Liputan08.com — Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB, Nunur Nurhasdian, memaknai peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada Jumat, 16 Januari 2026, sebagai jalan sunyi spiritual yang melahirkan peta besar pembentukan karakter umat manusia. Pernyataan tersebut disampaikannya dari Kantor DPRD Kabupaten Bogor.
Menurut Nunur, Isra Mikraj bukan hanya peristiwa luar biasa dalam sejarah kenabian, tetapi juga simbol perjalanan batin manusia menuju kesadaran tertinggi akan makna hidup, ketundukan, dan penghambaan kepada Allah SWT.
“Isra Mikraj adalah pelajaran tentang makna hidup. Dari bumi yang penuh hiruk-pikuk dan beban kemanusiaan, Rasulullah SAW diangkat ke langit untuk menerima cahaya perintah salat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa salat yang diwajibkan melalui peristiwa Mikraj bukanlah beban ritual, melainkan anugerah spiritual. Dalam kajian keislaman, salat dipahami sebagai dialog personal antara manusia dan Tuhannya—ruang sunyi yang menenangkan jiwa dan menuntun perilaku.
“Ketika salat dijaga, maka akhlak akan terpelihara. Dari akhlak itulah lahir keluarga yang kokoh, masyarakat yang harmonis, dan bangsa yang bermartabat,” kata Nunur.
Nunur juga menyoroti relevansi Isra Mikraj dalam konteks sosial kekinian, di tengah meningkatnya krisis moral, kekerasan, individualisme, dan kegersangan spiritual.
“Isra Mikraj mengajak kita kembali ke pusat nilai, yakni kesadaran spiritual. Tanpa itu, pembangunan hanya akan melahirkan tubuh tanpa jiwa dan kemajuan tanpa arah,” tuturnya dengan nada kontemplatif.
Ia berharap peringatan Isra Mikraj tidak berhenti pada seremoni simbolik, tetapi benar-benar menjadi energi perubahan untuk memperbaiki diri, memperhalus budi pekerti, serta memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Tags: Nunur Nurhasdian: Isra Mikraj sebagai Jalan Sunyi Pembentukan Karakter Umat
Baca Juga
-
27 Mei 2025
Pentingnya Memilih Penasehat Hukum yang Mengedepankan Aspek Hukum dan Spiritual Wawancara Eksklusif Bersama Pengacara Setia Dharma
-
13 Okt 2025
KH Achmad Yaudin Sogir Apresiasi Instruksi Presiden Prabowo: Pemerintah Daerah Harus Serius Perhatikan Pesantren
-
18 Des 2024
Sekda Ajat Sebut Pentingnya Pramuka Dalam Pendidikan Karakter Gen Z dan Alfa
-
29 Mei 2025
Rudy Susmanto Lantik 329 Kepala Sekolah Didik Anak dengan Hati
-
12 Jan 2025
CONN3CT 2025: Pererat Keterhubungan Umat Muslim dengan Format Interaktif dan Solutif
-
22 Okt 2024
Pemkab Bogor dan Baznas Serahkan Kafalah untuk 250 Da’i dalam Peringatan Hari Santri 2024
Rekomendasi lainnya
-
17 Mar 2025
Pemprov Jabar dan Pemerintah Pusat Percepat Penanganan Banjir: Revitalisasi Situ hingga Normalisasi Sungai
-
20 Mar 2026
Rudy Susmanto Pastikan Kesiapan Pos PAM Lebaran, Tekankan Mudik Aman dan Nyaman
-
31 Des 2024
Mutasi Jabatan Akhir Tahun 2024 di Polda Jateng, Langkah Strategis Tingkatkan Kualitas Pelayanan di Tahun 2025
-
09 Des 2025
Usulan Pembangunan Halte di Exit Tol Jagorawi, KH Achmad Yaudin Sogir Siap Perjuangkan Aspirasi Warga
-
14 Jan 2026
Dedie Rachim Tegaskan Komitmen Pemerataan Pembangunan di Bogor Selatan
-
22 Nov 2024
KPI Bergerak Se-Tasikmalaya Gelar Kegiatan “NYAKSI” (Nyarios Bareng Anak Komunikasi)


