Liputan08.com – Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam menata kawasan publik agar lebih tertib, nyaman, dan fungsional. Setelah penataan di wilayah Cibinong, kini giliran kawasan Pasar Parung yang mulai direalisasikan secara bertahap sejak Rabu (15/4).
Melalui kolaborasi lintas instansi, Dinas terkait bersama unsur Kecamatan Parung, TNI-Polri, dan Satpol PP melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di badan jalan sekitar Pasar Parung. Penertiban ini bertujuan mengembalikan fungsi jalan sebagai fasilitas umum sekaligus mengurai kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat.
Pendekatan yang dilakukan bersifat humanis. Para pedagang diberikan arahan serta imbauan untuk berpindah ke lokasi yang telah disediakan pemerintah, yakni di dalam area PD Pasar Tohaga Parung. Langkah ini juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih tertib, bersih, dan nyaman bagi pengunjung maupun pedagang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Suryanto Putra, menjelaskan bahwa penataan tidak hanya fokus pada penertiban PKL, tetapi juga mencakup pembenahan kawasan secara menyeluruh. Area sempadan jalan akan ditata ulang untuk memperindah lingkungan, termasuk penertiban papan reklame yang tidak sesuai ketentuan.
“Pasar Parung yang sebelumnya tertutup kini mulai terlihat wajahnya. Ternyata masih ada ruang yang cukup luas untuk dimanfaatkan kembali, termasuk untuk penataan kawasan. Kami juga akan menertibkan reklame agar kawasan ini lebih rapi dan tidak mengganggu,” ujarnya.
Ia menambahkan, penataan dilakukan secara bertahap dengan diawali pendataan bangunan, baik dari sisi perizinan maupun kepemilikan. Ke depan, Pemkab Bogor juga berencana melakukan pelebaran jalan dari pertigaan hingga kawasan Pohon Jeruk guna mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Direktur Perumda Pasar Tohaga, Haris Setiawan, memastikan bahwa pihaknya telah menyiapkan ratusan los dan kios untuk menampung para PKL. Jika kapasitas belum mencukupi, tambahan fasilitas akan disiapkan mengingat masih tersedia lahan yang cukup luas.
“Penataan ini bukan menggusur, melainkan menggeser. Kami ingin para pedagang tetap bisa berusaha di tempat yang lebih layak dan tertata. Untuk sementara, tempat yang disediakan juga masih digratiskan, pedagang hanya membayar iuran kebersihan dan keamanan,” jelasnya.
Sementara itu, Camat Parung, Adhi Nugraha, mengungkapkan bahwa proses penataan telah melalui tahapan komunikasi dengan para pedagang sejak awal tahun. Bahkan, sebagian pedagang telah melakukan pembongkaran secara mandiri sebelum penertiban dilakukan.
“Kami berharap masyarakat tidak lagi bertransaksi di pinggir jalan. Jika kebiasaan ini tidak diubah, kondisi semrawut akan kembali terulang,” ungkapnya.
Pemkab Bogor menegaskan bahwa keberhasilan penataan kawasan Pasar Parung membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, pedagang, hingga masyarakat. Dengan sinergi tersebut, diharapkan kawasan Pasar Parung dapat kembali tertata, fungsi jalan pulih, serta tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua.
Tags: Di Era Rudy Susmanto, Jalan Kembali Lancar, Penataan Pasar Parung Dimulai: PKL Direlokasi
Baca Juga
-
15 Apr 2026
Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Pemkab Bogor Dukung Program Strategis Nasional melalui Peresmian SPPG Cijujung dan Koperasi Kadin
-
23 Des 2024
JAM-Intel Reda Manthovani Tegaskan Pentingnya Integritas dan Profesionalisme dalam Penegakan Hukum
-
05 Mei 2025
Tinjau Langsung, Bupati Bogor Pastikan Kegiatan Belajar Mengajar Tetap Berjalan di SDN Cipayung 1 Pasca Banjir
-
14 Jul 2026
Bupati Rudy Susmanto Matangkan Proyek PSEL dan BBMT Galuga untuk Solusi Sampah Bogor Raya
-
04 Agu 2025
Gubernur Lampung Resmikan Proyek Infrastruktur Rp50,2 Miliar di Tanggamus, DPRD dan Tokoh Adat Tegaskan Pentingnya Pengawasan dan Integritas
-
21 Sep 2026
Diduga Ratakan Kawasan Hutan Pakai Excavator, APH Didesak Usut Dugaan Pidana di Sukamakmur
Rekomendasi lainnya
-
04 Nov 2024
Ibu Ronald Tannur Jadi Tersangka Suap di PN Surabaya, Kejagung Ungkap Kronologi Kasus
-
02 Sep 2026
Bupati Rudy Buka Akses 20 Km di Malasari, Dorong Pusat Ekonomi Baru Bogor Barat
-
15 Jan 2025
Kejaksaan Agung Tahan Hakim Tinggi Sumatera Selatan dalam Kasus Suap dan Gratifikasi
-
18 Jun 2026
Maling Lebih Cepat dari Panen, Petani Putih Doh Gigit Jari: Pisang Tinggal Kenangan
-
12 Mei 2026
Penumpukan Sampah Hampir Sebulan di Kelurahan Cengkareng Barat Dikeluhkan Warga, Koordinasi Pengurus Lingkungan Dipertanyakan
-
26 Des 2024
Tawuran di Palmerah Terciduk Tim TP3, Polisi Amankan Tujuh Remaja Beserta Senjata Tajam






