liputan08.com Cibinong – Upaya penguatan sektor ketahanan pangan di Kabupaten Bogor mendapat dukungan luas dari berbagai pihak, termasuk kalangan legislatif. Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, KH Achmad Yaudin Sogir, menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjawab tantangan global yang kian kompleks.
Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang sebelumnya mendorong Pemerintah Kabupaten Bogor untuk memperkuat sektor ketahanan pangan sebagai respons terhadap dinamika geopolitik dan ancaman krisis global.
Dalam pandangannya, KH Achmad Yaudin Sogir menilai bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan aspek produksi, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial, ekonomi, serta kedaulatan bangsa.
“Ketahanan pangan harus diposisikan sebagai pilar strategis pembangunan daerah. Dalam konteks Kabupaten Bogor, hal ini menuntut adanya kebijakan yang terintegrasi mulai dari penguatan sektor pertanian, distribusi pangan, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis desa,” ujarnya, Rabu (8/4/2026)
Ia menambahkan bahwa arah kebijakan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah memberikan kerangka yang jelas melalui berbagai program prioritas, seperti makan bergizi gratis, peningkatan layanan kesehatan, hingga penguatan ekonomi berbasis kerakyatan.
“Program-program yang dicanangkan pemerintah pusat mencerminkan paradigma pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu, pemerintah daerah wajib menerjemahkannya secara konkret melalui perencanaan yang adaptif, inovatif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif antara pemerintah daerah, legislatif, serta seluruh elemen masyarakat dalam mengimplementasikan kebijakan tersebut. Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan sangat ditentukan oleh konsistensi kebijakan serta keberpihakan terhadap petani dan pelaku usaha lokal.
“Kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Dibutuhkan orkestrasi kebijakan yang harmonis, termasuk penguatan kelembagaan petani, akses terhadap teknologi pertanian modern, serta jaminan distribusi yang adil. Dengan demikian, ketahanan pangan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar terwujud dalam kehidupan masyarakat,” tambahnya.
Di sisi lain, dukungan terhadap program nasional juga dinilai sebagai bentuk komitmen daerah dalam menjaga stabilitas nasional di tengah situasi global yang tidak menentu. KH Achmad Yaudin Sogir menegaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu daerah penopang ketahanan pangan di tingkat regional maupun nasional.
Dengan sinergi yang kuat antara kebijakan pusat dan implementasi di daerah, diharapkan program-program strategis pemerintah dapat berjalan optimal serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Tags: KH Achmad Yaudin Sogir
Baca Juga
-
12 Mei 2025
Pererat Persaudaraan di Perantauan, FKBSS Gelar Aniversari ke 7 dan Santunan Anak Yatim di Tangerang
-
19 Okt 2025
Dua Siswi MAN 1 Bogor Raih Medali di Kejuaraan Nasional Pencak Silat BNN Cup 6
-
07 Jul 2025
Menapak Jejak Peradaban: PWI Kabupaten Bogor Kunjungi Candi Gedong Songo di Lereng Gunung Ungaran
-
15 Agu 2025
Bupati Bogor Kukuhkan 60 Anggota Paskibraka 2025: Kibarkan Semangat Persatuan dan Nasionalisme
-
01 Mar 2025
Fraksi PKB DPRD Kabupaten Bogor Desak Satpol PP Tindak Tegas Tempat Maksiat Selama Ramadan
-
17 Feb 2025
Kejati Sumsel Tetapkan 3 Tersangka Korupsi Proyek PUPR Banyuasin, Kerugian Negara Capai Rp 826 Juta
Rekomendasi lainnya
-
23 Apr 2025
Ngeri, Korupsi Menjalar Sampai Istri hingga Sopir Kejagung Periksa 10 Saksi Skandal Suap PN Jakpus
-
09 Mar 2025
Satresnarkoba Polres Boyolali Tangkap Pengedar Sabu Amankan 1,35 Gram Barang Bukti
-
16 Mei 2025
Dandenpom V/1 Madiun Ingatkan Prajurit Jaga Kehormatan dan Hindari Pelanggaran
-
21 Feb 2026
Terbongkar di Pengadilan! Ulah Tikus Koruptor Paksakan Skema Sewa Terminal OTM
-
28 Jan 2026
Hutan Bogor Timur Hancur, Tambang Merajalela: KDM Bisa Menangis Melihat Penyebab Banjir Bekasi–Karawang
-
07 Sep 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Gerak Cepat Kerahkan Tim Gabungan Evakuasi Korban Ambruknya Bangunan Majelis Taklim di Ciomas


