Liputan08.com – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan peninjauan kesiapan Pos Pengamanan (Pos PAM) Lebaran di empat titik strategis, Rabu (18/3/2026). Langkah ini dilakukan guna memastikan kesiapan personel, sarana prasarana, serta sistem pelayanan dalam menghadapi lonjakan arus mudik dan arus balik Idul Fitri 2026.
Empat titik yang ditinjau meliputi Pos PAM Cileungsi, Pos PAM Tugu Panca Karsa, Pos PAM Sentul City, dan Pos PAM Hoegeng. Dalam peninjauan tersebut, Bupati Bogor bersama jajaran Forkopimda mengecek langsung kesiapan petugas di lapangan hingga fasilitas pendukung yang disediakan bagi masyarakat.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa Kabupaten Bogor memiliki karakteristik pergerakan masyarakat yang lebih kompleks dibandingkan daerah lain, sehingga membutuhkan penanganan yang lebih komprehensif.
“Bogor memiliki tiga potensi arus yang harus diantisipasi secara bersamaan, yakni arus mudik, arus balik, dan arus wisata. Hal ini membuat pengelolaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Bogor memerlukan perhatian khusus,” ujarnya.
Berdasarkan data yang ada, Kabupaten Bogor menjadi salah satu wilayah dengan mobilitas masyarakat tertinggi di Jawa Barat. Diperkirakan, jumlah pergerakan masyarakat yang melintas selama periode Lebaran mencapai sekitar 2 juta orang.
“Ini tentu menjadi tantangan besar yang harus kita hadapi bersama,” tambahnya.
Selain melakukan peninjauan, Bupati Bogor juga menyerahkan bantuan logistik kepada petugas yang berjaga di Pos PAM sebagai bentuk dukungan dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan kelancaran arus mudik.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat, mulai dari TNI, Polri, tenaga kesehatan, Satpol PP, BPBD, Damkar, hingga pihak terkait lainnya yang tetap siaga selama momentum Lebaran.
“Kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi seluruh petugas yang tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ungkap Rudy.
Sementara itu, Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menjelaskan bahwa kondisi lalu lintas di lapangan masih terkendali. Meski terjadi peningkatan volume kendaraan, tidak ditemukan kemacetan total, melainkan hanya perlambatan di sejumlah titik, termasuk kawasan Gadog.
Menurutnya, peningkatan arus kendaraan merupakan bagian dari puncak mudik gelombang kedua yang telah diprediksi terjadi pada 18 hingga 19 Maret 2026.
“Sejak sore hingga dini hari, volume kendaraan meningkat signifikan, terutama menuju wilayah selatan. Hal ini dipengaruhi oleh peralihan jalur dari jalur utama ke jalur arteri,” jelasnya.
Peralihan arus tersebut, lanjutnya, merupakan dampak dari rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) menuju Tol Trans Jawa, sehingga sebagian pemudik memilih jalur alternatif melalui wilayah selatan Kabupaten Bogor.
Data yang dihimpun menunjukkan, jumlah kendaraan yang melintas menuju kawasan Puncak mencapai 43.000 hingga 46.000 kendaraan roda empat per hari, ditambah sekitar 10.000 kendaraan roda dua. Total kendaraan yang menuju kawasan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 50.000 unit per hari.
“Meski volumenya cukup tinggi, kondisi lalu lintas masih dapat dikendalikan. Perlambatan arus rata-rata tidak lebih dari dua kilometer,” tegasnya.
Ke depan, pihak kepolisian juga telah menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi lonjakan arus pada hari H Lebaran, khususnya pada hari kedua yang identik dengan peningkatan aktivitas silaturahmi dan wisata.
“Kami akan memperkuat pengamanan dan pengaturan lalu lintas, khususnya di jalur Puncak,” tambahnya.
Untuk sektor pariwisata, kondisi saat ini masih relatif landai, seiring belum tingginya tingkat okupansi hotel di kawasan Puncak.
Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026, Kabupaten Bogor menyiagakan sebanyak 16 pos, terdiri dari 14 Pos Pengamanan, satu Pos Pelayanan, dan satu Pos Terpadu.
“Seluruh pos ini dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai tempat beristirahat selama perjalanan mudik,” pungkasnya.
Tags: Arus Mudik Memuncak, Bupati Bogor Pastikan Kesiapan Pos Pengamanan di Titik Strategis
Baca Juga
-
05 Nov 2025
Pemkab Bogor Percepat Integrasi Layanan Publik Digital Melalui SPLP
-
12 Feb 2025
Pangdam IM Sambut Kedatangan Mendagri dan Menekraf di Aceh, Bahas Stabilitas dan Pembangunan Daerah
-
24 Mar 2025
Buka Puasa Buahkan Catatan Khusus Keprihatinan
-
26 Jan 2026
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Tegaskan Tambang Ilegal Tak Boleh Dibiarkan, Ancaman Nyata bagi Keselamatan Warga
-
21 Des 2024
Kapolri Tinjau Solo Safari dan Terminal Tirtonadi untuk Pastikan Keamanan Nataru
-
15 Jul 2025
Pemkab Bogor dan Pengadilan Agama Cibinong Luncurkan Layanan Jemput Asa, Sidang Kini Dekatkan Masyarakat
Rekomendasi lainnya
-
03 Mar 2026
Pemkab Bogor Perkuat Tata Kelola Sampah, Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi Ombudsman
-
21 Mar 2026
Andi Permana: Idulfitri Momentum Perkuat Persatuan dan Semangat Kebangsaan
-
28 Apr 2025
RSUD Cibinong Gandeng PT Pos Indonesia Luncurkan Layanan Antar Obat ke Rumah Pasien
-
24 Nov 2025
Ketua DPRD Sastra Winara Dukung Percepatan Pemerataan Infrastruktur di Kabupaten Bogor
-
23 Okt 2024
Musabaqah Qira’atil Kutub Perdana Tingkat Kabupaten Bogor Digelar di Caringin
-
07 Okt 2025
Kejari OKI Bongkar Aksi PNS Nyamar Jadi Jaksa, Upaya Temui Bupati Gagal Total


