liputan08.com CIBINONG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) di Megamendung, Selasa (14/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sekda menyampaikan arahan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, yang menekankan pentingnya keseriusan peserta dalam mengikuti proses pembelajaran serta mendorong transformasi pola kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) agar lebih inisiatif dan berorientasi pada kinerja.
Ajat menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor tengah melakukan transformasi sistem karier ASN. Penilaian kinerja kini tidak lagi didasarkan pada kedekatan personal, melainkan pada kompetensi, profesionalisme, dan prestasi kerja.
“Tidak ada lagi istilah orang dekat. Semua diukur dari kinerja. Siapapun dapat maju selama memiliki kemampuan dan integritas,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa ASN harus mampu menyesuaikan diri dengan ritme kerja pimpinan yang dinamis dan cepat. Hal tersebut penting mengingat jabatan politik memiliki keterbatasan waktu dalam merealisasikan program pembangunan.
“Jika tidak mampu mengikuti ritme tersebut, maka akan terasa sebagai beban. Padahal kunci utamanya adalah kemampuan beradaptasi,” ujarnya.
Dalam arahannya, Ajat menyebut para peserta PKA sebagai kelompok strategis yang diharapkan menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam mendorong reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Ada harapan besar dari Bupati kepada tim ini. Kebanggaan tersebut harus diwujudkan melalui kinerja nyata dan inovatif,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ajat menekankan pentingnya perubahan pola pikir (mindset) ASN, khususnya pejabat administrator, agar tidak lagi menunggu perintah atau disposisi dalam menjalankan tugas. ASN dituntut untuk menjadi inisiator yang adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Jangan menunggu disposisi. ASN harus menjadi inisiator, adaptif, dan responsif terhadap dinamika di lapangan,” katanya.
Ia juga mengingatkan bahwa Pelatihan Kepemimpinan Administrator bukan sekadar kegiatan seremonial maupun formalitas administratif, melainkan investasi strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
“PKA ini bukan hanya prasyarat administratif. Kegiatan ini menggunakan uang rakyat, sehingga terdapat harapan besar dari masyarakat agar para peserta mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” pungkasnya
Tags: Ajat Rochmat Jatnika, Sekda Kabupaten Bogor
Baca Juga
-
12 Nov 2024
Kabupaten Bogor Raih Penghargaan Universal Health Coverage pada Hari Kesehatan Nasional ke-60 Jawa Barat
-
12 Jun 2025
Kejagung Sita Aset PT Orbit Terminal Merak Terkait Dugaan Korupsi Minyak Mentah Pertamina
-
06 Jun 2025
Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor, Edwin Sumarga Idul Adha Momentum Kepedulian dan Ketakwaan Sosial
-
10 Apr 2025
Rutan Rengat Gelar Razia Rutin Demi Jaga Keamanan dan Ketertiban
-
06 Mar 2025
Pemkab Bogor dan KLHK Bertindak: Penertiban Alih Fungsi Lahan Demi Cegah Bencana
-
25 Des 2025
Pemkab Bogor Gelar Doa Bersama Refleksi Akhir Tahun di Masjid Nurul Wathon
Rekomendasi lainnya
-
20 Des 2024
Kejaksaan Agung Periksa Tiga Saksi dalam Kasus Korupsi Impor Gula
-
24 Feb 2025
Kejagung Periksa 5 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Impor Gula Kementerian Perdagangan
-
03 Nov 2024
Pj Bupati Muba Cek Langsung Dampak Hujan dan Angin Kencang, Pastikan Bantuan Tersalurkan
-
22 Feb 2025
Panglima TNI Salurkan Bantuan Kendaraan dan Materiil untuk Penanggulangan Bencana di Sukabumi
-
23 Feb 2026
Pemkab Bogor Dorong Transformasi Digital Masjid Melalui Sinergi DMI, iSalaam, dan BJB Syariah
-
02 Des 2024
Kenalkan Profesi, Brigadir Widhi Yoga Edukasi Anak-Anak di Kidea Podomoro Hall


