liputan08.com CIBINONG – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus mempercepat transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik. Salah satu langkah strategis dilakukan melalui integrasi layanan berbasis Sistem Pemerintahan Layanan Publik (SPLP) yang digelar di M-One Sukaraja, Selasa (4/11/2025).
Kepala Diskominfo Kabupaten Bogor, Bambang Widodo Tawekal, mengatakan integrasi SPLP bertujuan menyatukan visi, misi, dan program lintas perangkat daerah serta instansi vertikal di Kabupaten Bogor.
SPLP menjadi momentum untuk menyatukan persepsi bahwa perencanaan yang baik harus dimulai dari data yang baik. Kalau datanya tidak akurat, hasilnya juga tidak maksimal. Karena itu, seluruh sektor harus duduk bersama dan membangun kesepahaman, ujarnya.
Ia menegaskan, transformasi digital bukan hanya tanggung jawab satu dinas, tetapi memerlukan kolaborasi multisektoral, baik antarperangkat daerah maupun dengan pemerintah pusat.
Isu seperti perumahan, pertanahan, infrastruktur, hingga air bersih saling berkaitan. Semua harus diintegrasikan agar pembangunan lebih efektif dan efisien, lanjut Bambang.
Menurutnya, tantangan besar saat ini adalah memastikan tata ruang dan pengembangan kawasan perumahan selaras dengan data spasial dan potensi wilayah. Diskominfo akan membuat satu lokasi percontohan integrasi layanan lintas sektor sebagai model kawasan perumahan berkelanjutan.
Transformasi digital bukan hanya soal teknologi, tapi juga tentang cara berpikir kolaboratif dan transparan. Dengan SPLP, kami ingin memastikan pelayanan publik di Kabupaten Bogor berjalan cepat, efisien, dan terintegrasi, pungkas Bambang.
Sementara itu, Kepala Bidang Aplikasi Informatika (Aptika) Diskominfo Kabupaten Bogor, Dadang Imansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di lingkungan Pemkab Bogor.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai sistem penghubung layanan pemerintah sebagai upaya meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di era digital, kata Dadang.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan ini berlandaskan sejumlah regulasi, antara lain Perpres Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, Perpres Nomor 132 Tahun 2022 tentang Arsitektur SPBE Nasional, serta Permenkominfo Nomor 1 Tahun 2023 tentang Interoperabilitas Data.
Selain itu, kegiatan ini juga diperkuat dengan Perda Kabupaten Bogor Nomor 9 Tahun 2024 dan Perbup Nomor 58 Tahun 2024 sebagai dasar pelaksanaan program digitalisasi pemerintahan daerah.
Melalui kegiatan ini kami harap para peserta dapat memahami dan menerapkan sistem ini di lingkungan kerja masing-masing sehingga kolaborasi antar-OPD semakin optimal, tutup Dadang.
Tags: Pemkab Bogor
Baca Juga
-
02 Jan 2025
Pemkab Bogor dan Kejari Cibinong Perkuat Sinergi di Awal 2025
-
26 Jul 2025
Bogor Miliki Monumen Helikopter PUMA S.A-330 Pertama di Dunia, Simbol 45 Tahun Pengabdian TNI AU
-
17 Jan 2025
Hidayat Nur Wahid Serukan Dukungan Global untuk Palestina dan Pengawalan Gencatan Senjata Gaza
-
08 Jul 2025
Rudy Susmanto Instruksikan Pemutaran Indonesia Raya dan Pancasila Tiap Pagi di Kabupaten Bogor, Dorong Semangat Nasionalisme
-
18 Des 2025
PMI Kabupaten Bogor Dorong Kinerja PMI Kecamatan Demi Pelayanan Optimal
-
08 Apr 2025
BMKG Gempa Tektonik Berkekuatan 6,2 Magnitudo Guncang Simeulue, Masyarakat Diimbau Waspada
Rekomendasi lainnya
-
28 Mei 2025
Ketua DPRD Bogor Sastra Winara Luncurkan Rumah Keluarga Merah Putih Pertama di Indonesia
-
09 Mei 2025
Kejaksaan Agung Periksa Dua Istri Tersangka dalam Kasus Perintangan Penanganan Perkara Korupsi
-
24 Feb 2026
Semarak Ramadhan di Diskominfo Kabupaten Bogor, Tausiah KH Achmad Yaudin Sogir Tekankan Etika dan Kesucian Lisan
-
14 Feb 2025
Pj. Bupati Bogor Ajak ASN Hidup Sehat, Pimpin Senam Jantung Sehat di DPMD
-
04 Mar 2025
Polres Tegal Kota Gelar Operasi Pekat, Dua Pasangan Tak Resmi Terjaring Razia di Kamar Kost
-
27 Feb 2025
Satpol PP Kabupaten Bogor Amankan 8.130 Botol Miras dalam Operasi Penertiban


