liputan08.com Bogor – Bogor Tim Investigasi Lembaga Prioritas Masyarakat Indonesia (LPMI) bersama awak media melakukan penelusuran lanjutan terkait dugaan aktivitas pengolahan emas ilegal yang berdekatan dengan lokasi terduga penadah emas di Kampung Sipayung, Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Minggu (4/1/2026).
Berdasarkan hasil monitoring lapangan, lokasi terduga penadah berada di sebuah gang sempit yang hanya dapat dilalui kendaraan roda dua, sekitar 500 meter dari jalan raya. Tempat tersebut dilengkapi kamera pengawas (CCTV) di bagian luar dan dalam ruangan.
Saat dilakukan klarifikasi secara terbuka, tim menemukan sejumlah barang berupa bon transaksi, timbangan, serta uang tunai. Penjaga lokasi menyebutkan bahwa usaha tersebut diduga milik seseorang berinisial NN.
Tidak jauh dari lokasi tersebut, sekitar enam meter, tim mendapati sebuah bangunan gudang yang diduga digunakan sebagai tempat pengolahan emas. Di lokasi itu, tim bertemu dengan seorang pria berinisial F yang mengaku sebagai pekerja.
Tim LPMI menilai keberadaan gudang tersebut berpotensi menjadi bagian dari mata rantai aktivitas pengolahan emas ilegal yang dapat menimbulkan risiko, baik bagi konsumen maupun lingkungan sekitar, termasuk potensi pencemaran udara, tanah, dan air.
Dalam konteks pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menegaskan komitmen penguatan pengawasan dan penindakan terhadap praktik pertambangan tanpa izin. Namun, menurut LPMI, kondisi di wilayah Sukajaya masih memerlukan perhatian dan pengawasan lebih lanjut.
Ketua Umum LPMI, Bunga, menyampaikan bahwa kegiatan penelusuran dilakukan berdasarkan informasi dari narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan. Tim kemudian turun langsung ke lapangan untuk melakukan pemantauan dan klarifikasi.
“Saat di lokasi, kami melihat gudang berisi perlengkapan pendulangan, sejumlah perkakas, serta mendengar suara mesin yang diduga masih beroperasi. Lokasi penadah juga berada tidak jauh dari gudang tersebut,” ujar Bunga, Senin (5/1/2026).
Namun, sekitar pukul 13.00 WIB, situasi di lapangan dilaporkan berubah kurang kondusif. Saat tim melakukan dialog dengan pihak-pihak terkait, sejumlah warga mulai berkerumun di sekitar lokasi. Situasi memanas setelah muncul dugaan provokasi dari orang tidak dikenal.
Tim investigasi LPMI dan awak media kemudian berupaya meninggalkan lokasi menuju Polsek Cigudeg. Dalam perjalanan, terjadi dugaan tindakan anarkis oleh sekelompok massa, termasuk perusakan kendaraan roda empat yang digunakan tim.
“Kendaraan kami mengalami kerusakan, kaca pecah akibat lemparan benda keras, serta terdapat tindakan pemukulan dan tendangan pada mobil,” kata Bunga.
Setibanya di Polsek Cigudeg, kondisi dinilai belum sepenuhnya kondusif. Tim kemudian menghubungi Polres Bogor untuk meminta pengamanan lanjutan dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Bogor guna membuat laporan polisi atas dugaan tindak kekerasan dan perusakan.
“Atas kejadian ini, kami memilih menempuh jalur hukum agar peristiwa tersebut dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Jika ditemukan adanya keterlibatan oknum, kami juga akan melaporkannya melalui mekanisme yang sah,” tegas Bunga.
Saat ini, Tim Investigasi LPMI didampingi oleh kuasa hukum, Advokat Nancy Yuliana Sanjoto, S.H., dalam menempuh langkah hukum lanjutan.
Tags: LPMI
Baca Juga
-
08 Feb 2025
Presiden Prabowo dan Panglima TNI Berikan Arahan Strategis kepada 1.004 Dansat Jajaran TNI
-
29 Jan 2025
Pj. Bupati Bogor Pantau Langsung Kawasan Puncak, Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
29 Nov 2025
720 Warga Maja Desak Pemerintah Tertibkan Aktivitas Tambang yang Sebabkan Debu dan Lumpur
-
12 Sep 2025
SOD Kabupaten Bogor Gelar Latih Tanding Bersama SKODI, Perkuat Pembinaan dan Mental Atlet Disabilitas
-
25 Apr 2025
Raih Brevet Kehormatan, Bupati Bogor Rudy Susmanto Resmi Menjadi Warga Kehormatan Kavaleri TNI AD
-
14 Jan 2026
PAD Kota Bogor Dinilai Masih Bocor, Komisi II DPRD Fokus Benahi Sektor Parkir
Rekomendasi lainnya
-
30 Apr 2025
Polda Kalsel Bongkar Jaringan Narkoba Fredy Pratama, Sita 8,7 Kg Sabu dan 10 Ribu Ekstasi
-
08 Okt 2025
Pemkot Bogor Siap Bersinergi Sukseskan Maulid Akbar dan Haul Kasepuhan Bogor Raya 2025
-
22 Mar 2025
Bareskrim Polri Bongkar Kecurangan SPBU di Bogor, Pakai Alat Canggih untuk Kurangi Takaran BBM
-
29 Nov 2024
Kabadiklat Kejaksaan RI Kunjungi Kejati Bali untuk Monitoring dan Evaluasi Alumni Diklat
-
29 Okt 2024
Debat Terbuka Pilkada Kabupaten Bogor Dua Pasangan Calon Bupati Sampaikan Visi Misi
-
21 Nov 2025
Wali Kota Bogor Ajak Dubes Asia–Afrika Napak Tilas Sejarah Lahirnya KAA di Istana Bogor


