liputan08.com BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mendorong Generasi Z (Gen Z) untuk mengambil peran penting dalam mendorong kemajuan Kota Bogor khususnya, serta Indonesia pada umumnya.
Hal tersebut disampaikan Dedie saat menjadi narasumber dalam kegiatan Pekan Ta’aruf dan Wawasan Kebangsaan bagi mahasiswa baru Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Selasa (23/9/2025).
Dalam paparannya, Dedie menyebutkan bahwa terdapat banyak sektor yang dapat menjadi ruang kontribusi Gen Z, mulai dari lingkungan hidup, ketahanan energi, perdagangan global, pendidikan, kesehatan, sosial-ekonomi, hingga teknologi.
Menurutnya, melalui momentum Pekan Ta’aruf ini, terlihat adanya optimisme dari para mahasiswa UIKA untuk menjadikan Indonesia lebih baik di masa depan.
“Saya melihat optimisme mereka dalam menghadapi masa depan. Mahasiswa UIKA mengambil bidang studi yang sangat spesifik, seperti ilmu lingkungan, perdagangan internasional, hingga bisnis digital. Ini merupakan keunggulan yang tidak semua perguruan tinggi miliki atau siap jalankan,” ujar Dedie.
Dedie menambahkan, dengan bekal keilmuan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu memiliki wawasan yang luas, melahirkan gagasan baru, serta menghasilkan inovasi yang dapat menjadi solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Selain itu, Dedie juga berpesan agar para mahasiswa tidak menyia-nyiakan dukungan keluarga yang telah berjuang keras dalam memberikan kesempatan untuk menempuh pendidikan tinggi.
“Perjuangan orang tua harus dibalas dengan prestasi yang membanggakan, baik untuk keluarga maupun masa depan mereka sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor UIKA Bogor, Mujahidin, menyampaikan bahwa jumlah mahasiswa baru UIKA pada tahun akademik 2025 mencapai 2.607 orang, yang terdiri dari program sarjana (S1), pascasarjana, kelas karyawan, dan profesi.
Untuk kegiatan Pekan Ta’aruf yang berlangsung hingga Kamis mendatang, sebanyak 1.497 mahasiswa S1 turut serta. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun sebelumnya.
“Peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap UIKA semakin tinggi. Dalam kegiatan ta’aruf, mahasiswa mendapatkan materi pengenalan kampus, motivasi, dan pembentukan karakter, agar ke depan mereka menjadi pribadi unggul, berprestasi, dan inovatif,” jelas Mujahidin.
Tags: Dedie A Rachim, Gen Z, Wali Kota Bogor
Baca Juga
-
17 Nov 2025
Kejati Kepri Hentikan Penuntutan Kasus Penipuan Gas Elpiji di Batam melalui Restorative Justice
-
04 Des 2024
JAM-Pidum Setujui 11 Kasus Penyelesaian dengan Restorative Justice, Termasuk Pencurian di Mataram
-
30 Nov 2025
Rudy Susmanto Tegaskan Pemerintah Bogor Tidak Toleransi Korupsi pada Peringatan Hakordia 2025
-
27 Jun 2025
Bupati Bogor Pimpin Pawai Obor Tutup HJB ke-543 dan Sambut Tahun Baru Islam 1447 H
-
02 Okt 2025
Dorong Kepastian Bantuan Infrastruktur, Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin Tegaskan Usulan Jalan Saleh Danasasmita Masuk Skema Bantuan 2026
-
23 Mei 2025
Bongkar Skandal Minyak Mentah Pertamina, Kejagung Periksa 10 Saksi Korupsi Menggurita dari Hulu ke Hilir
Rekomendasi lainnya
-
10 Nov 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto: Semangat Pahlawan Harus Hidup dalam Karya dan Pengabdian
-
24 Okt 2024
Pj. Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor Tinjau Keberhasilan Program PKK di Klapanunggal, Fokus Penurunan Stunting
-
27 Mei 2026
Sambut Hari Raya Kurban 1447 H, Desy Yanthi Utami Ajak Warga Tebar Kebaikan dan Harapan
-
22 Mar 2025
Bupati Bogor Rudy Susmanto Hadiri Buka Puasa Bersama Kadin dan Santuni Anak Yatim: Wujud Kepedulian di Bulan Suci
-
11 Feb 2025
JAM-Pidmil Prioritaskan Penanganan Tiga Perkara Koneksitas Bernilai Triliunan Rupiah
-
11 Feb 2026
Jelang Satu Tahun Pemerintahan, Dedie–Jenal Rombak 245 Pejabat


