Breaking News

Muscab PKB Kabupaten Bogor Tetapkan Enam Kandidat Ketua, Dorong Konsolidasi dan Penguatan Basis Politik Menuju 2029

Liputan08.com — Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bogor menetapkan enam nama sebagai kandidat Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) untuk periode mendatang. Forum strategis yang digelar di Bigland Hotel Sentul ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi internal sekaligus merumuskan arah politik partai menuju Pemilu 2029.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bogor, Edwin Sumarga, menegaskan bahwa Muscab bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan ruang refleksi dan transformasi politik berbasis nilai-nilai kebangsaan dan keumatan.

“Muscab ini adalah momentum untuk memperkuat konsolidasi, memperdalam komitmen ideologis, serta memastikan bahwa PKB tetap menjadi rumah perjuangan yang berpihak pada kepentingan umat dan masyarakat luas. Kepemimpinan ke depan harus mampu menjawab tantangan zaman dengan visi yang inklusif dan progresif,” ujar Edwin.

Adapun enam kandidat yang ditetapkan yakni Edwin Sumarga (incumbent), Didin Abdullah Ghozali, Nurodin, Lukmanudin Ar Rasyid, Siti Mahnin, dan Achmad Yaudin Sogir. Sebelumnya, terdapat sembilan nama yang diusulkan dari unsur DPC dan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), namun setelah proses konfirmasi, hanya enam kandidat yang menyatakan kesediaannya untuk mengikuti tahapan seleksi.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Bogor, Nurodin, menjelaskan bahwa seluruh kandidat akan mengikuti mekanisme lanjutan di tingkat DPP, meliputi proses administrasi, uji kompetensi, hingga wawancara mendalam. Tahapan ini diperkirakan berlangsung lebih dari satu bulan sejak pelaksanaan Muscab.

Selain agenda pemilihan ketua, Muscab juga membahas evaluasi kinerja organisasi selama satu tahun terakhir serta strategi pemenangan Pemilu 2029. PKB Kabupaten Bogor menargetkan peningkatan signifikan jumlah kursi legislatif, melanjutkan tren positif dari dua kursi pada 2019 menjadi enam kursi pada Pemilu 2024.

Partisipasi aktif kader di berbagai daerah pemilihan (dapil) dinilai menjadi modal penting untuk memperluas basis dukungan. Beberapa dapil menunjukkan potensi peningkatan suara yang signifikan, seiring dengan penguatan struktur dan pendekatan politik berbasis kebutuhan masyarakat.

Menutup rangkaian Muscab, Achmad Yaudin Sogir menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan integritas dalam proses politik internal.

“Perbedaan pilihan dalam demokrasi adalah keniscayaan, namun ukhuwah harus tetap menjadi fondasi utama. Politik tidak boleh tercerabut dari nilai-nilai etika, keilmuan, dan kemaslahatan bersama. Dari sinilah kualitas kepemimpinan diuji—bukan hanya pada kemampuan meraih dukungan, tetapi juga dalam merawat persatuan dan membangun peradaban politik yang berkeadaban,” ungkapnya.

Muscab ini turut dihadiri jajaran DPW, perwakilan DPP, serta kader dan pengurus PKB se-Kabupaten Bogor, mencerminkan semangat kolektif dalam memperkuat peran partai sebagai pilar demokrasi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Tags: ,

Baca Juga

Rekomendasi lainnya