2026
Rudy Susmanto Turun Langsung Bersihkan Sungai dan Kendalikan Ikan Invasif di Bogor
-
25 Nov 2025
Wali Kota Dedie Apresiasi Gerakan Bogorku Bersih, Bogor Terdepan Siapkan PSEL
-
24 Mei 2026
Berantas Kejahatan Jalanan, Polda Sumsel Terapkan Tindakan Tegas Terukur dan Optimalkan Call Center 110
Rekomendasi lainnya
-
18 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa 6 Saksi dalam Kasus Impor Gula Kementerian Perdagangan Tahun 2015-2016
-
28 Mei 2025
Polda Jateng Perkuat Sinergi Tertibkan Juru Parkir Demi Lindungi UMKM dari Premanisme
-
16 Jan 2025
PMPP TNI Gelar United Nations Staff Officer Course 2025 di Sentul
-
25 Nov 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Apresiasi Dedikasi Guru di Hari Guru Nasional 2025
-
18 Feb 2026
KH Achmad Yaudin Sogir, Anggota DPRD Fraksi PKB dan Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor, Tekankan Dimensi Tasawuf Ramadhan 1447 H
-
15 Mei 2026
Tikus Koruptor Batu Bara Diburu! Pemilik PT CBU Ditahan Usai Diduga Mainkan Ekspor Tambang Ilegal


